Kementrans Jadikan Ajang Piala Dunia 2026 Momentum Pembangunan Transmigrasi
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turut ikut serta dalam momentum perhelatan Piala Dunia 2026 dengan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar).
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman turut mengajak para pegawai di Kementrans mengikuti kegiatan nobar pada saat pertandingan semifinal antara Inggris dan Argentina beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut juga terhubung secara daring dengan kawasan transmigrasi di Malaka, Salor, dan Rempang, serta Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi di Yogyakarta, Denpasar, Banjarmasin, dan Pekanbaru.
“Kementerian Transmigrasi menyambut baik ajakan TVRI untuk menggelar nonton bareng semifinal Piala Dunia. Kita ingin ikut menyemarakkan pesta sepak bola dunia sekaligus mempererat kebersamaan. Lewat kegiatan ini, masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi dapat merasakan semangat yang sama meskipun berada di tempat yang berjauhan,” ujar Iftitah, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Ifititah menjelaskan ajang nobar itu dalam upaya membangun kebersamaan antar pihak.
Ia menjelaskan olahraga sepak bola turut mengajarkan nilai-nilai yang juga menjadi fondasi pembangunan transmigrasi.
“Tidak ada kemenangan yang diraih oleh satu orang. Sebuah tim menang karena memiliki tujuan yang sama, saling percaya, disiplin, bekerja sama, dan berjuang sampai peluit akhir. Nilai-nilai itulah yang juga sedang kita bangun dalam transformasi transmigrasi,” katanya.
Ia menjelaskan paradigma baru berupa menempatkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang hanya dapat berkembang melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, perguruan tinggi, hingga dunia usaha.
“Kalau semua bergerak sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal. Tetapi ketika semua menjadi satu tim, maka kita bisa menciptakan kawasan transmigrasi yang produktif, maju, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.
Suasana nonton bareng semakin hangat ketika Menteri Iftitah berbagi kisah mengenai kecintaannya terhadap tim nasional Inggris yang berawal dari pertandingan legendaris Inggris melawan Argentina pada Piala Dunia 1986.
“Sejak pertandingan Inggris melawan Argentina tahun 1986 saya sudah mendukung Inggris. Saya masih ingat Peter Shilton dan gol Diego Maradona yang terkenal dengan Hand of God. Jadi malam ini seperti laga yang penuh sejarah. Apakah kali ini giliran Inggris membalas? Kita lihat bersama,” ujarnya.(raa)
Load more