News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Dugaan Pungli Rp300 Ribu di Rumah Belajar, Anggota Satpol PP Jakarta Timur Jalani Pemeriksaan

Seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur berinisial GS tengah menjalani pemeriksaan intensif di tingkat provinsi. 
Rabu, 15 Juli 2026 - 17:03 WIB
Ilustrasi Pungutan Liar (Pungli).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur berinisial GS tengah menjalani pemeriksaan intensif di tingkat provinsi. 

GS diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) di Rumah Belajar Merah Putih yang berlokasi di Cilincing, Jakarta Utara, dengan nominal sebesar Rp300 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Jakarta Timur, Andik Sukaryanto, mengonfirmasi bahwa proses investigasi masih terus bergulir. 

"Yang bersangkutan masih diperiksa oleh tim sampai hari ini. Hasilnya, kita tunggu saja nanti, karena ini kewenangan tim pemeriksa," jelas Andik di Jakarta, Rabu (15/7).

Selama proses ini, GS mendapatkan pengawalan ketat dari tim Petugas Tindak Internal (PTI) atau Provost Satpol PP Jakarta Timur guna mengantisipasi kemungkinan melarikan diri. 

Tim investigasi yang menangani kasus ini pun lintas sektoral, melibatkan unsur dari inspektorat hingga badan kepegawaian.

"Nanti, kan hari ini dia mau diperiksa sama tim, dari Inspektorat, Biro Hukum, Bagian Kepegawaian, Wali Kota," tambah Andik.

Lebih lanjut, Andik membeberkan fakta bahwa tindakan GS tersebut sangat menyalahi aturan. Selain lokasi kejadian berada di luar wilayah tugasnya di Jakarta Timur, GS juga diketahui beraksi tanpa dasar surat tugas yang resmi.

"Infonya, pernah bertugas di Jakarta Utara. Sebenernya, itu sudah salah. Terus, kalau kita itu biasanya dalam bertugas, pasti ada surat tugas. Dia kan tidak ada surat tugas ke sana, lagian bukan wilayahnya," ungkap Andik.

Kasus ini pun mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan tidak akan memberikan toleransi jika GS terbukti melakukan pemerasan terhadap pengelola rumah belajar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ada laporan pungli, kami akan dalami. Kalau memang benar ada Satpol PP yang melakukan, kami akan memberikan tindakan setegas-tegasnya. Tidak pandang bulu untuk itu," tegas Pramono di Balai Kota, Senin (13/7).

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada 6 Juli 2026. Kala itu, GS mendatangi lokasi dengan mengaku sebagai anggota Satpol PP Jakarta Utara dan mempertanyakan legalitas izin kegiatan belajar di sana. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Ayat Al-Quran tentang Kemerdekaan dan Persatuan, Cocok Dibaca saat HUT ke-81 RI

3 Ayat Al-Quran tentang Kemerdekaan dan Persatuan, Cocok Dibaca saat HUT ke-81 RI

Berikut 3 ayat Al-Quran tentang kemerdekaan dan persatuan, cocok dibaca saat perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Jadwal SEA V Cup 2026, Sabtu 8 Agustus 2026: Hadapi Thailand, Mampukah Timnas Voli Putri Indonesia Lanjutkan Tren Positif?

Jadwal SEA V Cup 2026, Sabtu 8 Agustus 2026: Hadapi Thailand, Mampukah Timnas Voli Putri Indonesia Lanjutkan Tren Positif?

Jadwal SEA V Cup 2026 leg kedua, Sabtu 8 Agustus yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Thailand yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand.
Lantai 11 hingga 16 Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Damkar Terjunkan Tiga Unit Skylift

Lantai 11 hingga 16 Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Damkar Terjunkan Tiga Unit Skylift

Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan tiga unit bronto skylift demi memadamkan api di lantai 11 hingga 16 gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis tadi malam.
Kapal Selam Scorpène Pertama Indonesia Mulai Dibangun di PT PAL

Kapal Selam Scorpène Pertama Indonesia Mulai Dibangun di PT PAL

Pembangunan fisik kapal selam pertama Scorpène® resmi dimulai melalui seremoni First Steel Cutting (FSC) Program Kapal Selam Scorpène® Republik Indonesia (SRI) di PT PAL Indonesia, Jumat (7/8).
Detik-detik Damkar Selamatkan Satu Korban dalam Kebakaran Hebat Gedung Bapenda DKI Jakarta

Detik-detik Damkar Selamatkan Satu Korban dalam Kebakaran Hebat Gedung Bapenda DKI Jakarta

Petugas gabungan Kepolisian dan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta berhasil selamatkan satu korban yang terjebak dalam peristiwa kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.

Trending

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salurkan 80.000 liter air bersih untuk masyarakat dan pondok pesantren di Madura.
Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rampung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) malam.
Selengkapnya

Viral