Reaksi Direktur KPK Terkait OTT Bupati Kuansing Diduga Terendus dari Internal: Itu Tidak Benar!
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat isu terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby sudah terendus dari internal KPK.
Sontak, isu ini menjadi sorotan publik hingga menuai komentar publik dan membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara.
Menyikapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein membantah isu yang beredar di kalangan wartawan mengenai dugaan kebocoran informasi dari pihak internal terkait OTT terhadap Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.
Bahkan kata dia, bahwa rumor mengenai kebocoran informasi dari dalam lembaga antirasuah tersebut sama sekali tidak memiliki dasar yang kuat.
"Itu tidak benar, bisa saja mereka di luar menduga-duga saja," bebernya.
Untuk diketahui, isu kebocoran ini mencuat lantaran tim KPK sempat gagal menemukan keberadaan Suhardiman saat turun melakukan operasi penindakan ke Riau.
Bahkan tim penyelidik di lapangan justru mendapat informasi bahwa pihak tertentu telah menjemput sang bupati sebelum operasi berlangsung.
Tak hanya itu saja, Suhardiman bahkan sempat berupaya menghilangkan barang bukti berupa mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S dengan menjualnya ke sebuah ruang pamer (showroom) milik pihak swasta bernama Suwito, karena ia menyadari tim KPK sedang memantaunya.
Sang bupati pada akhirnya baru menyerahkan diri ke KPK pada Selasa (30/6/2026) malam bersama Sekretaris Daerah, Kuansing Zulkarnain. (aag)
Load more