News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Pilot Malaysia Sudah Tiga Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ngaku Dapat Upah 50 Ribu Ringgit

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) yang terlibat dalam kasus narkoba.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:47 WIB
MS (39, pilot asal Malaysia yang terbangkan pesawat ke Indonesia dalam kondisi positif narkoba dan selundupkan 70 ribu ekstasi
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) yang terlibat dalam kasus narkoba.

Kasubdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Awaludin Amin mengatakan, dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui sudah tiga kali membawa narkoba ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena dari hasil interogasi kami, dari hasil BAP kami terhadap tersangka, disampaikan bahwa tiga kali yang bersangkutan membawa barang haram ini ke Indonesia. Dua kali di Jakarta, satu kali daerah lain,” ungkap Awaludin, kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Adapun dalam peredaran narkoba ini, Awaludin menerangkan bahwa yang bersangkutan mengaku mendapatkan upah sebanyak 50 ribu ringgit atau Rp220 juta dari bandar.

“50 ribu ringgit ya sementara itu. Itu untuk kasus yang ketiga," jelasnya.

Lebih lanjut, Awaludin menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai penyelundupan narkoba tersebut.

“Dan itu tidak tutup kemungkinan akan bertambah-tambah lagi. Jadi kami mohon kami diberi waktu untuk melakukan penyidikan mendalam terkait dengan suspect ini," jelas Awaludin.

Sebelumnya diberitakan, Pilot maskapai Malaysia berinisial MS (39) ternyata bukan hanya positif mengonsumsi tiga jenis narkoba saja, tapi juga kedapatan membawa botol urine “bersih” untuk mengelabui petugas.  

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengungkapkan MS dinyatakan positif mengonsumsi sabu, ineks dan kokain.

Pada akhirnya MS berhasil ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta atas dugaan penyelundupan narkoba.  

"Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks dan kokain. Jadi pada saat terbang itu sedang memakai," ujarnya, Minggu (2/8/2026). 

Sementara itu, Humas Bea Cukai Soekarno-Hatta Satria Yudhatama mengatakan MS sempat mencoba mengelabui petugas dengan cara membawa botol urine yang “bersih” sebagai antisipasi apabila diperiksa.  

"Berdasarkan informasi dari unit pengawasan bahwa betul ditemukan botol berisi urine, antisipasi yang bersangkutan apabila dilakukan tes urine," kata Satria. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Botol berisi urine “bersih” itu, sambungnya, belum sempat digunakannya. Berdasarkan keterangan yang didapatnya, botol berisi urine “bersih” itu akan digunakan MS apabila ada tes dadakan. 

"Di dalam tas tersangka ditemukan botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata urine. Dari pengakuan botol tersebut berisi urine bersih sebelum yang bersangkutan mengkonsumsi narkotika. Jadi jika ada tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan akan digunakan yang di botol tersebut," ungkapnya. (Ars/ree)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya membawakan kabar yang sangat membahagiakan untuk John Herdman. Sebab, sang bek tengah kini sudah pulih dan kembali bermain.
Jadwal Korea Open 2026, Selasa 3 November: Richie Duta Main, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Jadwal Korea Open 2026, Selasa 3 November: Richie Duta Main, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Jadwal Korea Open 2026 hari ini Selasa (3/11/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi. Salah satunya Richie Duta Richardo dari nomor tunggal putra.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral