News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di Ponpes NTB Pecah di DPR, Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo

Pencarian keadilan atas kasus tragis dugaan penyiksaan dan pembakaran santri di salah satu Pondok Pesantren di Lombok Tengah, sampai ke telinga pimpinan negara. 
Senin, 13 Juli 2026 - 20:45 WIB
Orang tua santri korban pembakaran, Rumah (tengah) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pencarian keadilan atas kasus tragis dugaan penyiksaan dan pembakaran santri di salah satu Pondok Pesantren di Lombok Tengah, sampai ke telinga pimpinan negara. 

Pihak keluarga korban berinisial SS mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto guna memohon penuntasan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat dari ibu korban disampaikan melalui kuasa hukumnya, Titi Tantry, dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (13/7). 

Suasana rapat sempat diwarnai haru saat ibu korban tak mampu menahan tangis dan kesulitan berkata-kata dalam bahasa Sasak, hingga akhirnya penyampaian aspirasi tersebut dilanjutkan oleh sang pengacara.

"Sebagai rakyat kecil, saya mengetuk pintu hati Bapak Presiden sebagai bapak dari seluruh anak di Indonesia," tutur Titi saat membacakan petikan surat tersebut di depan para anggota dewan.

Dalam pesan tertulisnya, ibu korban memaparkan kepedihan mendalam atas nasib anaknya yang diduga disiksa hingga dibakar hidup-hidup sampai mengembuskan napas terakhir. 

Padahal, korban dikirim ke pondok pesantren dengan harapan bisa memperdalam ilmu agama.

Keluarga korban juga mengungkapkan adanya upaya intimidasi berupa desakan untuk menandatangani kesepakatan damai, yang secara tegas mereka tolak. 

Merasa tidak mendapat keadilan di tingkat lokal, sang ibu kini menggantungkan harapan terakhirnya kepada Presiden.

"Saya memohon kepada Bapak Presiden tolong turunkan orang-orang kepercayaan Bapak dari Jakarta untuk memeriksa oknum-oknum polisi dan pejabat di daerah yang ikut membungkam darah anak saya," lanjut Titi membacakan surat.

Keluarga berharap hukum tegak seadil-adilnya tanpa melihat kasta atau status sosial dari para terduga pelaku.

"Tolong pastikan hukum tidak pandang bulu, meskipun pelakunya adalah anak tuan guru atau pemilik pondok pesantren. Nyawa anak saya tidak bisa dibeli dengan selembar kertas damai," demikian isi akhir surat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi aduan memilukan ini, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas agar korban mendapatkan haknya. 

Rapat tersebut turut dihadiri oleh dua korban yang selamat, kepolisian dari Polda NTB dan Polres Lombok Tengah, serta pihak perlindungan anak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wajah Baru MPLS: Dari Orientasi Siswa Hingga Bedah Teknologi Masa Depan

Wajah Baru MPLS: Dari Orientasi Siswa Hingga Bedah Teknologi Masa Depan

Professor Goes to School, sebuah forum diskusi yang melibatkan akademisi, guru, orang tua, hingga pihak yayasan untuk membedah tantangan pendidikan di era kecerdasan artifisial (AI).
Ternyata Ini Alasan Komedian Temon Mualaf Sebelum Dikabarkan Wafat, Videonya Viral Sejak 2025

Ternyata Ini Alasan Komedian Temon Mualaf Sebelum Dikabarkan Wafat, Videonya Viral Sejak 2025

Kabarnya mencuat dan dipertanyakan publik, lantaran komedian Temon Templar dimakamkan secara non muslim atau nasrani.
Igor Tolic Akui Perkembangan Persib Terganjal Lapangan Pendamping yang Tak Ideal

Igor Tolic Akui Perkembangan Persib Terganjal Lapangan Pendamping yang Tak Ideal

Sudah hampir satu pekan Persib berkumpul untuk menjalani latihan demi menyambut turnamen pramusim Piala Presiden.
MY Terduga Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Segera Jalani Tes Kesehatan Jiwa

MY Terduga Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Segera Jalani Tes Kesehatan Jiwa

Aparat kepolisian menjadwalkan pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap MY (34), pria yang diduga melakukan aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Lestarikan Tradisi dan Ciptakan Peluang Ekonomi, PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

Lestarikan Tradisi dan Ciptakan Peluang Ekonomi, PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

Komitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal kembali diwujudkan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale).
Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi, Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi, Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

Kuasa hukum terdakwa mengatakan dua ahli menyebut alat bukti yang diperoleh dengan cara melawan hukum tidak dapat dijadikan dasar untuk menghukum terdakwa.

Trending

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Tampil impresif sebagai kiper utama, Cremonese yang gagal bertahan di Serie A pun resmi berpisah dengan Emil Audero. 
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Selengkapnya

Viral