News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Penjual Nasi Uduk Ungkap Awal Mula Bentrokan di Jalan Tambak Menteng hingga Tewaskan Satu Orang

Begini pengakuan penjual nasi uduk mengungkap awal mula bentrokan di Jalan Tambak Menteng hingga tewaskan satu orang.
Senin, 27 Juli 2026 - 12:28 WIB
Ilustrasi bentrokan di Jalan Menteng (foto hanya ilustrasi bukan kejadian sebenarnya)
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

tvOnenews.com - Bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026), masih menjadi perhatian aparat kepolisian. 

Insiden tersebut menewaskan seorang pria berinisial K, sementara polisi terus menyelidiki rangkaian peristiwa yang memicu kerusuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses penyelidikan, seorang penjual nasi uduk bernama Rusdi turut menceritakan detik-detik awal bentrokan. 

Kesaksiannya diunggah melalui akun media sosial @bangranistones dan menggambarkan bagaimana situasi yang semula hanya dipicu suara knalpot motor berujung menjadi kerusuhan.

Rusdi mengatakan kejadian bermula saat dua pemuda melintas sambil menggeber motor hingga menimbulkan suara bising. 

Saat itu, beberapa pelanggan yang sedang makan di warungnya merasa terganggu dan memberikan teguran.

"Awalnya ada orang bawa motor, motornya berisik digeber-geber, ada orang yang lagi makan di saya, nggak terima, ditegur gitu," ujar Rusdi.

Bentrokan maut antara dua kelompok warga yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Bentrokan maut antara dua kelompok warga yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • tvOne

Menurutnya, kedua pemuda tersebut sempat pergi, namun tidak lama kemudian kembali dengan membawa rekan-rekannya.

"Terus nggak lama kemudian manggil abang-abangnya dateng udah langsung kejadian."

Rusdi memperkirakan ada sekitar 10 orang yang datang menggunakan sepeda motor. Awalnya mereka hanya menanyakan sesuatu kepada warga, tetapi situasi kemudian berubah menjadi ricuh.

"Kurang lebih 10 orang, naik motor semua. Awalnya sih nanya-nanya doang, mungkin karena nggak dapet-dapet pelakunya jadi membabi buta," ungkapnya.

Ia juga mengaku tidak melihat para pelaku membawa senjata tajam saat keributan berlangsung.

"Pakai tangan kosong sih nggak pakai senjata," ujarnya.

Kerusuhan kemudian semakin meluas setelah warga dari kawasan sekitar ikut berdatangan.

"Kan kerusuhan makin meluas, ada orang yang manggil orang Matraman Dalam, orang-orang Dalam keluar, nyerang."

Bentrokan di Menteng Lukai Dua Orang, Polisi Selidiki Penyebab dan Bantah Isu Perusakan Rumah Ibadah
Bentrokan di Menteng Lukai Dua Orang, Polisi Selidiki Penyebab dan Bantah Isu Perusakan Rumah Ibadah
Sumber :
  • Tangkapan layar @balewisatawanjakpus10

Dalam kekacauan tersebut, gerobak nasi uduk milik Rusdi turut menjadi korban. 

Meski mengalami kerusakan, ia bersyukur tidak ada pelanggan yang menjadi korban karena warungnya sedang kosong saat itu.

"Cuma pecah kaca sama roda (gerobak nasi uduknya). Masih bisa dibenerin."

"Kalau yang makan di saya aman waktu itu lagi kosong."

Rusdi sendiri mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca.

"Cuma kena pecahan beling di bagian kaki."

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula ketika dua pemuda menggeber motor dengan suara knalpot yang keras hingga mengganggu warga sekitar. Teguran yang diberikan warga diduga memicu emosi para pemuda tersebut.

Detik-detik Mengerikan Peristiwa Bentrok di Jakarta Pusat Hingga Menewaskan 1 Orang
Detik-detik Mengerikan Peristiwa Bentrok di Jakarta Pusat Hingga Menewaskan 1 Orang
Sumber :
  • tvOnenews - Wildan

Tak lama kemudian, kedua pemuda itu disebut kembali bersama sekitar lima orang lainnya. 

Polisi juga masih mendalami dugaan apakah mereka berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat kejadian.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi aksi saling lempar batu. Bentrokan bahkan berlanjut hingga ke sebuah lahan kosong yang diduga menjadi tempat tinggal kelompok pemuda tersebut.

Hingga kini, Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia. 

Selain itu, sebanyak 15 orang telah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap secara utuh kronologi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan tersebut. (gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Liga Voli Korea 2026-2027 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! Liga Voli Korea 2026-2027 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania Indonesia karena Liga Voli Korea 2026-2027 bisa disaksikan di layar kaca tanah air. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri saat bermain abroad di liga utama Korea Selatan.
AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC memutuskan menunda Piala Asia yang seharusnya kick off pada 7 Januari 2027 tersebut menjadi pada Desember 2027 akibat situasi keamanan dan gangguan perjalanan di kawasan.
Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membawakan kabar buruk menjelang laga kontra Aston Villa di Liga Champions. Ada empat pemain yang menepi untuk pertandingan ini.
Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) HQ di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diwarnai dugaan intimidasi terhadap santriwati dan ustazah menuai sorotan.
Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral