Geger! Pengemudi Ojol di Tangerang Diduga Jadi Korban Pencurian Motor, Tewas Bersimbah Darah Usai Leher Ditusuk
- Instagram @viralciledug
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengemudi ojek online (Ojol) menggegerkan warga, usai ditemukan tewas bersimbah darah, di basecamp ojol di Perumahan Vila Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (12/7/2026) dini hari.
Peristiwa ini diunggah dalam akun media sosial Instagram @viralciledug, dengan keterangan “Driver Ojol Tewas Dirampok Saat Sedang Istirahat di Pos, Motor & Handphone Korban Raib Dibawa Kabur Pelaku”.
Terlihat dalam unggahan video, korban tengah berupaya dievakuasi oleh petugas kepolisian. Sementara itu juga tampak di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), telah dipasang garis polisi.
Selain itu juga tampak terduga pelaku yang tengah berjalan menggunakan hoodie terekam dalam CCTV yang berada di sekitar lokasi.
- Instagram @viralciledug
Terkait peristiwa ini, Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan membenarkan soal adanya peristiwa tersebut.
“Itu peristiwa pencurian dengan kekerasan atau curas. Terjadi pada hari Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 03.50 WIB. Di basecamp ojol, Perumahan Vila Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Korban inisial ATP drivel ojol,” kata Iwan, kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Kemudian, atas peristiwa ini, Iwan menerangkan bahwa korban tewas di lokasi akibat mengalami luka tusuk di bagian leher.
“Korban mengalami luka tusuk di bagian leher. Iya, (ditusuk saat) tidur. Iya, (meninggal) di lokasi. Sementara itu, korban dibawa ke RS Kabupaten, RSUD,” terangnya.
Selain itu, Iwan menyebutkan, korban juga mengalami kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone.
Adapun kronologi pencurian ini terjadi saat rekan korban atau saksi satu, tengah pergi mengantar penumpang dan meninggalkan korban yang sedang tertidur di lokasi.
“Saat melintas kembali, saksi melihat motor korban dibawa kabur oleh orang yang tak dikenal. Lalu mengejarnya hingga kehilangan jejak di daerah Kamal, Jakarta Utara. Setelah itu, rekan korban menerima telepon dari karyawan toko martabak tentang kondisi korban yang bersimbah darah,” ucapnya.
Sementara itu, usai saksi kembali ke TKP, terlihat di lokasi bahwa korban sudah dipadati oleh warga dan polisi. Hingga saat ini pihak kepolisian masih berupaya memburu pelaku.
“Sampai hari ini masih dalam penyelidikan (pelaku),” jelas Iwan. (ars/muu)
Load more