Setahun Berlalu Tragedi Pendopo Garut, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jabar Ungkap Harapan Mendalam
- Taufiq Hidayah/tvOne
Jakarta, tvOnenews.com – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jabar berharap kasus yang kini tepat setahun setelah tragedi Pesta Rakyat di Pendopo Garut dengan menewaskan tiga orang ada titik terang.
Mereka ingin ada segera memberikan kepastian hukum atas penanganan perkara yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Perwakilan mahasiswa, M.F. Akbar mengakui bahwa ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban sekaligus mengingatkan agar tragedi tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, keluarga korban masih menunggu kepastian atas tragedi yang terjadi pada 18 Juli 2025 lalu.
"Kami ingin mempertanyakan sejauh mana penanganan tragedi Pesta Rakyat Garut yang menewaskan tiga orang. Sampai hari ini masyarakat, khususnya keluarga korban, masih menunggu kepastian," ujar Akbar.
Para mahasiswa dan pemuda juga telah melakukan observasi selama sepekan di Garut dengan menemui keluarga korban meninggal maupun korban luka. Dari hasil tersebut, para korban berharap proses hukum terus berjalan hingga tuntas.
Dia juga menilai tragedi yang menewaskan tiga orang, salah satunya anggota polisi serta menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka diduga terjadi akibat kelalaian pihak penyelenggara.
Berdasarkan hasil observasi, sejumlah korban luka disebut masih mengalami gangguan kesehatan, termasuk trauma psikologis pascakejadian. Karena itu, ia meminta agar diselesaikan secara tuntas.
"Kami mendukung apabila penyidik masih mendalami perkara ini. Namun masyarakat berhak mengetahui sejauh mana perkembangan penanganannya," tegasnya.
Para mahasiswa dan pemuda menyampaikan sejumlah tuntutan, yakni perlu ada kejelasan penanganan tragedi Pendopo Garut, meningkatkan perkara ke tahap penyidikan serta menetapkan tersangka apabila unsur pidana telah terpenuhi.
Load more