News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KWP Kecam Pernyataan Deddy Sitorus yang Sebut Wartawan "Sirkus", Ancam Lapor ke MKD

KWP mengecam pernyataan Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, yang menyebut kehadiran awak media di ruang rapat sebagai sirkus. KWP menilai ucapan tersebut
Kamis, 30 Juli 2026 - 14:30 WIB
KWP Kecam Pernyataan Deddy Sitorus yang Sebut Wartawan "Sirkus", Ancam Lapor ke MKD
Sumber :
  • istimewa

Deddy menegaskan ucapannya ditujukan pada situasi rapat yang dinilainya semrawut.

"Yang saya protes TA dan staf yang bergerombol di dalam, padahal sudah disediakan tempat di balkon. Coba Anda periksa rekamannya, ada nggak saya sebut wartawan? Jangan memfitnah!" ujar Deddy saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai wartawan, baiknya lakukan check and recheck dulu sebelum bereaksi," imbuhnya.

Ditemui di sela rapat Komisi II DPR, Deddy menegaskan tak pernah menyebut wartawan. Dia mengatakan yang dia maksud adalah banyaknya tenaga ahli (TA) dan staf peserta rapat di ruang rapat.

"Jadi saya tidak menyebut tentang wartawan, terutama yang TA, staf dari para peserta rapat. Saya tidak ada menyinggung wartawan," kata Deddy di gedung DPR.

Deddy meminta pihak yang mempersoalkan ucapannya memeriksa rekaman rapat. Menurutnya, saat itu rapat sudah dimulai tapi masih banyak orang berdiri di dalam ruang rapat meski telah disediakan tempat di balkon.

"Nggak ada sama sekali. Periksa rekamannya, ya, jadi saya tidak ada. Saya melihat situasi rapat sudah mulai, terlalu banyak orang di dalam, padahal sudah ada balkon di atas. Saya bilang, 'Tolong tertibkan. Sudah disediakan di atas, jangan kayak sirkus.' Itu yang saya sebut," ujarnya.

Deddy juga membantah anggapan bahwa dirinya marah kepada wartawan. Deddy merasa dirinya tak perlu meminta maaf karena tidak pernah menyebut wartawan dalam ucapannya.

"Minta maaf apa? Dia minta maaf berasumsi tanpa memeriksa fakta. Dia harus diperiksa itu. Mau kayak gimana? Minta maaf sama siapa?" katanya.

Deddy mengaku tak masalah akan dilaporkan ke MKD. Dia mengatakan tak pernah menyebut wartawan dalam ucapannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Silakan, mana basis penilaiannya? Coba bawa ke saya. Saya ada menyebut wartawan, nggak? Ada menyebut orang? Nggak. Suasananya yang saya sebut sudah kayak sirkus. Ini rapat! Gitu, lho. Kenapa jadi, coba saya tunggu mana kalau dia ada bukti rekaman saya ngomong wartawan sirkus, tunjukkan sama saya, oke? Kalau nggak, jangan bikin fitnah, nanti saya yang lapor," katanya.

"Silakan (lapor MKD). No problem. Silakan, saya nggak ada masalah. Saya tidak punya, apa namanya, ya? Saya tidak menyebutkan sesuatu yang salah. Saya lihat sudah rapat dimulai, semua orang berdiri, dan yang paling saya protes tuh adalah staf dan apa namanya, TA yang nggak ada hubungannya sama rapat," bebernya. (aag)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meta Kembangkan Robot Humanoid Bersama Perusahaan China, Max Disiapkan Jadi Asisten Rumah Tangga

Meta Kembangkan Robot Humanoid Bersama Perusahaan China, Max Disiapkan Jadi Asisten Rumah Tangga

Meta mengembangkan robot humanoid Max bersama perusahaan robotika China, Fourier. Purwarupa ini menjadi bagian dari eksperimen integrasi AI dengan perangkat
Kementerian UMKM dan PNM Siap Salurkan Kredit Perempuan Prasejahtera Bunga Flat 8 Persen per Tahun

Kementerian UMKM dan PNM Siap Salurkan Kredit Perempuan Prasejahtera Bunga Flat 8 Persen per Tahun

Kementerian UMKM bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan skema subsidi bunga/subsidi margin Kredit Perempuan
Beda dengan Yamaha, Honda Putuskan Tetap Ikut MotoGP Qatar 2026 Meski Statusnya Belum Jelas Buntut Perang Timur Tengah

Beda dengan Yamaha, Honda Putuskan Tetap Ikut MotoGP Qatar 2026 Meski Statusnya Belum Jelas Buntut Perang Timur Tengah

Honda mengambil sikap berbeda dari pabrikan asal Jepang lainnya yakni Yamaha menjelang MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Deretan Pertanyaan KPK ke Nusron Wahid

Deretan Pertanyaan KPK ke Nusron Wahid

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) rampung melakukan pemeriksaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi dugaan suap lahan HGB. Juru Bicara KPK Budi Prasety
Klasemen Liga Voli Korea 2026/2027: Sempurna di Dua Pertandingan, Pink Spiders Kokoh Bertengger di Posisi Puncak

Klasemen Liga Voli Korea 2026/2027: Sempurna di Dua Pertandingan, Pink Spiders Kokoh Bertengger di Posisi Puncak

Klasemen Liga Voli Korea 2026/2027 setelah berakhirnya pertandingan yang pertemekuan Pink Spiders menghadapi Red Sparks di Samsan World Gymnasium, Incheon.
Pengakuan Jujur Petarung MMA Yudi Cahyadi soal Alasan Ngotot Tantang Herri Pras Duel No Rules

Pengakuan Jujur Petarung MMA Yudi Cahyadi soal Alasan Ngotot Tantang Herri Pras Duel No Rules

Petarung Mixed Martial Arts (MMA) Yudi Cahyadi akhirnya buka suara mengenai kedatangannya ke rumah konten kreator Herri Pras. Terungkap alasan ngotot ajak duel.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Selengkapnya

Viral