PM India Modi Terharu di Candi Prambanan: ‘Om Namah Shivaya’ Bergema di Indonesia
- YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta, tvOnenews.com — Perdana Menteri India Narendra Modi menyebut, Candi Prambanan sebagai simbol kuat warisan budaya bersama Indonesia dan India yang telah bertahan selama lebih dari 1.200 tahun.
Dalam kunjungannya bersama Presiden RI Prabowo Subianto ke kompleks candi di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026), Modi juga menyatakan kehormatan dapat memulai proses restorasi Prambanan sebagai bagian dari penguatan hubungan kedua negara.
Dalam sambutannya, Modi mengaitkan kunjungannya ke Prambanan dengan pengalaman pribadinya yang selama ini terlibat langsung dalam pembangunan kembali sejumlah kuil suci di India.
“Saya lahir di Vadnagar, Gujarat, yang merupakan rumah bagi Kuil Hatkeshwar yang sangat terkenal di Gujarat. Begitu juga di Somnath, Gujarat, yang juga merupakan rumah bagi Kuil Somnath, yang pertama dari dua belas Jyotirlinga. Dan saya secara pribadi telah mengambil tanggung jawab untuk membangun kembali kuil tersebut,” cerita dia.
Ia juga menyinggung keterlibatannya dalam restorasi sejumlah situs keagamaan penting lainnya di India.
“Dan arena politik saya, daerah pemilihan saya di Kashi, juga merupakan rumah bagi Kashi Vishwanath, dan saya merasa terhormat dapat menikmati berkat dari Kashi Vishwanath. Saya juga terlibat secara pribadi dalam pembangunan kembali dan restorasi Kuil Kedarnath, serta Kuil Ujjain Mahakal,” jelas dia.
Berbekal pengalaman tersebut, Modi mengaku memiliki ikatan emosional ketika berdiri di Candi Prambanan yang menurutnya menjadi saksi hubungan peradaban Indonesia dan India selama lebih dari satu milenium.
“Dan hari ini, di tempat yang sangat suci ini, di mana kehadiran Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa telah memberkati kita selama 1.200 tahun. Ini adalah tempat yang menampilkan warisan budaya bersama antara kedua negara kita. Saya juga merasa sangat terhormat, bersama sahabat saya (Prabowo), untuk memulai proses restorasi kompleks kuil yang megah ini,” tuturnya.
Modi juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diterimanya selama tiga hari berada di Indonesia. Ia mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat serta kekayaan budaya Indonesia yang dinilainya memiliki kedekatan dengan tradisi di India.
“Terima kasih banyak atas kesempatan ini. Selama kunjungan tiga hari ini, saya mendapatkan pengalaman yang sangat, sangat menyenangkan tinggal di sini. Saya bisa merasakan keharuman dari kehidupan, keceriaan masyarakat, dan warisan budaya bangsa ini,” ungkap Modi.
Menurut Modi, keberadaan Candi Prambanan menjadi pengingat bahwa kedua negara memiliki akar budaya yang saling terhubung.
“Warisan budaya bangsa ini (Candi Prambanan) mengingatkan kita akan keharuman warisan budaya yang kita miliki di tanah air, India. Dan warisan budaya inilah yang menyatukan kedua bangsa kita,” tegas dia.
Ia juga memberikan penghormatan kepada masyarakat Indonesia yang dinilai berhasil menjaga kelestarian Prambanan selama berabad-abad.
“Dan selama lebih dari 1.200 tahun, masyarakat di negeri ini telah melestarikan warisan budaya ini dengan komitmen, ketekunan, dan pengabdian. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh warga negara ini karena telah melestarikan warisan budaya ini, serta kepada seluruh pemerintah dan administrator yang telah memberikan kontribusi dalam hal ini,” jelasnya.
Menutup pidatonya, Modi menyebut pengalaman spiritual yang dirasakannya ketika berada di Prambanan sebagai bukti kuat bahwa Indonesia dan India berbagi warisan budaya yang sama.
“Baik itu saat Yatra Mansarovar di Lhasa, atau saat datang ke kuil suci di Indonesia ini, saya dapat mendengar mantra suci Mrityunjaya bergema, Om Namah Shivaya bergema. Ini adalah warisan budaya kita bersama,” tandas dia. (agr/ree)
Load more