sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan
- Istimewa
Setelah menghirup udara bebas, Taufik dilaporkan menghilang dari radar desa sebelum akhirnya melakukan aksi penyekapan berdarah terhadap YTR.
Tega Hantam Kepala Ayah Pakai Kayu di Sawah karena Kelaparan
Kengerian tabiat Taufik juga dikonfirmasi langsung oleh ayah kandungnya sendiri yang bernama Tata.
Dalam pengakuan yang membuat bulu kuduk merinding, Tata menyebut dirinya pernah menjadi korban amukan sadis sang anak saat sedang peluh memeras keringat di ladang.
"Saya pernah dipukul kepalanya pakai balok kayu. Waktu itu saya lagi mencangkul di sawah. Dia di rumah sedang menganggur, lalu mengamuk karena mau makan tapi tidak ada lauk apa-apa," kenang Tata dengan raut wajah pasrah.
- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa
Akibat hantaman telak tersebut, Tata langsung tersungkur jatuh di tanah. Beruntung, nyawanya berhasil selamat dari amukan lanjutan lantaran dihalangi oleh dua orang rekan sesama petani.
Usai menganiaya darah dagingnya sendiri, Taufik sempat kabur seminggu sebelum akhirnya pulang menangis meminta maaf dengan dalih khilaf (kapoekan).
Dibela Mati-matian oleh Ayah Hanya karena Alasan 'Ganteng'
Meskipun kerap menerima perlakuan kasar dan fisik dari Taufik, Tata secara mengejutkan mengakui di hadapan mantan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahwa Taufik adalah anak yang paling dimanjakan di dalam rumah.
Alasan yang melandasinya pun terbilang sangat mencengangkan netizen.
"Soalnya dia mah ganteng, gak kayak anak-anak yang lain," ujar Tata sembari melempar senyum tipis.
Tata membeberkan dari keempat anaknya, anak pertama perempuan sudah meninggal karena sakit, anak kedua memiliki kecanduan akut mabuk-mabukan, sedangkan anak bungsunya tewas mengenaskan akibat overdosis (OD) obat-obatan terlarang.
Atas perbuatan kejinya terhadap YTR, Taufik Hidayat dijerat pasal berlapis terkait penganiayaan berat dan penyekapan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.Â
Load more