News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perangi Aksi Begal dan Rampok, KDM Punya 3 Langkah Strategis Lindungi Warga Jabar

Kasus begal dan rampok di Jawa Barat tengah meningkat. Kabar ini pun menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, berikut 3 langkah strategisnya.
Kamis, 23 Juli 2026 - 15:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM menyampaikan perhatiannya terhadap kasus begal dan copet yang lagi marak di Jawa Barat. Dia pun menyediakan tiga langkah strategisnya.

Langkah strategis lindungi warga Jabar dari aksi begal dan rampok. Hal ini sangat buat KDM geram, sebab ini masuk dalam tindakan kriminal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, jumlah kasus begal di Jawa Barat sudah  direkap sepanjang Juli 2026 jajaran Polda Jawa Barat telah mengungkap 24 kasus begal dan kejahatan jalanan, termasuk 19 kasus yang sebelumnya viral di media sosial.

"terima kasih ya berbagai pihak menyuarakan tentang kondisi keamanan di wilayah Bandung Raya karena munculnya banyaknya begal dan kejahatan kriminal lainnya," kata Dedi dalam keterangannya, Selasa 21 Juli 2026, dikutip dari viva.co.id, Kamis (23/7).

Ilustrasi Begal
Ilustrasi Begal
Sumber :
  • tvOnenews.com - ANF

Sehubungan dengan niat KDM dalam perangi aksi begal dan rampok itu, ada 3 langkah strategis disedikan Gubernur Jawa Barat tersebut, antara lain:

1. Polisi Bersenjata di Area Rawan

Salah satu langkah yang diusulkannya, ialah menempatkan personel kepolisian di sejumlah titik strategis yang rawan tindak kriminal. Aparat tersebut juga diusulkan dilengkapi senjata sebagai upaya pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk secara teknis dan taktis melakukan pengamanan di seluruh wilayah Bandung Raya dan seluruh wilayah Jawa Barat, menempatkan aparat di titik-titik strategis bersenjata. Ini usulan saya. Dan ini adalah bagian untuk menciptakan rasa nyaman dan rasa aman bagi warga masyarakat," ujarnya.

2. Mengetatkan Aktivitas Siskamling di Wilayah RT/RW

Selain itu,KDM juga mengimau agar setiap kepala wilayah RT/RW mengetatkan program siskamling. Tujuannya untuk melindungi area temoat tinggal dari aksi begal maupun rampok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, terutama pada kawasan yang berpotensi menjadi lokasi pembegalan, perampokan, maupun tindak kriminal lainnya.

"Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk menjaga keamanan lingkungan kita masing-masing. Patroli di setiap RT-nya, di setiap RW-nya, di seluruh sudut-sudut strategis di wilayah kota dan desa yang menjadi potensi terjadinya aksi kriminal, pembegalan, perampokan, dan berbagai aksi kriminal lainnya yang meresahkan warga," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral