News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi ASN Tewas di Bandara Juanda Versi Keluarga, Curigai Sosok Pria Misterius yang Terekam CCTV

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya menyoroti pria misterius keluar dari mobil dinas sebelum ASN Pemkab Bangkalan ditemukan tewas di Bandara Juanda.
Jumat, 26 Juni 2026 - 14:17 WIB
Lokasi RYS (50), ASN sebagai sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas dalam mobil dinas terparkir di area Bandara Juanda
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, ditemukan tewas. Kondisi jenazah korban meninggal dunia di dalam mobil dinas yang terparkir di kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).

Sosok ASN tersebut berinisial RYS (50). Ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum sekaligus keluarga korban, Risang Bima Wijaya menceritakan kronologi RYS sebelum ditemukan tewas di Bandara Juanda. Kejadian menimpa ASN Pemkab Bangkalan tersebut bermula pada Kamis (18/6/2026).

Risang menyampaikan, kala itu RJS berangkat untuk melakukan aktivitas bekerja seperti biasanya. Ia menuju tempat pekerjaan dari rumahnya di sebuah perumahan dekat kompleks Pemkab Bangkalan.

"Korban ini meninggalkan rumah pada hari Kamis seperti biasanya tidak ada yang bertanya ke mana karena memang menyangkut pekerjaan almarhum ini memang ke kantor dinas," ujar Risang melalui saluran program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Jumat (26/6/2026).

ASN tersebut berangkat menggunakan mobil dinas sehari-harinya. Hal ini tentu membuat pihak keluarga tidak memberikan kecurigaan apa pun.

ASN Pemkab Bangkalan yang Tewas di Bandara Juanda Sempat Pamit kepada Anaknya

Lanjut Risang, pada malam di hari yang sama, korban sempat berpamitan kepada anaknya yang sudah dewasa. RYS meminta izin kemungkinan dirinya akan pulang terlambat.

Kata korban, setidaknya ia paling lama pulang pada akhir pekan. Hal ini mengingat adanya jadwal urusan kedinasan yang begitu padat.

"Dia menghubungi anaknya sedang berada di Malang untuk urusan kerjaan, dan juga sempat kirim lokasi juga yang keberadaannya di sebuah toko buah di daerah Malang," terangnya.

Pada Jumat (19/6/2026) malam hingga Sabtu (20/6/2026), ASN Pemkab Bangkalan tersebut juga masih menghubungi anaknya. Bahkan, RYS sampai melakukan video call memastikan dirinya aman.

"Dia video call bilang akan pulang hari Sabtu," lanjutnya.

Korban Tidak Bisa Dihubungi

Komunikasi terakhir korban dengan suaminya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026 pagi hari. Ia mengabarkan bahwa dirinya akan pulang ke rumah.

Ia menambahkan, pertemuan terakhir antara korban dan keluarga sebenarnya sudah terjadi sejak 4 Juni 2026. Meski terbentur dengan jarak, hubungan mereka tetap berjalan dengan baik.

Korban dan pihak keluarga menjaga keharmonisan hingga tidak putus komunikasi. Hal ini menunjukkan rumah tangga mereka tidak ada persoalan atau konflik internal yang sangat mencolok.

Sayangnya korban mendadak hilang kontak pada siang di hari yang sama. Pihak keluarga mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pegawai Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan tersebut.

Kondisi tersebut menimbulkan kepanikan bagi keluarga lantaran korban mendadak menghilang akibat tidak bisa dihubungi sama sekali.

Keluarga Curiga Adanya Keterlibatan Orang Lain

Kemudian, Risang ditanya mengenai rekaman CCTV di lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Tujuannya untuk mengungkap kotak pandora misteri kematian ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan tersebut.

Risang mengaku hingga kini isi rekaman CCTV secara penuh belum diterima oleh keluarga korban. Akan tetapi, pihaknya telah mendapatkan sebuah potongan video diduga saat kejadian.

"Hanya ditunjukkan sebuah potongan rekaman CCTV yang menunjukkan seorang laki-laki saat mengambil tiket parkir di Bandara Juanda," bebernya.

Keberadaan pria misterius tersebut membuat seluruh pihak keluarga ditanya oleh aparat. Risang menyampaikan bahwa, semuanya sama sekali tidak mengenali sosok itu.

"Saat ditunjukkan itu, kita melihat korban ini sudah tidak terlihat di jok penumpang sebelah kiri juga tidak ada," tuturnya.

Ia menambahkan, kondisi korban saat ditemukan terletak di posisi kursi penumpang di bagian depan sebelah kiri yang telah direbahkan atau dipanjangkan ke belakang.

"Tapi saat mobil di pintu tiket masuk parkir bandara, di CCTV yang merekam itu tidak terlihat. Artinya, saat masuk pun jok itu sudah direbahkan. Itu yang ditunjukkan kepada kami," katanya.

Kehadiran seorang pria misterius tersebut menjadi pusat perhatian keluarga. Sebab, sosok yang sama juga terekam sebagai pihak membawa mobil dinas tersebut masuk ke area parkir Bandara Juanda.

"Dari kamera CCTV, dari tampak depan juga kelihatan bahwa laki-laki itu yang membawa mobil itu masuk ke bandara sampai ke tempat parkir dan meninggalkan (korban) di sana," jelasnya.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV, menurut Risang, tidak ada keterlibatan orang lain, baik dari waktu yang sama hingga sampai korban ditemukan tak bernyawa.

Hasil Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan yang Tewas di Area Parkir Bandara Juanda

Sementara, Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini menyampaikan hasil visum mayat Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan yang ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Terminal Bandara Juanda.

Ni Made menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil pemeriksaan luar, polisi menemukan ada luka robek pada bagian cuping telinga kiri. Luka tersebut diduga akibat kekerasan dari benda tumpul.

"Terdapat juga pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata," ungkap Ni Made di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (25/6/2026).

Tambah Made, berdasarkan hasil pemeriksaan dalam, polisi memastikan korban tidak hamil. Hal ini mengingat kondisi mayat ASN tersebut ditemukan dalam keadaan membuncit.

"Untuk selanjutnya, sampel sudah kita ambil. Nanti kita kirimkan ke laboratorium forensik di Polda Jatim. Untuk hasilnya, nanti menunggu kalau sudah selesai dari laporan," katanya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 25 September 2026 Rp2.590.000 per Gram, Turun Rp15.000

Harga Emas Antam Hari Ini 25 September 2026 Rp2.590.000 per Gram, Turun Rp15.000

Harga emas Antam hari ini Rp2.590.000 per gram. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 dari semula 2.605.000 per gram.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Waktunya Garuda Menang! Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura: Tanpa Jay Idzes, John Herdman Andalkan Trio Bek Ini

Waktunya Garuda Menang! Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura: Tanpa Jay Idzes, John Herdman Andalkan Trio Bek Ini

Timnas Indonesia memulai perjuangannya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hadapi Singapura. Pelatih John Herdman memiliki sejumlah pilihan untuk meramu Starting XI.
Haaland Makin Ganas, Lewati Ronaldo Nazario dan Zlatan, Kini Bidik Rekor Cristiano Ronaldo

Haaland Makin Ganas, Lewati Ronaldo Nazario dan Zlatan, Kini Bidik Rekor Cristiano Ronaldo

Erling Haaland kembali menggila bersama Norwegia dengan mencetak dua gol ke gawang Denmark, sekaligus melewati torehan Ronaldo Nazario dan Zlatan Ibrahimovic.
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Dion Cools Tegaskan Ambisi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Dion Cools Tegaskan Ambisi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, membawa ambisi besar menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 30 tahun tersebut bertekad membantu Harimau Malaya menang.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Selengkapnya

Viral