News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Urai Kepadatan Penumpang, Stasiun Bekasi Ekstensi Mulai Dibangun

PT Summarecon Agung Tbk bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kementerian Perhubungan secara resmi memulai pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi. 
Jumat, 24 Juli 2026 - 19:58 WIB
PT Summarecon Agung Tbk bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kementerian Perhubungan resmi memulai pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Summarecon Agung Tbk bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kementerian Perhubungan secara resmi memulai pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi. 

Proyek infrastruktur ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Summarecon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi groundbreaking ditandai dengan penekanan sirine oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, serta jajaran direksi PT KAI dan Summarecon.

Stasiun Bekasi Ekstensi dirancang berdiri di atas lahan seluas 7.038 m² dengan total luas bangunan 6.733 m² setinggi tiga lantai, lengkap dengan koridor penghubung dan Sky Bridge. 

Kehadiran stasiun ini ditujukan untuk mengurai penumpukan penumpang di Stasiun Bekasi eksisting dengan melayani pergerakan dari arah barat dan selatan, sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal.

President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud kontribusi swasta dalam mendukung aksesibilitas transportasi publik.

"Dengan hadirnya Stasiun Bekasi Ekstensi yang merupakan bagian dari TOD Summarecon, Masyarakat Bekasi akan terhindar dari konsentrasi penumpukan penumpang, karena Stasiun Bekasi Ekstensi akan melayani para penumpang yang berasal dari arah barat dan selatan, dan Stasiun Bekasi yang saat ini sudah ada, akan lebih banyak melayani masyarakat dari arah Utara dan Timur. Inisiatif ini akan mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien, meningkatkan konektivitas kawasan, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan," ujar Adrianto.

Dukungan juga disampaikan oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyambut baik inisiatif ini. Hadirnya Stasiun Bekasi Ekstensi bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Harapannya menjadi kawasan yang semakin produktif mendukung mobilitas, kemudahan aktivitas masyarakat, dan pengembangannya sesuai dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD) Indonesia," ungkap Agus.

Pembangunan stasiun ini menandai tahap awal dari pengembangan kawasan TOD Summarecon, yang nantinya akan dilanjutkan dengan pembangunan jalur transportasi massal sepanjang 5 kilometer menuju Stasiun LRT Jabodebek. (dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral