News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi, Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

Kuasa hukum terdakwa mengatakan dua ahli menyebut alat bukti yang diperoleh dengan cara melawan hukum tidak dapat dijadikan dasar untuk menghukum terdakwa.
Senin, 13 Juli 2026 - 21:22 WIB
Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Dua saksi ahli dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Kasus dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung pada Senin (13/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan dua saksi ahli, yakni pakar hukum pidana Chairul Huda dan pakar hukum perdata sekaligus ahli pengadaan barang dan jasa pemerintahan Sogar Simamora.

Kuasa hukum Ade Kuswara Kunang, I Wayan Suka Wirawan, mengatakan kedua ahli memiliki pandangan yang sejalan bahwa alat bukti yang diperoleh dengan cara melawan hukum tidak dapat dijadikan dasar untuk menghukum terdakwa.

"Kedua ahli menyampaikan bahwa semua alat bukti yang diperoleh dengan cara melawan hukum adalah tidak sah dan tidak bisa digunakan untuk menghukum para terdakwa," ujar Wayan usai persidangan.

Wayan juga menyatakan para ahli juga menilai Ade Kuswara Kunang maupun H.M. Kunang tidak memiliki kewenangan hukum terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Menurutnya, tuduhan bahwa kliennya memberikan perintah untuk mengatur proyek juga dinilai tidak memenuhi unsur hukum.

"Orang yang tidak memiliki kewenangan tidak mungkin berwenang memberikan perintah. Karena itu, tuduhan mengenai adanya perintah pengaturan proyek menurut ahli tidak memenuhi syarat sebagai suatu perintah dalam perspektif hukum," katanya.

Wayan juga menegaskan hubungan hukum terkait uang yang menjadi sorotan dalam perkara tersebut merupakan hubungan keperdataan berupa pinjam-meminjam.

"Hubungan hukumnya adalah pinjam-meminjam uang yang dilakukan sesuai kaidah hukum perdata. Karena itu, hukum perdata harus dihormati karena merupakan hukum yang bersifat universal dan apolitis," ujarnya.

Ahli Pidana Soroti Unsur Tangkap Tangan

Dalam keterangannya di persidangan, Chairul Huda menilai berdasarkan fakta persidangan yang diketahuinya, perkara tersebut bukan merupakan operasi tangkap tangan (OTT).

Menurutnya, apabila penangkapan bukan merupakan peristiwa tangkap tangan, maka barang bukti yang diperoleh harus didukung surat perintah penangkapan yang sah agar dapat digunakan sebagai alat bukti.

"Menurut saya, dari fakta persidangan dan informasi yang saya peroleh melalui media, ini bukan sama sekali peristiwa tangkap tangan. Seharusnya ini adalah penangkapan biasa," kata Chairul.

Ia menjelaskan, dalam tindak pidana suap, peristiwa tangkap tangan seharusnya terjadi saat proses penyerahan uang antara pemberi dan penerima berlangsung.

"Suap harus terjadi pada saat serah terima antara pemberi dan penerima berada di ruang yang sama. Sementara fakta persidangan menunjukkan pemberi dan penerima ditangkap di tempat yang berbeda. Itu menunjukkan ini bukan peristiwa tangkap tangan," ujarnya.

Chairul Huda juga menilai unsur suap harus berkaitan dengan kewenangan pejabat yang menerima uang tersebut.

Menurutnya, saat peristiwa yang didakwakan terjadi, Ade Kuswara Kunang baru menjabat sebagai Bupati Bekasi sehingga tidak memiliki keterkaitan langsung dengan penentuan pemenang pengadaan barang dan jasa.

"Dari sisi ini tidak relevan karena tidak ada hubungan antara proses pengadaan barang dan jasa dengan apa yang disebut sebagai pemberian kepada bupati," katanya. (muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Berbagai pihak turut andil dalam pemulihan pasca bencana di Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Jadwal Japan Open 2026, Selasa 14 Juli: Ada 3 Wakil Indonesia Beraksi, Alwi Farhan Lawan Tunggal Putra Senior

Jadwal Japan Open 2026, Selasa 14 Juli: Ada 3 Wakil Indonesia Beraksi, Alwi Farhan Lawan Tunggal Putra Senior

Sebanyak tiga wakil Indonesia akan meramaikan jadwal Japan Open 2026 pada Selasa (14/7/2026). Salah satunya adalah Alwi Farhan di nomor tunggal putra.
Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Setelah penyisiran polisi memastikan kondisi sekolah aman usai dugaan teror bom, KBM di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal.
Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Sosok pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. MY merupakan seorang wiraswasta. Ternyata rumahnya tidak jauh dari TKP.

Trending

FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA resmi mengabulkan permintaan khusus juara dunia tiga kali itu untuk mengenakan jersey tandang berwarna biru tua saat menghadapi The Three Lions.
Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Setelah penyisiran polisi memastikan kondisi sekolah aman usai dugaan teror bom, KBM di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal.
Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Olahraga lari semakin diminati masyarakat. Aktivitas lari yang identik dengan gaya hidup sehat, ternyata juga dapat dikaitkan dengan charity atau kegiatan amal.
Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Berbagai pihak turut andil dalam pemulihan pasca bencana di Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Jadwal Japan Open 2026, Selasa 14 Juli: Ada 3 Wakil Indonesia Beraksi, Alwi Farhan Lawan Tunggal Putra Senior

Jadwal Japan Open 2026, Selasa 14 Juli: Ada 3 Wakil Indonesia Beraksi, Alwi Farhan Lawan Tunggal Putra Senior

Sebanyak tiga wakil Indonesia akan meramaikan jadwal Japan Open 2026 pada Selasa (14/7/2026). Salah satunya adalah Alwi Farhan di nomor tunggal putra.
Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Selengkapnya

Viral