News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serap Aspirasi Petani Tembakau, Kemenko PMK Sebut Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Masih Tahap Pengkajian

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) disebut tengah menyusun rancangan pembatasan kadar nikotin dan tar.
Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB
Ilustrasi industri tembakau
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) disebut tengah menyusun rancangan pembatasan kadar nikotin dan tar.

Lantas, rancangan tersebut turut menuai sejumlah penolakan dari petani tembakau yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah itu dengan mendatangi langsung Gedung Kemenko PMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) DPC Jember, Suwarno menekankan bahwa rancangan aturan pembatasan kadar nikotin  kuurang dari 1 persen dan tar kurang dari 10 persen dinilai berpotennsi merugikan petani. 

"Kami minta pemerintah dapat mencabut regulasi yang merugikan petani. Kami meminta pemangku kebijakan agar regulasi ini dibatalkan, jangan sampai diimplementasikan," ujar Suwarno, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Suwarno menjelaskan wilayah Jember terbilang tembakau menjadi komoditas andalan yang tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi tetapi juga berdampak pada demografi dan budaya lokal.

Tak hanya itu, ribuan pekerja turut terlibat dalam pengelolan tembakau hingga proses ekspor.

"Jember punya varietas Besuki Na-Oogst dan Kasturi yang jadi andalan petani. Jika dipaksakan rancangan pembatasan kadar nikotin ini, semua yang terlibat dalam usaha tembakau dan sendi-sendi kehidupan masyarakat Jember akan terdampak," jelasnya.

Merespons penolakan yang datang, Kepala Biro Komunikasi Kemenko PMK, Syarip Hidayat mengatakan proses penyusunan kebijakan bakal dilakukan melalui basis data dan bukti ilmiah serta secara seimbang baik dari aspek kesehatan masyarakat, keberlanjutan ekonomi, perlindungan tenaga kerja, kesejahteraan petani dan kepentingan nasional lainnya.  

Ia menekankan penetapan batasan kadar nikotin dan tar ini masih memerlukan proses panjang dengan melakukan kajian mendalam secara komprhensif dengan stakeholder terkait.

"Proses penyusunan rancangan pembatasan kadar nikotin dan tar ini masih panjang. Baru memasuki tahapan uji publik. Rancangan aturan ini tidak hanya menjadi domain Pak Menko PMK namun juga berkoordinasi dengan kementerian lain seperti Kemenperin, Kemendag. Jadi masih jauh, masih fase koordinasi antar kementerian/lembaga”, sebut Syarip Hidayat.

Di sisi lain, Ketua Umum DPN APTI, Agus Parmuji mengingatkan agar rancangan ambang batas nikotin dan tar tidak mengorbankan petani. 

Meskipun proses pembahasan tidak dilakukan dalam waktu dekat, draft rancangan aturan yang terus bergulir membuat petani khawatir dan pesimis atas keberlangsungan ekonominya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan sampai rakyat dikorbankan. Jangan sampai dalam proses penyusunan rancangan aturannya, KemenkoPMK rem nya blong. Jangan lupa, bahwa yang namanya bertani, proses pertanian itu bukan tergantung pada lama atau tidaknya regulasi dibuat. Setiap hari, kami petani di lapangan harus tetap menanam, mencari makan, untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, jangan sampai sawah ladang kami dihancurkan. Ada 2,5 juta petani tembakau se-Indonesia yang bakal mati dengan rancangan aturan pembatasan kadar nikotin dan tar ini," pungkasnya.(raa)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Uang Ratusan Juta Rupiah Ikut Diamankan KPK Dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

Uang Ratusan Juta Rupiah Ikut Diamankan KPK Dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, Senin (21/9).
Kronologi Ibadah Jemaat Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga Bersajam, Kini Pelaku Minta Maaf hingga Berakhir Damai

Kronologi Ibadah Jemaat Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga Bersajam, Kini Pelaku Minta Maaf hingga Berakhir Damai

Berikut kronologi peristiwa viral warga membawa sajam menghentikan kegiatan ibadah puluhan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Tangerang.
5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pekan ini, 21-27 September 2026: Ada yang dapat peluang tak terduga.
Data Coretax Diklaim Bocor, DJP Buka Suara dan Ungkap Kejanggalan

Data Coretax Diklaim Bocor, DJP Buka Suara dan Ungkap Kejanggalan

Data wajib pajak di Coretax diklaim bocor dan viral di media sosial. DJP membantah serta menyebut ada kejanggalan dalam data yang beredar.
Belum Tampil di V-League, Kondisi Megawati Hangestri Dipertanyakan Media Korea, Megatron Akhirnya Buka Suara

Belum Tampil di V-League, Kondisi Megawati Hangestri Dipertanyakan Media Korea, Megatron Akhirnya Buka Suara

Megawati Hangestri hingga kini belum tampil dalam pertandingan resmi V-League 2026-2027 bersama Hyundai Hillstate. Media Korea sempat pertanyakan Megatron.
Kompetisi Sudah Masuk Masa Jeda Internasional, Ini Update Pemain Timnas Indonesia yang Sudah Berkumpul Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Kompetisi Sudah Masuk Masa Jeda Internasional, Ini Update Pemain Timnas Indonesia yang Sudah Berkumpul Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Baik pemain yang tampil di Super League hingga abroad pun sudah mulai berkumpul bersama Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. 

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar menyebutkan bahwa DPP GMNI melaporkan sejumlah pihak dari lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ke Bareskrim Polri. Hal ini
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Selengkapnya

Viral