News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat terkait derasnya isu gaji kepala daerah dan wakil daerah akan naik di tengah negeri ini sedang alami ekonomi sulit. Sontak hal itu tuai komentar Banggar
Senin, 6 Juli 2026 - 20:51 WIB
Ketua DPP PDIP Said Abdullah.
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia.

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat, terkait derasnya isu gaji kepala daerah dan wakil daerah akan naik di tengah negeri ini sedang alami ekonomi yang sulit. Sontak, hal itu menyedot perhatian dan komentar publik hingga reaksi Ketua Badan Anggaran (Ketua Banggar) DPR RI, Said Abdullah.

Dalam hal ini, ia meminta usulan kenaikan gaji kepala daerah dan wakil kepala daerah yang rencananya diambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 20 persen untuk ditunda terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Said, saat ini pemerintah harus berfokus menjaga keberlangsungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Bernapas dulu lah. Sudah, sudah. Fiskal kita, kita jaga dulu keberlangsungannya agar fiskal kita tetap stabil, sehat, dan berkelanjutan," beber Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Said menekankan, pembahasan terkait penambahan hak keuangan aparatur negara sebaiknya dikesampingkan untuk sementara.

"Harapan saya, direm dulu hal-hal yang menyangkut kebutuhan aparatur kita. Yang terpenting sekarang bagaimana kita kredibilitas fiskal kita jaga, kemudian pertumbuhan ekonomi kita inklusif," ujarnya. 

Ia menginginkan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini bisa berjalan secara inklusif dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah.

"Tidak sekadar tumbuh, tapi kemudian yang di bawah tidak merasakan dampaknya. Maka itu yang kita kawal bersama," tutur Said.

Sebelumnya, wacana kenaikan gaji kepala daerah ini digulirkan oleh Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. 

Usulan ini muncul sebagai respons atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, Suhardiman Amby.

Bahkan ia menyatakan bahwa rentetan kasus korupsi yang menjerat kepala daerah merupakan dampak dari timpangnya biaya politik yang tinggi dengan hak keuangan yang sangat rendah.

Ia mendesak adanya pembenahan tata kelola pemerintahan dan regulasi untuk meminimalkan celah praktik korupsi di tingkat daerah.

"Ya, kita tentu turut prihatin, dan yang kedua tentu kita harus melakukan perubahan yang signifikan terhadap beberapa hal," beber Rifqi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Rifqi mengungkapkan, Komisi II DPR sebelumnya telah menerima aspirasi dari Asosiasi Wakil Kepala Daerah yang meminta adanya perbaikan kesejahteraan kepala daerah. 

Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan rekomendasi kepada pemerintah agar merevisi sejumlah peraturan perundang-undangan mengenai hak keuangan kepala daerah.

"Kan tidak masuk akal gaji kepala daerah itu hanya sekitar 5 sampai 6 juta rupiah, sementara cost politiknya tinggi. Dan karena itu, kita memang harus memberikan hak keuangan yang rasional, yang proporsional," jelasnya.

Menurut Rifqi, Komisi II DPR mengusulkan agar hak keuangan kepala daerah memiliki keterkaitan dengan kemampuan daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Dengan skema tersebut, kata dia, kepala daerah dinilai memiliki insentif untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

"Salah satu usul kami adalah mereka mendapatkan sekian persen dari Pendapatan Asli Daerah. Jadi, kemampuan mereka meningkatkan PAD harusnya juga berkorelasi dengan hak keuangan mereka," tutur Rifqi. 

Ia menambahkan, angka ideal untuk insentif tersebut adalah sekitar 20 persen dari PAD yang nantinya dibagi antara kepala daerah dan wakilnya. 

"Kami sekarang minta kepada pemerintah karena dasarnya PP, kita tunggu usulan dari pemerintah. Memang idealnya sekitar mungkin ya 20 persen lah, itu berbagi dengan wakil kepala daerah," tuturnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa angka tersebut tidak bersifat mutlak dan harus menyesuaikan kondisi fiskal masing-masing.

"Nah, mudah-mudahan nanti Kemendagri juga bisa berkoordinasi dengan BPK, dengan KPK ya untuk merumuskan hal ini agar jangan sampai juga ini menjadi, dalam tanda kutip, semacam corruption yang terlembagakan melalui peraturan," pungkasnya. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sanggah Diintervensi Donald Trump, Presiden Gianni Infentino Pastikan FIFA Bekerja Independen 

Sanggah Diintervensi Donald Trump, Presiden Gianni Infentino Pastikan FIFA Bekerja Independen 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengaku telah menghubungi Gianni Infantino dan menyambut baik keputusan FIFA yang membuat Folarin Balogun kembali tersedia untuk dimainkan.
Foto Timnas Indonesia di Bali Bocor, Intip Daftar Skuad Garuda TC Piala AFF 2026

Foto Timnas Indonesia di Bali Bocor, Intip Daftar Skuad Garuda TC Piala AFF 2026

Walau sudah memulai latihan, namun PSSI tak kunjung mengumumkan Garuda Calling untuk nama pemain Timnas Indonesia yang dipilih oleh John Herdman. 
Industri Perawatan Pesawat RI Makin Moncer, Bali Kini Jadi Sorotan Maskapai Regional

Industri Perawatan Pesawat RI Makin Moncer, Bali Kini Jadi Sorotan Maskapai Regional

Kebutuhan layanan perawatan dan perbaikan pesawat di kawasan Asia Tenggara terus meningkat seiring tingginya aktivitas penerbangan.
Walau sudah Ditemukan, Masih Sisakan Tanda Tanya Sebab Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra

Walau sudah Ditemukan, Masih Sisakan Tanda Tanya Sebab Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra

Teka-teki hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra yang sempat membuat geger publik sejak Selasa (30/6/2026) lalu akhirnya menemukan ..
Akhirnya! Penerbangan Langsung Bali-Wakatobi Resmi Dibuka, Wagub Sultra Bicara Potensi Dunia

Akhirnya! Penerbangan Langsung Bali-Wakatobi Resmi Dibuka, Wagub Sultra Bicara Potensi Dunia

Selama ini, wisatawan yang ingin menuju Wakatobi umumnya harus transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata bahari tersebut.
Jelang Muktamar ke-35, Gus Lilur Minta Warga NU Buka Sejarah Sebelum Tentukan Rais Aam

Jelang Muktamar ke-35, Gus Lilur Minta Warga NU Buka Sejarah Sebelum Tentukan Rais Aam

PBNU bersiap menggelar kegiatan Muktamar ke-35 yang terjadwal pada 1--5 Agustus 2026 beragendakan diantaranya penetuan sosok pengisi jabatan Rais Aam.

Trending

Sanggah Diintervensi Donald Trump, Presiden Gianni Infentino Pastikan FIFA Bekerja Independen 

Sanggah Diintervensi Donald Trump, Presiden Gianni Infentino Pastikan FIFA Bekerja Independen 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengaku telah menghubungi Gianni Infantino dan menyambut baik keputusan FIFA yang membuat Folarin Balogun kembali tersedia untuk dimainkan.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara mengenai jadwal Piala Presiden 2026 yang beririsan dengan Piala AFF. Ia menegaskan keduanya tetap harus berjalan beriringan.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral