News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedih Lihat Kondisi Korban, Wakil DPR RI Desak Aparat Penegak Hukum Tegas pada Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) NTB sejak awal memberikan pendampingan terhadap korban/keluarga.
Kamis, 16 Juli 2026 - 07:00 WIB
Orang tua santri korban pembakaran, Rumah (tengah) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com- Belum lama ini, Komisi III DPR RI mengadakan rapat yang membahas kasus dugaan pembakaran santri di Lombok. Rapat yang turut mengundang korban dan Kapolres Lombok Tengah. 

Korban pun juga didampingi oleh kuasa hukum dan tim pengacara hotman paris 911. Kasus dugaan pembakaran santri ini masih didalami Kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehubungan dengan ini, Wakil DPR RI juga ikut menyoroti kasus yang merenggut 3 korban itu. Salah satunya dinyatakan meninggal dunia diduga dibakar hidup-hidup.

Disampaikan kalau keluarga korban meminta dukungan agar kasus yang menimbulkan korban jiwa dan luka bakar serius itu, bisa diusut hingga tuntas serta memberikan keadilan bagi para korban.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sari Yulia sampaikan negara tidak boleh abai terhadap kasus kekerasan yang telah merenggut nyawa seorang korban.

Ia juga mendorong, aparat penegak hukum harus memastikan seluruh proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan berkeadilan.

"Kami sudah melihat dan mendengar langsung kondisi para korban. Dari tiga korban, satu meninggal dunia dan dua lainnya mengalami cedera fisik yang cukup parah akibat pembakaran tersebut," katanya dalam laman resmi dpr.go.id, Kamis (16/7).

"Kami memohon kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dan memproses kasus ini sampai selesai. Kasus ini harus ada yang bertanggung jawab dan harus jelas siapa pelakunya," jelasnya. 

2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
Sumber :
  • Instagram/@senjajaya

Di sisi lain, Kepolisian Lombok Tengah pun mendalami kasus tersebut. Kini sudah ada dua orang ditetapkan sebagai tersangka. 

Perlu tahu, kasus itu memakan 3 korban, yang merupakan santri, di mana 1 telah meninggal dunia dan 2 orang masih dirawat karena mengalami luka bakar berat.

Pemprov Nusa Tenggara Barat pun menyampaikan santri yang menjadi korban kebakaran di Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Tengah itu, menjadi penerima bantuan zakat (mustahik) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. 

Mengapa Statusnya jadi Mustahik?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, bahwa penanganan maupun bantuan terhadap korban maupun keluarga sudah menjadi atensi pemerintah daerah.

"Kalau pengobatan pasti kita akan komunikasikan secara bersama, namun karena ini sudah menjadi atensi aparat penegak hukum kita akan melihat sejauh mana penanganan yang diberikan," ujarnya di Kantor Gubernur NTB. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harlin E Rahardjo Sebut 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026 Diikuti Perenang Pemegang Rekor Dunia ‎

Harlin E Rahardjo Sebut 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026 Diikuti Perenang Pemegang Rekor Dunia ‎

Gelaran ‎3rd South East Asia Aquatics (SEAA) Masters Swimming Championship 2026 secara resmi telah dimulai
Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat asusila di salah satu masjid Makkah, dua warga negara Bangladesh dijatuhi hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
BREAKING
NEWS
Diduga Terjadi Tawar-Menawar, Kepala BPK Jawa Tengah Bilang "Tolong Support Rp600 Juta" ke Bupati Klaten hingga Deal-nya Rp400 Juta

Diduga Terjadi Tawar-Menawar, Kepala BPK Jawa Tengah Bilang "Tolong Support Rp600 Juta" ke Bupati Klaten hingga Deal-nya Rp400 Juta

KPK mengungkap adanya dugaan tawar-menawar atau negosiasi antara Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah dengan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Setelah itu, terjadilah negosiasi hingga deal-nya atau kesepakatannya, yakni Rp400 juta.
Saatnya Jual, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Melonjak ke Rp2.572.000 per Gram

Saatnya Jual, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Melonjak ke Rp2.572.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 17 Oktober 2026 melonjak ke angka Rp2.572.000 per gram. Harga beli kembali atau buyback juga ikut melonjak ke angka Rp2.387.000 per gram.
Pantau Langsung Karhutla Kalsel, Tim Korsahli Mabes Polri Puji Tiga Terobosan Kapolda Kalsel

Pantau Langsung Karhutla Kalsel, Tim Korsahli Mabes Polri Puji Tiga Terobosan Kapolda Kalsel

Tim Koordinator Staf Ahli (Korsahli) Mabes Polri yang dipimpin Andy Soebjakto, Edi Hasibuan, dan Kombes Pol Deddy menggelar kunjungan kerja intensif ke Provinsi
Akuatik Indonesia Gelar 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026, 600 Perenang dari 5 Negara Turut Berpartisipasi

Akuatik Indonesia Gelar 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026, 600 Perenang dari 5 Negara Turut Berpartisipasi

Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang internasional bertajuk 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026

Trending

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Dua pertandingan dari klub yang dibela pemain Timnas Indonesia, SC Heerenveen dan Sassuolo bertanding pada Sabtu (17/10/2026) dini hari WIB. Namun baik Mees Hilgers dan Jay Idzes tak bermain di pertandingan itu. 
Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Artis Ruben Onsu memasukkan 2 barang bukti ke dalam laporannya terkait video yang viral. Berikut penjelasan lengkap Polisi dan Pengacara.
Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Usai Raih Dua Medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia Langsung Gelar Kejurnas

Usai Raih Dua Medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia Langsung Gelar Kejurnas

Usai meraih dua medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia langsung menggelar Kejurnas di Jakarta yang diikuti 20 provinsi demi mencari bibit atlet baru potensial.
Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
Komentar Pelatih Timnas Futsal Indonesia setelah Kalah 0-3 dari Brasil

Komentar Pelatih Timnas Futsal Indonesia setelah Kalah 0-3 dari Brasil

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang anak asuhnya usai dipaksa mengakui keunggulan Brasil dengan skor ..
Selengkapnya

Viral