Ditanya Ada Racun di TKP Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polisi Jawab Begini
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri penyebab tewasnya diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, Sutrimo masih menjadi buah bibir di tengah-tengah publik. Kemudian, awak media mempertanyakan apakah ada ditemukan racun di TKP tewasnya Sutrimo ke pihak kepolisian yang sedang olah TKP.
Pihak kepolisian melalui Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha membantah adanya temuan racun di lokasi kejadian saat olah TKP yang dilakukan bersama Tim Puslabfor Polri pada Senin (27/7/2026).
"Nggak, nggak, nggak," beber Robby, seperti dkutip dari Antara, saat ditanya mengenai adanya temuan racun di lokasi.
Selain itu, ia juga belum bersedia membeberkan hasil olah TKP maupun barang bukti yang diamankan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Seluruh barang bukti yang dikumpulkan akan diperiksa lebih lanjut di Puslabfor Polri.
"Ada beberapa ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan," ujarnya.
Berdasarkan pantauan awak media, polisi mulai membuka garis polisi yang terpasang di pagar Klinik Mordent sekitar pukul 13.11 WIB. Sejumlah personel Tim Puslabfor Polri kemudian memasuki area klinik dengan membawa perlengkapan pemeriksaan.
Usai melakukan pemeriksaan di dalam klinik, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti, di antaranya kotak hitam, bantal dengan sprei berwarna hijau, serta beberapa barang yang dibungkus plastik bening. Seluruh barang tersebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan laboratorium forensik.
Polisi menyelesaikan olah TKP sekitar pukul 14.13 WIB. Selama proses berlangsung, kondisi klinik tampak sepi dengan halaman yang dipenuhi daun kering, sementara sejumlah awak media menunggu perkembangan penyelidikan di lokasi.
Sebelumnya diberitakan, Kondisi tewasnya diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, Sutrimo kini menjadi pertanyaan sebagian publik, usai foto-foto kondisi Sutrimo beredar di media sosial.
Pasalnya, dari pantauan awak media, kondisi Sutrimo di mulutnya terlihat berbusa. Bahkan dalam cerita yang beredar di media sosial, Sutrimo sempat menelpon kerabatnya sebelum tewas. Namun, panggilan darurat itu berujung duka mendalam.
Lebih ironisnya, pada saat kerabat dan armada penolong bergegas menghampiri lokasi di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sutrimo sudah ditemukan dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri.
Tragisnya, dari mulut dan hidung pria tersebut tampak keluar busa.
Selnjutnya, kabar kepergian Sutrimo yang mendadak dan tak wajar ini sontak menyengat nurani publik, khususnya usai kabar duka tersebut meledak di media sosial lewat unggahan akun @kementerian_kurangajar. (aag)
Load more