Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Molotov di Koja
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Utara mengamankan pelaku pelemparan molotov yang menyasar pengemudi motor di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Senin (22/6/2026).
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Bima Sakti Priya Laksana mengatakan, pelaku berjumlah dua orang.
“Betul (sudah diamankan pelaku pelemparan molotov),” kata Bima, kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Lebih lanjut, Bima belum mengungkap secara detail mengenai identitas kedua pelaku. Namun diketahui satu di antaranya merupakan pelaku utama.
- ANTARA/Instagram/@jakarta.trending/Ilham Kausar
“Dua orang sudah diamankan. Betul (termasuk pelaku utama),” jelas Bima.
Adapun Bima menuturkan keduanya ditangkap pasca empat hari kejadian dan di lokasi yang berbeda.
“Pelaku ditangkap di Cipinang dan di Cilincing. Peristiwa terjadi 22 Juni 2026 dan ditangkap pada 26 Juni 2026,” ungkap Bima.
Untuk diketahui, Polisi mengungkap motif di balik insiden pelemparan molotov oleh orang tak dikenal (OTK) yang menyasar pengemudi motor di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto menyebutkan, permasalahan ini dipicu akibat masalah asmara. Terduga pelaku cemburu dengan kekasih baru mantan istrinya.
“Jadi gini, awal ceritanya itu pelaku inisial K alias Medi, dia yang melempar molotov itu. Jadi, si pelaku ini punya mantan istri inisial R. Nah R ini udah punya pacar lagi inisial U,” ujar Andry, kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Namun tak disangka, pelaku mengincar keluarga kekasih baru mantan istrinya. Hal ini diketahui dari rekaman video yang memperlihatkan terduga pelaku melempar molotov ke arah keluarga U.
“Dan si M udah punya pacar juga, cuma M itu cemburu sama R dan U. Nah cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, namanya K,” jelasnya.
Kemudian, Andry memastikan bahwa antara terduga pelaku M dan pamannya U, yakni K tidak ada urusan. Namun Andry menyebutkan aksi ini dilakukan akibat terduga pelaku cemburu.
“Antara K tidak ada urusan, tidak ada apa-apa tidak dengan pelaku. Cuma memang si M ini cemburu. Jadi pelaku ini datang ke rumah K lagi, dari jauh udah teriak-teriakan si pelaku. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi ga kena,” ujarnya.
“Jatoh ke jalan (molotovnya), nah si ibunya lewat, yang naik motor. Jadi si ibu ini ga kenal pelaku, ga kenal semua,” sambung Andry.
Atas peristiwa tersebut, molotov mengenai motor ibu yang tengah melintas bersama anaknya. Tetapi dalam hal ini dipastikan pemotor tidak mengalami luka-luka. (ars/muu)
Load more