GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

India Siap Revitalisasi Prambanan, Fadli Zon Ungkap 200 Lebih Candi Perwara Masih Terbengkalai

Rencana kerja sama Indonesia dan India dalam proyek konservasi Candi Prambanan mulai memasuki tahap yang lebih konkret.
Rabu, 8 Juli 2026 - 08:16 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Rencana kerja sama Indonesia dan India dalam proyek konservasi Candi Prambanan mulai memasuki tahap yang lebih konkret.

Pemerintah mengungkap masih terdapat lebih dari 200 Candi Perwara di kompleks Prambanan yang belum direvitalisasi, sehingga dukungan India dinilai dapat mempercepat upaya pelestarian salah satu candi Hindu terbesar di dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan ketertarikan India untuk terlibat dalam revitalisasi Candi Prambanan sebenarnya telah disampaikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi sejak sekitar satu setengah tahun lalu.

Kini, komitmen tersebut akan diwujudkan melalui peluncuran proyek konservasi yang dilakukan bersama Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan Modi ke Yogyakarta.

“Oh ya, jadi memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Nah, sekarang, besok ya beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan,” ujar Fadli Zon di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026).

Fadli mengungkapkan tantangan terbesar dalam pelestarian Prambanan saat ini bukan berada pada tiga candi utama yang telah selesai direvitalisasi, melainkan pada ratusan Candi Perwara yang mengelilinginya.

“Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan yang memang yang namanya Perwara, itu candi-candi kecilnya itu belum kita revitalisasi. Dari dua ratusan itu baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua,” katanya.

Menurut Fadli, pemerintah menyambut positif keinginan India untuk berpartisipasi dalam pelestarian warisan budaya tersebut.

Keterlibatan India dinilai relevan mengingat Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus memiliki nilai historis yang erat dengan peradaban India.

“Jadi kita tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kita merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan nilai investasi maupun besaran anggaran yang akan dikucurkan dalam proyek tersebut.

Fadli mengatakan pihak India masih melakukan kajian teknis sebelum menentukan bentuk dukungan yang akan diberikan.

“Belum, mereka masih mau mengkaji,” katanya saat ditanya mengenai nilai kesepakatan kerja sama.

Ia menambahkan pemerintah Indonesia sebenarnya telah lebih dulu menjalankan revitalisasi terhadap sejumlah candi lain di kawasan tersebut, seperti Candi Plaosan, Candi Sewu, hingga Candi Mendut.

“Tapi kita sendiri kan sudah melakukan sejumlah revitalisasi cukup banyak di Candi Plaosan, sebentar lagi Candi Sewu, Candi Mendut ya, dan yang lain-lain. Tapi khusus Prambanan, mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada gitu ya dengan tiga candi utama dan dua ratusan Perwara,” ucapnya.

Fadli juga mengakui kebutuhan anggaran revitalisasi Prambanan diperkirakan cukup besar.

Namun, hingga kini pemerintah masih menghitung kebutuhan biaya karena harus mempertimbangkan aspek teknis konservasi, termasuk ketersediaan batu asli dan detail ukiran yang telah berusia lebih dari seribu tahun.

“Ya memang cukup besar. Tapi kita belum tahu angka-angkanya, masih terus kita kita apa, kaji terutama ketersediaan nanti batu-batu dan ukiran-ukiran yang ada,” katanya.

Ia menilai pengalaman India dalam konservasi candi-candi Hindu akan menjadi nilai tambah yang dapat mempercepat proses revitalisasi Prambanan.

“Karena ini kan sudah lebih dari seribu tahun dari abad ke-9 ya, dan tentu dengan expertise juga dari mereka terhadap candi Hindu, saya kira ini akan membantu kita untuk mempercepat proses revitalisasi. Kita sih inginnya harapannya cepat,” ujar Fadli.

Saat ini, kedua negara juga tengah mematangkan mekanisme kerja sama melalui pembahasan tim teknis yang akan kembali bertemu dalam waktu dekat untuk menentukan ruang lingkup kolaborasi.

“Iya, iya. Artinya dari sana berapa, berapa paling banyak yang akan kerja sama? Ini sudah ketemu di awal timnya, tapi akan ketemu lagi nanti dalam waktu dekat,” katanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan dirinya bersama Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan proyek konservasi Candi Prambanan dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Indonesia.

Menurut Modi, Candi Prambanan yang telah berdiri lebih dari seribu tahun merupakan simbol kuat warisan budaya bersama India dan Indonesia yang merefleksikan hubungan peradaban kedua negara selama lebih dari satu milenium. (agr/nsi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik pembagian bantuan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) antara Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman dengan petugas BNPB menjadi perhatian publik
BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare. Plt Kepala
Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Insiden pesawat tergelincir melanda unit pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 saat berada di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8)
Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB soal bantuan korban gempa
TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

Perjalanan menuju Blok Hutan Rembawaren, Resor Bahorok, bukanlah perkara mudah. Untuk menembus jantung SPTN Wilayah V Bahorok ini, tim harus melintasi jalur
Penyebab Pesawat Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Sulsel

Penyebab Pesawat Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Sulsel

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memberikan konfirmasi terkait insiden yang melibatkan pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral