News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dudung Buka Suara soal SPPI Meninggal saat Latihan Militer: Belum Ada Indikasi Kelalaian

Menurut Dudung, pelatihan kemiliteran bagi peserta SPPI pada dasarnya tidak dirancang dengan tingkat intensitas yang berat. Sehingga, perlu diusut kasus meninggalnya 3 peserta.
Jumat, 26 Juni 2026 - 16:54 WIB
KSP Dudung Abdurachman.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.comKepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan, pemerintah tengah mengevaluasi meninggalnya tiga peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti pelatihan dasar kemiliteran.

Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, sejauh ini belum ditemukan indikasi adanya kelalaian dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dudung mengatakan pemerintah tidak menutup mata terhadap insiden tersebut. Evaluasi menyeluruh dan investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kematian para peserta, sekaligus menjadi dasar perbaikan pelaksanaan pelatihan ke depan.

“Oh iya, memang saya mendengar berita itu ada di tiga tempat ya, ada pelatihan militer. Ya memang sedang dievaluasi dan dapat informasi dari Sesneg belum ada tingkat kelalaian ya, karena memang ya namanya meninggal mungkin kan tidak serta-merta latihan militer,” kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026).

Menurut Dudung, pelatihan kemiliteran bagi peserta SPPI pada dasarnya tidak dirancang dengan tingkat intensitas yang berat. Karena itu, ia menilai perlu pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui faktor yang menyebabkan insiden tersebut.

“Setahu saya latihan militer untuk tingkatan seperti SPPI dan sebagainya tidak terlalu keraslah ya, tapi mungkin karena mungkin dia sakit dan sebagainya. Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dudung turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah dapat menghasilkan penyempurnaan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tentunya pada kesempatan ini juga saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga arwah almarhum almarhumah diterima di sisi Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan mudah-mudahan ke depannya apa pun pelatihan ini harus sesuai dengan prosedur, faktor keselamatan yang harus diutamakan sehingga tidak menimbulkan korban. Saya rasa itu saja,” sambung Dudung.

Menanggapi kabar adanya peserta yang pingsan hingga meninggal dunia, Dudung menegaskan seluruh peserta telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pelatihan. Namun, menurutnya kondisi fisik maupun mental setiap peserta dapat berubah selama proses pelatihan berlangsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral