News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Analis: Relaksasi Produksi Nikel 2026 Jadi Katalis Positif untuk ANTM dan INCO

Rencana Kementerian ESDM merelaksasi kuota produksi nikel pada 2026 dinilai berpotensi jadi katalis positif bagi saham-saham tambang nikel nasional. Kebijakan
Selasa, 14 Juli 2026 - 15:35 WIB
Kepastian Pasokan Bijih Nikel Jadi Kunci Hilirisasi, INDEF Soroti Pentingnya Relaksasi Kuota Produksi
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merelaksasi kuota produksi nikel pada 2026 dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham tambang nikel nasional. Kebijakan tersebut juga dinilai dapat membuka peluang masuknya kembali dana asing ke sektor pertambangan, terutama emiten yang terlibat dalam agenda hilirisasi.

Analis Panin Sekuritas, Elandry Pratama menilai, relaksasi dan dukungan kebijakan terhadap industri nikel dapat mempercepat realisasi program hilirisasi nasional. Kebijakan itu juga berpotensi meningkatkan utilisasi aset perusahaan tambang nikel, seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Anggota Grup MIND ID.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk ANTM, peluangnya datang dari penguatan bisnis nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sementara VALE memiliki katalis dari ekspansi fasilitas pengolahan dan proyek hilirisasi yang berjalan," beber Elandry. 

Sebagai gambaran, sepanjang 2025, produksi bijih nikel ANTM mencapai sebesar 16,11 juta wet metric ton(wmt) atau meningkat 62% dibandingkan capaian produksi pada 2024 sebesar 9,94 juta wmt. Sementara total produksi nikel dalam bentuk matte INCO tercatat sebanyak 72.027 metrik ton (mt) sepanjang 2025. 

Elandry menambahkan, sentimen terhadap sektor nikel Indonesia berpotensi membaik di mata investor global karena posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik dunia. 

Jika didukung perbaikan fundamental dan kinerja emiten, kondisi tersebut dapat membuka peluang masuknya aliran modal ke sektor terkait.

Diketahui, saham ANTM mencatatkan kenaikan sebesar 2,46% dalam satu bulan terakhir ke angka Rp2.920 per penutupan perdagangan Senin, (13/7/2026). Di saat yang sama, saham INCO menguat 0,64% ke angka Rp4.740. 

Di sisi lain, Analis Komoditas Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan minat investor terhadap sektor pertambangan Indonesia karena memperbaiki prospek pertumbuhan perusahaan. Meski begitu, arus dana asing juga sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

"Masuknya dana asing tidak hanya ditentukan oleh kebijakan sektor nikel, melainkan juga dipengaruhi kondisi makro seperti arah suku bunga global, nilai tukar rupiah, serta sentimen terhadap pasar negara berkembang secara keseluruhan. Jadi, kebijakan ini lebih berpotensi mendorong sector rotation ke saham nikel dibanding menjadi pemicu utama arus masuk dana asing ke pasar Indonesia secara keseluruhan," tutur Lukman. 

Sebagaimana diketahui, pasar modal Indonesia tengah menghadapi derasnya arus keluarnya investor asing dengan akumulasi net foreign sell (NFS) sebesar Rp76,15 triliun secara year to date (ytd). 

Tren ini pun masih berlanjut dengan dana asing yang keluar sebesar Rp8,52 triliun. 

Sementara itu, kedua emiten nikel di bawah naungan MIND ID ini justru menunjukkan tren akumulasi dana asing. 

Hal ini terlihat dari nilai Net Foreign Buy (NFB) di ANTM dan INCO masing-masing sebesar Rp508,19 miliar dan Rp50,84 miliar secara bulanan. 
 
Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan, relaksasi produksi nikel dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku smelter yang masih mengalami kekurangan pasokan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk meningkatkan produksi secara signifikan.

Tri menjelaskan tambahan produksi yang diberikan tidak akan mengubah secara material target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel 2026 yang berada pada kisaran 260 juta hingga 270 juta ton.

Penyesuaian hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan dalam negeri yang masih membutuhkan tambahan pasokan bahan baku. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi X DPR Ungkap Anggaran Pelatnas 2026 Masih Belum Cair, Khawatir Target Medali Asian Games Tak Tercapai

Komisi X DPR Ungkap Anggaran Pelatnas 2026 Masih Belum Cair, Khawatir Target Medali Asian Games Tak Tercapai

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan anggaran untuk Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) masih belum cair sampai hari ini.
TC Bali Tahap 1 Selesai, Jordi Amat Pastikan Timnas Indonesia Siap Tarung di Piala AFF

TC Bali Tahap 1 Selesai, Jordi Amat Pastikan Timnas Indonesia Siap Tarung di Piala AFF

Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat mengaku TC berjalan dengan lancar dan ditutup dengan gim internal.
Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Polisi menetapkan pria berinisial RD alias D (25) sebagai tersangka dalam kasus pencurian disertai kekerasan (Curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online.
Vietnam sudah Menang 3 Kali, Timnas Indonesia Malah Adem Ayem Tanpa Uji Coba Jelang Piala AFF 2026

Vietnam sudah Menang 3 Kali, Timnas Indonesia Malah Adem Ayem Tanpa Uji Coba Jelang Piala AFF 2026

Dua kekuatan raksasa Asia Tenggara, Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam terpantau mengambil langkah yang bertolak belakang menjelang Piala AFF 2026. Di saat ...
Menkeu Purbaya Tanggapi Gugatan Patriot Bond: Ikuti Proses Hukum di MK

Menkeu Purbaya Tanggapi Gugatan Patriot Bond: Ikuti Proses Hukum di MK

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi adanya gugatan uji materi (judicial review) terhadap Patriot Bond ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan
Tekan Risiko Banjir, Pemkot Cirebon Bentuk Satgas Sungai

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Cirebon Bentuk Satgas Sungai

Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, membentukan Satuan Tugas (Satgas) Sungai sebagai langkah memperkuat pengendalian sampah di aliran sungai guna menekan risiko banjir pada musim hujan.

Trending

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

Laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Selasa (14/7/2026). Pengaduan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD LHI Riau, Muhajirin Siringo Ringo, dengan melampirkan dokumen hasil investigasi setebal 21 halaman.
Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah kembali mencuat di tengah-tengah publik bahkan jadi perbincangan publik, usai namanya disebut dalam persidangan kasus proyek pembangunan jalur
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atalanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral