Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pertunjukan Teater Musikal Fantasy Land Sukses Digelar di Galeri Indonesia Kaya
- Istimewa
Dari sisi cerita, Fantasy Land mengusung pola hero’s journey, menggambarkan perjalanan Luna yang bertransformasi dari anak yang dipenuhi ketakutan menjadi sosok yang berani menghadapi tantangan. Nilai tersebut disampaikan melalui alur yang ringan dan dekat dengan kehidupan anak.
Aktris Tika Bravani yang hadir bersama putranya mengaku menikmati keseluruhan pertunjukan. Menurutnya, konsep yang dihadirkan membuat anak-anak dapat menikmati teater tanpa merasa terbebani.
“Aku berharap Fantasy Land bisa tampil di panggung yang lebih besar. Pertunjukannya benar-benar kids friendly. Seru sekali kalau nanti ada Fantasy Land kedua,” ujarnya.
Ia juga menilai pertunjukan tersebut menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan seni pertunjukan kepada anak sejak dini.
“Tadi anakku bisa menikmati dan mengikuti ceritanya. Menurutku ini pengalaman yang seru,” katanya.
Apresiasi juga datang dari berbagai kalangan. Sejumlah tokoh dari Komisi Nasional Disabilitas, Kementerian Agama, serta pemerhati anak menyampaikan dukungan melalui tayangan video yang diputar usai pertunjukan.
Melalui Fantasy Land, Regina Art ingin menunjukkan bahwa seni pertunjukan dapat menjadi ruang yang inklusif bagi semua anak. Tidak hanya menyuguhkan hiburan, pementasan ini juga membawa pesan bahwa setiap anak berhak menikmati pengalaman berkesenian tanpa dibatasi oleh cara mereka berinteraksi maupun mengekspresikan diri.
Ketika pertunjukan berakhir dan para penonton meninggalkan ruang teater, yang terbawa pulang bukan sekadar kisah petualangan Luna di dunia fantasi. Bagi banyak keluarga, Fantasy Land menghadirkan pengalaman bersama yang memperlihatkan bahwa panggung seni dapat menjadi ruang yang menerima keberagaman sekaligus menumbuhkan keberanian, empati, dan imajinasi anak.
Load more