News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Kesadaran Masyarakat Soal Alam, Aliasi Kebangsaan Ingatkan Ancaman Besar "Amuk Alam"

Ketua Aliasi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tidak menganggap enteng adanya potensi besar ancaman terjadinya 'amuk alam'.
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:31 WIB
Ilustrasi banjir besar di Sumatra.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Aliasi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tidak menganggap enteng adanya potensi besar ancaman terjadinya 'amuk alam'.

Bentuknya, kata Pontjo, bisa banjir bandang, longsor, gempa megatrust, gelombang panas, kenaikan permukaan laut, abrasi pantai, krisis air bersih, dan kekeringan panjang yang berefek pada gagal panen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alam sesungguhnya tidak pernah memusuhi manusia. Namun, ketika hutan terus ditebang, gunung dikeruk, sungai dipersempit, rawa ditimbun dan tanah ditutup beton tanpa kendali, keseimbangan alam akan terganggu," kata Pontjo kepada pers di Jakarta, (17/7/2026)

Karena itu, lanjut Pontjo, sudah saatnya pemerintah bersama seluruh rakyat Indonesia membangun kesadaran baru untuk segera berdamai dengan alam.

Salah satunya, tegas Pontjo, dengan meningkatkan kepedulian terhadap alam bukan sekadar urusan lingkungan hidup, tetapi menyangkut keselamatan manusia, ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi dan masa depan bangsa.

Menurut Pontjo, ancaman yang kita hadapi saat ini semakin kompleks. Indonesia berada di wilayah rawan gempa bumi, tsunami dan aktivitas gunung berapi.

Di sejumlah kawasan terdapat zona megathrust yang menyimpan potensi gempa besar.

Perubahan iklim, kata Pontjo, juga memperbesar intensitas berbagai cuaca ekstrem. Salah satunya, apa yang sekarang terjadi di Eropa dan Amerika seharusnya menjadi peringatan bagi Indonesia.

Pada Juni 2026, suhu di sejumlah wilayah Eropa mencapai sekitar 42,2 derajat Celsius. Rata-rata suhu daratan Eropa pada bulan itu menjadi salah satu yang tertinggi dalam catatan.

Pontjo menyebutkan, pada Juli 2026, Italia bahkan menghadapi kemungkinan suhu mencapai 44 derajat Celsius. Gelombang panas dan kondisi kering turut memperbesar kebakaran hutan di Prancis, Spanyol, Inggris, Kanada dan Amerika Serikat.

Di Amerika, gelombang panas berbahaya diperkirakan menjangkau sebagian besar wilayah negara tersebut, dengan suhu di sejumlah tempat melampaui 100 derajat Fahrenheit atau sekitar 37,8 derajat Celsius.

"Fenomena ini menunjukkan bahwa “amuk alam” bukan lagi cerita tentang masa depan. Ia sedang berlangsung di depan mata," tegasnya.

Pontjo berpendapat, dalam menghadapi keadaan tersebut, Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan rapat, seminar, slogan dan seremoni Hari Lingkungan Hidup. Kita membutuhkan gerakan nyata yang masif, sistematis dan berkelanjutan.

Salah satunya, Pontjo mencontohkan, langkah paling sederhana tetapi sangat penting adalah gerakan nasional menanam dan merawat pohon.

Kata “merawat”, menurut Pontjo, harus selalu mengikuti kata “menanam”. Sebab selama ini tidak sedikit kegiatan penanaman pohon berhenti setelah acara selesai, foto bersama dilakukan dan bibit ditancapkan. Setelah itu, pohonnya mati tidak dirawat.

Pontjo berpendapat, gerakan penghijauan harus diukur bukan dari berapa juta bibit yang dibagikan, melainkan berapa banyak pohon yang hidup setelah satu, tiga, lima hingga sepuluh tahun.

"Yang tak kalah penting dari itu, berapa banyak rakyat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Karena itu, gerakan ini harus menjadi budaya bangsa kita," tandasnya.

Pontjo juga menegaskan, alam adalah rumah bersama. Hutan adalah penjaga air. Pohon adalah pelindung tanah. Sungai adalah urat nadi kehidupan. Laut adalah sumber pangan dan pengatur iklim.

"Menanam pohon hari ini bukan sekadar menanam batang dan daun. Kita sedang menanam air, udara bersih, keselamatan, pekerjaan dan harapan bagi anak cucu Indonesia," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik belum puas dengan sederet gelar yang telah diraihnya bersama tim. Kini, ia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus berambisi.
Paddy Pimblett Sindir Keras Ilia Topuria karena Tuduh Justin Gaethje Curang

Paddy Pimblett Sindir Keras Ilia Topuria karena Tuduh Justin Gaethje Curang

Paddy Pimblett melontarkan kritik keras kepada Ilia Topuria setelah petarung asal Spanyol itu menuduh Justin Gaethje melakukan kecurangan dalam pertarungan.
Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Video mesum a day in my life, dua pria yang diduga pasangan sesama jenis itu, berseliweran di medsos. Bahkan muncul dengan banyak potongan video pendek.
Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga emas Antam hari ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per gram. Buyback yang terpantau ikut naik.
Timnas Voli Putri Indonesia Perbaiki Nasib, Naik Peringkat Meski Gagal Tembus 5 Besar Asian Games 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Perbaiki Nasib, Naik Peringkat Meski Gagal Tembus 5 Besar Asian Games 2026

Meski gagal menembus lima besar Asian Games 2026, namun Timnas Voli Putri Indonesia tetap naik peringkat dibandingkan dengan pencapaiannya di edisi sebelumnya.
Gagal Raih Medali Lagi Asian Games, Media Korea Singgung Hilangnya Sosok Kim Yeon-koung

Gagal Raih Medali Lagi Asian Games, Media Korea Singgung Hilangnya Sosok Kim Yeon-koung

Tim voli putri Korea Selatan kembali gagal meraih medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. media Korea mengaitkan dengan absennya legenda, Kim Yeon-koung.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Media sosial digemparkan dengan satu video mesum yang menampilkan pasangan sesama jenis (gay) bertajuk atau bertemakan a day in my life. Hal ini menuai atensi.
Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks, yang hendak menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, berbicara soal Malaysia. Ini menjadi duel yang dinantikan oleh para suporter.
Selengkapnya

Viral