News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Resmi Tutup Sayembara Rp250 Juta Bagi yang Temukan Taufik Hidayat, Putuskan Uang Diserahkan kepada YTR

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mengabarkan sayembara Rp250 juta menangkap Taufik Hidayat, tersangka dugaan penyekapan & penganiayaan pada YTR resmi ditutup.
Kamis, 25 Juni 2026 - 20:49 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan kabar terbaru terkait nasib sayembara senilai Rp250 juta untuk yang menemukan Taufik Hidayat, tersangka dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya, YTR (29).

KDM mengabarkan bahwa, sayembara senilai Rp250 juta resmi ditutup. Keputusan tersebut disampaikan pada hari ini, Kamis (25/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk seluruh warganet di manapun berada, kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap Vita, yaitu Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp250 juta, sayembara itu sudah berakhir," ungkap KDM dalam keterangan resminya.

Informasi dari KDM telah menjawab kehebohan dari publik. Kelanjutan sayembara untuk penemu atau yang menangkap Taufik Hidayat terus menjadi sorotan.

Taufik Hidayat sendiri telah ditangkap oleh tim penyidik Polda Jabar. Polisi meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026) malam.

Kehebohan di ruang publik selaras dengan pernyataan KDM. Alasan sayembara ditutup lantaran Taufik Hidayat telah diringkus oleh pihak kepolisian.

Taufik Hidayat juga telah berada di sel tahanan khusus. Ia ditempatkan seorang diri di Rutan Polda Jabar yang dipantau menggunakan rekaman kamera CCTV selama 24 jam.

Uang Sayembara KDM Rp250 Juta Diserahkan kepada Korban

Tersangka Taufik Hidayat (30) & YTR (29), korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung selama 3 tahun
Tersangka Taufik Hidayat (30) & YTR (29), korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOne

Lebih lanjut, KDM menyampaikan bahwa, penerima uang sayembara tersebut jatuh pada korban. Keputusan itu didasari atas hasil pertemuan dirinya dengan Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan.

"Kapolda Jabar menyarankan dana Rp250 juta itu diserahkan kepada keluarga korban," terangnya.

Dedi Mulyadi mengungkap cara penyerahan uang tersebut. Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, hadiah sayembara itu tidak langsung dikirim kepada keluarga korban.

Gubernur Jabar ini akan membuat sistem penyerahan menggunakan sertifikat deposito. Nantinya, uang akan lebih dulu disimpan dalam Bank BJB.

Merujuk dari laman Pegadaian, sertifikat deposito merupakan surat berharga yang berbentuk simpan dana di bank. Sistemnya menggunakan tingkat bunga tetap dalam periode waktu tertentu.

Keuntungan dari sertifikat deposito lantaran surat ini dapat dipindahtangankan. Bahkan, surat ini juga bisa diperjualbelikan kepada pihak lain.

"Saya menyerahkannya dengan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp250 juta," jelasnya.

Kapan Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembaranya?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa, proses penyerahan berlangsung pada momen Hari Bhayangkara ke-80. Adapun peringatan ini jatuh pada Rabu, 1 Juli 2026.

"Bersamaan dengan Hari Bhayangkara atau hari jadi Polri, kami akan menyerahkan sertifikat deposito senilai Rp250 juta melalui Bank Jabar (Bank BJB)," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, mantan anggota DPR RI ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. Ia berharap peristiwa dialami YTR tidak terjadi lagi ke depannya.

Ia kemudian turut mengapresiasi kinerja jajaran Polda Jabar. Polisi dengan cepat dan tanpa butuh waktu lama berhasil menangkap Taufik Hidayat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Rabu (24/6/2026), Taufik Hidayat mengakui seluruh kesalahannya.

Pria berusia 30 tahun itu juga menyesal. Perbuatannya telah mengakibatkan pacarnya potensi cacar seumur hidup.

YTR sendiri dalam kondisi luka berat, mengalami gangguan penglihatan, hingga tidak berdaya untuk jalan akibat diduga disekap dan disiksa oleh Taufik.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

AFC, Concacaf, dan UEFA mempertanyakan kepercayaan mereka pada Presiden FIFA, Gianni Infantino setelah kontroversi rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) yang berkaitan dengan pengelolaan komersial Piala Dunia.
Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Pada 2020 lalu sosook Imroatus sempat viral lantaran filter alien yang digunakannya saat mengikuti webinar via Zoom meeting. Ternyata begini wajah aslinya.
WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CC diamankan tim Polsek Sawah Besar usai terlibat penganiayaan sesama WNA, hingga mengakibatkan meninggal dunia di sebuah kafe, Jalan Krekot I, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral