News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kasus Polisi Tembak Polisi, Terbaru Ada Briptu Excel Mamuli Diduga Tewas oleh Rekannya di Sulut

Berikut rekapan kasus polisi menembak sesama rekan polisi dari tahun ke tahun. Kali ini ada Briptu Excel Mamuli, anggota Polres Bolaang Mongondow Utara, Sulut.
Selasa, 30 Juni 2026 - 19:27 WIB
Ilustrasi penembakan
Sumber :
  • Reuters/Valentyn Ogirenko

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden polisi menembak sesama rekannya atau anggota kepolisian lain kembali mencuri perhatian publik. Kali ini menimpa anggota Polres Bolaang Mongondow Utara, Briptu Excel Mamuli.

Briptu Excel Mamuli tewas diduga ditembak saat menjalani tugasnya. Ia melakukan pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (28/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Briptu Excel Mamuli menghembuskan napas terakhir setelah mengalami luka tembak di bagian dada diduga oleh teman sesama polisi. Meski sempat ditangani di RSUD Boltara, nyawanya tidak terselamatkan saat perjalanan menuju RS Bhayangkara Manado.

Selain kasus kematian anggota Polres Boltara itu, ada sejumlah kasus polisi tembak polisi yang pernah menggegerkan publik. Berikut rangkuman tvOnenews.com yang direkap dari berbagai sumber pada Selasa (30/6/2026).

Daftar Kasus Polisi Tembak Polisi

Anggota Polres Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara (Sulut), Briptu Excel Mamuli diduga tewas ditembak sesama rekan polisi
Anggota Polres Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara (Sulut), Briptu Excel Mamuli diduga tewas ditembak sesama rekan polisi
Sumber :
  • Istimewa

1. Penembakan Brigadir J atas Perintah Ferdy Sambo

Kasus pertama mengacu pada kasus pembunuhan dialami Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Peristiwa ini sempat mengguncang publik dari tahun 2022 hingga 2023.

Brigadir Joshua meregang nyawa setelah ditembak oleh sesama rekannya sendiri, Bharada E. Hal itu terjadi pada 8 Juli 2022 lalu.

Sementara, peristiwa penembakan berlangsung di  rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo di Kompleks Perumahan Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Insiden ini tidak hanya mengacu pada kasus penembakannya, tetapi juga menyasar pada persoalan pribadi hingga intrik dalam tubuh kepolisian.

Babak akhir kasus pembunuhan berencana Brigadir J diputus oleh Majelis Hakim pada 2023. Setidaknya ada belasan terdakwa yang dihukum pidana dan pemecatan, termasuk Ferdy Sambo sebagai otak pelaku utamanya.

2. Penembakan di Polsek Cimanggis

Peristiwa penembakan sesama rekan polisi juga pernah terjadi di area Polsek Cimanggis. Insiden ini membuat Bripka RE menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (25/7/2019, sekitar pukul 20.50 WIB.

Motif insiden penembakan sesama polisi ini bermula saat Bripka RE menolak permintaan Brigadir RT. Korban diminta membebaskan seorang pelaku tawuran berinisial FZ.

Alih-alih terwujud, permintaan tersebut berujung penolakan dari Bripka RE yang memicu perkelahian kata-kata. Alhasil, pelaku emosi akibat tidak terima dengan jawaban tersebut.

Mengacu dari keterangan pihak kepolisian, tersangka IMS bersama saksi AN dan AY berkumpul di kamar saksi AN. Kala itu mereka tengah mengonsumsi minuman keras (miras) saat insiden.

Dampak dari kejadian ini membuat dua anggota Polri dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menjadi tersangka, di antaranya Bripda IMS dan Bripka IG.

Dari peristiwa ini, manajemen emosi hingga pengendalian sangat penting, terutama di institusi kepolisian.

3. Insiden di Polres Lombok Timur

Kasus penembakan antar-anggota polisi juga pernah terjadi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden ini menyebabkan anggota humas Polres Lombok Timur, Briptu HT tewas pada Senin (25/10/2021).

Anggota Polsek Wasanama MN menembak Briptu HT. Insiden ini menewaskan korban di lokasi kejadian di Desa Denggen, Lombok Timur. Sontak, HT dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk dilakukan autopsi, sementara MN diamankan usai peristiwa tersebut.

Awal mula kronologi ini terjadi saat pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa senjata dinas lalu melesatkan peluru. Selepas itu, pelaku kembali ke Polsek untuk menyerahkan senjata hingga menyerahkan diri.

Adapun motif utamanya akibat MN meras cemburu. Pelaku menduga istrinya telah selingkuh dengan korban.

4. Penembakan Sesama Polisi di Lampung

Kasus penembakan sesama rekan polisi juga pernah terjadi di Lampung Tengah pada Minggu (4/9/2022). Insiden ini membuat mantan Kanit Provos Polsek Way Pengubuan Rudi Suryanto melesatkan peluru kepada rekannya, Ipda Ahmad Karnain.

Motif pelaku menembak korban disebabkan sakit hati hingga dendam pribadi. Berdasarkan hasil rekonstruksi, pelaku disebut telah merencanakan pembunuhan hingga melesatkan peluru tepat di bagian dada korban.

Kejadian ini membuat Rudi divonis 12 tahun penjara akibat melakukan pembunuhan berencana. Pelaku juga sempat melakukan pengujian terhadap senjata dipakai olehnya di kebun singkong.

5. Penembakan Aipda Nabud di Donggala

Kasus aparat menembak sesama rekannya pernah terjadi di Mapolsek Sirenja, Polres Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (8/11/2019) pagi.

