Masuk Daftar Tarif Section 301 USTR, Pemerintah Pastikan Negosiasi dengan AS Terus Berlanjut
- Istimewa
Pemerintah kini menunggu hasil investigasi lanjutan terkait isu excess capacity yang menurut informasi dari pihak AS akan diumumkan dalam waktu dekat. Indonesia berharap keputusan akhir yang diambil tetap memberikan ruang kompetitif bagi produk nasional di pasar Amerika.
“Berdasarkan info dari pihak AS, hasil investigasi terkait isu excess capacity akan diterbitkan dalam waktu dekat. Kita masih menunggu hasil dan pengumuman resmi hasil investigasi tersebut dan tentunya berharap agar tarif yang diterapkan favorable bagi Indonesia, serta produk-produk yang sudah dikecualikan dengan penandatanganan perjanjian ART sebelumnya dapat diakomodasi. Pemerintah secara aktif terus berkonsultasi dengan USTR untuk mendapatkan tarif yang terbaik dan kompetitif,” ungkap Haryo.
Mengantisipasi dampak kebijakan perdagangan AS, pemerintah juga menyiapkan strategi ganda untuk menjaga daya saing ekspor nasional. Langkah pertama dilakukan melalui reformasi di dalam negeri dengan memangkas hambatan regulasi, sementara strategi kedua ditempuh dengan memperluas akses ke pasar-pasar ekspor baru.
“Untuk menjaga daya saing ekspor, Pemerintah berfokus pada dua langkah utama. Dari sisi domestik, menyederhanakan regulasi impor bahan baku guna menekan biaya produksi agar produk ekspor dalam negeri semakin kompetitif,” urainya.
“Dari sisi pasar, mengoptimalkan perjanjian dagang yang sudah ada (IA-CEPA, IK-CEPA, RCEP, dll) dan secara agresif membuka pasar baru (melalui I-EAEU FTA, IEU-CEPA, ICA-CEPA) sebagai alternatif pasar AS,” tandas dia.(agr/raa)
Load more