Hindari Kemacetan saat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Siapkan 21 Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin
- Instagram @poldametrojaya
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya telah menyiapkan 21 titik kantong parkir bagi masyarakat yang akan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Sabtu (1/8/2026).
Kantong parkir tersebut tersebar di sejumlah lokasi sekitar kawasan Monas demi mengantisipasi membludaknya kendaraan peserta sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Polisi membagi lokasi parkir berdasarkan asal kedatangan peserta. Seperti, peserta dari wilayah Jakarta, kendaraan dapat diparkir di sekitar kawasan Monas.
Sementara peserta dari Jawa Barat diarahkan menuju kawasan parkir JIEXPO Kemayoran dengan titik drop off dan pick up di Jalan Medan Merdeka Timur.
Kemudian dari Banten diarahkan memanfaatkan kantong parkir Aldiron, dengan lokasi drop off dan pick up di Bundaran Patung Kuda.
Selain tiga lokasi utama tersebut, polisi juga menyediakan sejumlah kantong parkir lain yang tersebar di kawasan Jakarta Pusat, di antaranya Gedung Pertamina Lama, Galeri Nasional, PLN Jakarta Pusat, Kementerian Perdagangan, Lemhannas RI, Telkom, Danareksa, Bank Indonesia, Kementerian Agama RI, Stasiun Gambir, Masjid Istiqlal, Kantor Pos Indonesia, Lapangan Banteng, kawasan Dhanapala hingga OJK, Benyamin Sueb, Sapta Pesona, sepanjang APEC, Cekungan Plaza Barat, Lapangan IRTI Monas, serta kawasan BUMN.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan pengamanan kegiatan telah disiapkan secara maksimal dengan mengerahkan 1.263 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah.
“Hari Sabtu, 1 Agustus akan dilaksanakan zikir dan doa kebangsaan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81. Sebanyak 1.263 personel gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya serta TNI dan pemerintah daerah," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto.
Selain menempatkan personel pengamanan, polisi juga telah melakukan sterilisasi kawasan Monas sebelum acara dimulai.
Budi menjelaskan, akses masuk bagi masyarakat akan dibuka melalui Pintu Timur, Pintu Tenggara, dan Lapangan Ikada. Sementara Pintu Barat Laut Monas hanya diperuntukkan bagi Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan VVIP dan VIP.
"Sementara itu Pintu Barat Laut Monas diperuntukkan bagi Presiden dan Wakil Presiden serta tamu undangan VVIP dan VIP. Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin," katanya.
Untuk menghindari kemacetan, polisi juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
"Artinya, yang pertama memberikan akses kepada para peserta yang hadir dalam doa bersama dan zikir di Monas. Yang kedua terhadap seluruh masyarakat yang melaksanakan aktivitas secara rutin, ini juga harus diperhatikan sehingga tidak terganggu dalam melaksanakan aktivitas," tuturnya.
Budi berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
"Kita sama-sama berharap kegiatan doa dan zikir bersama dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dapat sama-sama berjalan dengan aman, tertib, dan dapat dikendalikan," kata dia.
Zikir dan Doa Kebangsaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Monas mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat sudah dapat memasuki kawasan acara sejak sore hari sebelum rangkaian kegiatan dimulai. (Foe Peace Simbolon)
Load more