News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 3 November 2026 - 13:36 WIB
Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Tulungagung, tvOnenews.com – Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka, yakni R, warga Tulungagung, dan DR (31), seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Kediri. Polisi mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat total mencapai 418,4 gram.

Kapolres Tulungagung, AKBP Wiwin Junianto, mengatakan pengungkapan jaringan peredaran sabu ini bermula saat polisi menangkap R pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Tulungagung. Dari tangan R, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 418,4 gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui sindikat peredaran narkoba ini," ujarnya, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka R mengaku hanya berperan sebagai kurir dan barang haram tersebut merupakan milik DR, yang kini ditahan di Lapas Kelas IIA Kediri. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polres Kediri Kota dan melakukan razia ke lapas.

"Kami segera melakukan koordinasi dengan Polres Kediri dan Polres Kediri Kota atas hasil penyelidikan jaringan peredaran sabu dari dalam Lapas Kediri," terangnya.

Pada Sabtu (31/10/2026) malam, petugas gabungan melakukan operasi di dalam Lapas Kediri. Mereka menyisir hunian Blok C Nomor 7 dan menemukan 26 paket sabu dengan berat total 7,64 gram serta sebuah ponsel. Sabu tersebut ditemukan di beberapa titik, seperti selokan hingga di dalam botol minuman.

Petugas juga melakukan tes urine. Hasilnya, enam narapidana dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

"Salah satu yang positif adalah DR yang merupakan residivis kasus narkotika dan sudah tiga kali keluar masuk penjara," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, sabu yang ditemukan di dalam lapas bukan milik DR. Namun, DR mengakui bahwa sabu yang diedarkan oleh R adalah miliknya. Kasus penemuan sabu di Lapas Kediri kini ditangani oleh Polres Kediri Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang temuan sabu di Lapas Kediri bukan milik DR," tegasnya.

Tersangka R dan DR diketahui sudah saling mengenal saat berada di Lapas Madiun. Setelah R keluar dari penjara, keduanya masih berkomunikasi. DR diketahui mengendalikan peredaran sabu, sedangkan R bertindak sebagai kurirnya. Tersangka R dijanjikan mendapat uang Rp20 juta untuk mengedarkan sabu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eisenkot Tolak Gabung dengan Pemerintahan Netanyahu Bahkan Jika Diminta Trump, Ini Alasannya

Eisenkot Tolak Gabung dengan Pemerintahan Netanyahu Bahkan Jika Diminta Trump, Ini Alasannya

KAN melaporkan bahwa Pemimpin Partai Yashar Gadi Eisenkot menolak bergabung dengan pemerintahan Benjamin Netanyahu. Eisenkot menyampaikan pernyataan itu baru-baru ini dalam sebuah pertemuan tertutup berdasarkan keterangan sumber yang tidak disebutkan namanya.
Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Berkaca dari kasus konten kreator Herri Pras yang kini viral dan dikenal kontroversi. Pengamat sosial dan keagamaan mengingatkan bahayanya mencela orang lain.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan pejabat bidang ekonomi Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa ..
Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT