Seskab Teddy Turun Langsung Beri Pembekalan ke Akmil, Kepala Bakom: Taruna Membutuhkan Teladan Nyata
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol TNI Teddy Indra Wijaya turut memberikan pembekalan terhadap sekitar 1.600 taruna Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Timur pada Senin (13/7/2026).
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari turut mengapresiasi langkah Seskab Teddy tersebut.
Menurut Qodari materi yang disampaikan Seskab Teddy tidak hanya membakar semangat para taruna tetapi juga memperlihatkan kualitas pemikiran dan kapasitas kepemimpinannya.
Sebab, materi yang disampaiakn disebut Qodari berisikan pesan-pesan kuat karena lahir dari perjalanan, pengalaman, dan proses panjang yang dijalani Teddy dalam karier militernya.
“Pak Teddy luar biasa. Beliau menjadi contoh bagi adik-adik taruna dan juga bagi yang lain,” kata Qodari di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Pembekalan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut menekankan pentingnya membangun kepemimpinan yang berintegritas, menjunjung tinggi kebersamaan, serta memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Seskab Teddy juga mengajak para taruna untuk terus mengembangkan kapasitas diri, menjaga kedisiplinan, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Salah satu pesan Teddy yang paling berkesan bagi Qodari adalah keberanian untuk memilih jalan yang sulit sebagai bagian dari proses pembentukan diri dan kepemimpinan.
“Pesan yang paling mengesankan ‘Carilah yang paling sulit. Masuk ke sana.’ Kelas,” ujar Qodari.
Qodari menilai pesan tersebut memiliki makna yang mendalam. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak dibentuk melalui jalan yang mudah, melainkan melalui keberanian menghadapi tantangan, kemauan menjalani proses, serta keteguhan untuk terus meningkatkan kemampuan diri.
“Pak Teddy wajar menjadi pemimpin masa depan karena paham rute dan syarat untuk menjadi pemimpin,” tegasnya.
Penilaian tersebut tidak terlepas dari perjalanan panjang Teddy di lingkungan militer. Ia memiliki sejumlah kualifikasi elite, antara lain Komando Kopassus, Penanggulangan Teror Satuan-81 Gultor, serta US Army Ranger.
Prestasi Teddy juga menonjol saat menempuh pendidikan di United States Army Infantry School, Fort Benning, Amerika Serikat, pada 2019. Ia dinobatkan sebagai International Honor Graduate atau Lulusan Kehormatan Internasional di antara 185 peserta. Teddy juga meraih Commandant’s List Award serta predikat Gold Army Physical Fitness Test dengan skor kesamaptaan jasmani sempurna.
Setahun kemudian, Teddy berhasil menyelesaikan pendidikan di US Army Ranger School. Sekolah pasukan elite Angkatan Darat Amerika Serikat tersebut dikenal menerapkan standar kelulusan yang sangat ketat serta menguji ketahanan fisik, mental, kemampuan taktis, dan kepemimpinan pesertanya. Atas keberhasilan tersebut, Teddy berhak menyandang kualifikasi Ranger Tab.
Menurut Qodari, rekam jejak tersebut membuat materi yang disampaikan Teddy kepada para taruna terasa autentik dan relevan. Teddy tidak hanya berbicara mengenai kepemimpinan secara konseptual, tetapi juga membagikan pelajaran yang ditempa melalui pendidikan keras, pengalaman lapangan, kedisiplinan, dan pengabdian.
“Pembekalan seperti ini penting karena para taruna membutuhkan teladan nyata. Mereka perlu melihat bahwa untuk menjadi pemimpin bangsa diperlukan integritas, keberanian menghadapi kesulitan, kapasitas yang terus diasah, serta komitmen kuat untuk mengabdi kepada negara,” pungkas Qodari.
Diketahui, pembekalan tersebut diikuti lebih dari 1.600 taruna tingkat I, II, dan III Akademi Militer. Dalam kegiatan itu, Seskab Teddy hadir bersama delapan rekannya yang turut berbagi pengalaman dan wawasan kepada para taruna.(ant/raa)
Load more