Kronologi insiden ini bermula akibat Kanit Sabhara Polsek Sirenja, Aiptu Purwanto yang sedang membersihkan senjata harus adu mulut dengan rekannya sendiri, KSPKT 1 Polsek Sirenja, Aibda Nabud Salama.

Percekcokan ini kemudian berujung pada penembakan di bagian kepala Aipda Nabud Salama, sedangkan Aiptu P dilaporkan menembak dadanya sendiri usai insiden tersebut. Keduanya pun harus dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah.

6. Penembakan Kasat Reskrim di Solok Selatan

Aksi polisi menembak polisi juga pernah terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024), sekitar pukul 00.15 WIB. Kasus ini melibatkan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar menembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar.

Insiden ini membuat korbban meninggal dunia usai dilarikan ke RS Bhayangkara Padang. Dari peristiwa tersebut, pelaku menyerahkan diri hingga resmi ditetapkan sebagai tersangka.

7. Penembakan Brigadir Muhammad Nurhadi

Kasus serupa juga pernah terjadi di kawasan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 16 April 2025.

Peristiwa ini menewaskan Brigadir Muhammad Nurhadi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) di Polda NTB. Insiden tersebut bermula saat korban pergi ke Gili Trawangan.

Mulanya korban diduga tewas akibat tenggelam. Berdasarkan hasil penyelidikan, Brigadir Muhammad Nurhadi diduga tewas akibat penganiayaan dan kekerasan dilakukan oleh atasannya.

Tersangka utama dari kasus penembakan antar-sesama polisi ini membuat dua perwira Polda NTB, Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda I Gede Haris Candra W, serta seorang rekan wanita berinisial M ditetapkan sebagai tersangka.

Pada 9 Maret 2026, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram menjatuhkan vonis 14 tahun penjara kepada terdakwa Kompol Yogi. Tersangka juga dijatuhkan pidana tambahan berupa restitusi atau ganti rugi kepada keluarga korban.

8. Penembakan Briptu Excel Mamuli di Sulut

Terbaru, kasus penembakan sesama polisi diduga juga menyasar pada Briptu Excel Mamuli di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Boltara, Sulut pada akhir Juni 2026.

Briptu Excel meninggal akibat mengalami luka tembak di bagian dada. Ia sempat dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Alamsyah Hasibuan mengatakan, awal mula insiden ini terjadi saat Excel dan rekannya menangani keributan melibatkan kelompok bersenjata tajam di Desa Paku, Minggu (28/6/2026).

Personel Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolmut itu datang bersama rekannya bentuk merespon laporan dari masyarakat. Seusai tiba, tiga petugas yang dikerahkan langsung mengamankan para pelaku.

Situasi semakin tegang ketika seorang terduga pelaku diduga mau menghantam Briptu Excel mengenakan sajam. Hal ini mendorong rekannya ingin menargetkan pelaku.

"Brigpol RLT alias Randy mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku. Namun, disayangkan adalah terkena rekannya sendiri, Briptu Excel sehingga mengalami luka tembak," ujar Alamsyah, Selasa (30/6/2026).

Kejadian ini membuat tim pengawas internal Propam Polda Sulut dan Satreskrim Polres Boltara mengambil langkah penyelidikan atas kejadian ini secara profesional.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Republik Ceko mengkonfirmasi kepergian sang pelatih setelah kedua belah pihak sepakat untuk memutus kontrak usai kegagalan tim di Piala Dunia. 
Ternyata Barang ini Selalu Diminta Taufik Hidayat ke Istrinya Dulu, Keduanya Bercerai pada 2015

Ternyata Barang ini Selalu Diminta Taufik Hidayat ke Istrinya Dulu, Keduanya Bercerai pada 2015

Sementara Taufik Hidayat dinilai memiliki karakter bertemperamen tinggi. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman penyidik.
Hari Anti Narkotika Internasional 2026: Pemkab Garut Perkuat Perang Melawan Narkoba, Generasi Muda Jadi Prioritas

Hari Anti Narkotika Internasional 2026: Pemkab Garut Perkuat Perang Melawan Narkoba, Generasi Muda Jadi Prioritas

Pemkab Garut memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan mengajak masyarakat memperkuat pencegahan narkoba. Simak sejarah HANI dan data terbaru
5 Shio yang Kariernya Diprediksi Melesat pada Awal Juli 2026: Tikus dan Kuda Penuh Produktivitas

5 Shio yang Kariernya Diprediksi Melesat pada Awal Juli 2026: Tikus dan Kuda Penuh Produktivitas

Memasuki awal Juli 2026, sejumlah shio diperkirakan mendapat angin segar dalam urusan pekerjaan dan karier. Berikut 5 shio yang diprediksi punya peluang baru.
Polda Kalteng Bongkar 331 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita Sabu Senilai Rp140 Miliar dan Selamatkan 1,2 Juta Jiwa

Polda Kalteng Bongkar 331 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita Sabu Senilai Rp140 Miliar dan Selamatkan 1,2 Juta Jiwa

Polda Kalteng mengungkap 331 kasus narkoba sepanjang Semester I 2026 dengan 439 tersangka. Polisi menyita 63,9 kg sabu, ribuan ekstasi, dan mengungkap jalur masuk
6 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 1 Juli 2026: Libra Makin Memikat, Pisces Dipenuhi Momen Manis

6 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 1 Juli 2026: Libra Makin Memikat, Pisces Dipenuhi Momen Manis

6 zodiak paling beruntung dalam cinta besok, 1 Juli 2026. Simak daftar zodiak yang diprediksi paling hoki dalam urusan asmara.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Selengkapnya

Viral