News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Restorasi Candi Prambanan, Sauca Dharma: Nilai-Nilai Hindu Jembatan Historis Pererat Hubungan Indonesia-India

Kerja sama India pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting untuk mewujudkan restorasi salah satu warisan budaya dan keagamaan.
Kamis, 9 Juli 2026 - 10:50 WIB
PM India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Candi Prambanan.
Sumber :
  • YouTube/Setpres.

Jakarta, tvOnenews.com - Komitmen pemerintah Indonesia dan India untuk melakukan pemugaran atau restorasi kompleks Candi Prambanan mendapat apresiasi dari aktivis dan Tokoh Pemuda Hindu Sauca Dharma. 

Sauca Dharma menilai langkah tersebut sebagai jawaban atas pekerjaan rumah yang selama bertahun-tahun belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan India pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting untuk mewujudkan restorasi salah satu warisan budaya dan keagamaan tersebut.

"Ini merupakan pekerjaan rumah yang sudah lama. Dulu sulit diwujudkan karena persoalan anggaran, tetapi sekarang mulai terealisasi melalui kerja sama Indonesia dan India. Kami tentu mengapresiasi kesungguhan pemerintah dalam mewujudkan pemugaran Prambanan," kata Sauca, kepada wartawan, pada Rabu (8/7/2026). 

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi berjalan di sekitar Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi berjalan di sekitar Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Sumber :
  • istimewa

Namun, Sauca menyayangkan tidak adanya tokoh Hindu yang mendampingi Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Narendra Modi saat melakukan kunjungan ke kawasan Candi Prambanan, pada Rabu lalu.

Kehadiran tokoh Hindu itu bentuk legitimasi Prambanan sebagai representasi Hindu yang dimana ini jadi nilai tawar atas keberhasilan diplomasi pemerintah Indonesia dengan India.

Ia menilai terdapat sejumlah tokoh Hindu yang berada di pemerintahan, seperti Isyana Bagoes Oka dan Ni Luh Puspa, serta tokoh Hindu lainya baik dari unsur majelis maupun budayawan yang dinilai layak mendampingi Presiden dalam agenda tersebut.

"Seharusnya salah satu dari mereka dapat mendampingi Presiden dan Perdana Menteri di Prambanan. Dengan begitu, umat Hindu tidak hanya menjadi pihak yang menjalankan ibadah untuk disaksikan, tetapi juga menjadi subjek yang aktif dalam pertemuan itu," ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Hindu merupakan salah satu jembatan historis yang mempererat hubungan Indonesia dan India.

Karena itu, representasi tokoh Hindu dalam kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pesan diplomasi budaya.

Meski menyampaikan kritik, Sauca menilai absennya tokoh Hindu dalam pertemuan diplomatik ini, merupakan bentuk kelalaian protokoler, yang seharusnya tidak dikesampingkan.

"Kami tetap mengapresiasi kesungguhan pemerintah dalam mewujudkan restorasi Prambanan. Harapannya, ke depan aspek representasi tokoh Hindu juga menjadi perhatian agar pesan kebudayaan dan diplomasi yang ingin dibangun semakin kuat," tegas Sauca. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral