Minta Kesadaran Masyarakat Soal Alam, Aliasi Kebangsaan Ingatkan Ancaman Besar "Amuk Alam"
- Antara
Salah satunya, Pontjo mencontohkan, langkah paling sederhana tetapi sangat penting adalah gerakan nasional menanam dan merawat pohon.
Kata “merawat”, menurut Pontjo, harus selalu mengikuti kata “menanam”. Sebab selama ini tidak sedikit kegiatan penanaman pohon berhenti setelah acara selesai, foto bersama dilakukan dan bibit ditancapkan. Setelah itu, pohonnya mati tidak dirawat.
Pontjo berpendapat, gerakan penghijauan harus diukur bukan dari berapa juta bibit yang dibagikan, melainkan berapa banyak pohon yang hidup setelah satu, tiga, lima hingga sepuluh tahun.
"Yang tak kalah penting dari itu, berapa banyak rakyat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Karena itu, gerakan ini harus menjadi budaya bangsa kita," tandasnya.
Pontjo juga menegaskan, alam adalah rumah bersama. Hutan adalah penjaga air. Pohon adalah pelindung tanah. Sungai adalah urat nadi kehidupan. Laut adalah sumber pangan dan pengatur iklim.
"Menanam pohon hari ini bukan sekadar menanam batang dan daun. Kita sedang menanam air, udara bersih, keselamatan, pekerjaan dan harapan bagi anak cucu Indonesia," ungkapnya.
Load more