Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok Kenal Lewat Media Sosial, Bertemu di Kontrakan hingga Berujung Cekcok
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku dan korban mutilasi di Depok ternyata kenal lewat media sosial.
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Budi mengatakan saat ini Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pria bernama Saepul (26) alias SA yang memutilasi K (51) dan dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Selasa (4/8/2026).
“Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026,” kata Budi, kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).
Pada saat keduanya melakukan pertemuan di kontrakan, kata dia, keduanya berujung cekcok. Pelaku lantas menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau.
“Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha lalu membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan karung,” terang Budi.
Selanjutnya, pelaku membuang tubuh korban di kawasan Tanah Merah.
Sementara itu, potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas.
“Setelah melakukan aksinya, pelaku membawa sepeda motor milik korban ke Panimbang dan menjualnya. Saat ini pelaku telah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” terangnya.
Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya.
Pada 25 Juli 2026 istri korban melaporkan suaminya yang tidak kunjung pulang sebagai orang hilang ke Polres Metro Depok
Terpisah, Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan pelaku ditangkap pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.
“Pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya tanggal 5 Agustus 2026 pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten,” kata Dimitri, saat dihubungi, Selasa (5/8/2026).
Dimitri menerangkan pelaku ditangkap saat hendak melarikan diri.
“(Ditangkap) saat melarikan diri,” jelas Dimitri. (ars/nsi)
Load more