News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap bentuk penyebaran informasi yang memenuhi unsur pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:32 WIB
Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap bentuk penyebaran informasi yang memenuhi unsur pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Menurutnya, penyebaran hoaks tidak lagi dipandang sebagai sekadar persoalan kebebasan berekspresi di ruang digital, tetapi telah berkembang menjadi ancaman terhadap rasa aman masyarakat, stabilitas keamanan nasional, hingga keberlangsungan pembangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berusaha untuk juga melihat kalaupun nanti terjadi hal-hal semacam itu dan masuk dalam kategori pelanggaran-pelanggaran pidana, kami tadi sudah bicara dengan Pak Kapolri dan Pak Jaksa Agung untuk ditindak. Kita tidak bisa membiarkan itu terus-menerus, kita tidak bisa juga hanya mengingatkan itu terus-menerus. Perlu kami lakukan tindakan-tindakan hukum,” kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan berkompromi terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi bohong yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas.

“Dan dalam penegakan hukum semacam itu tentunya kami tidak ada kompromi. Begitu dia mengganggu kepentingan masyarakat luas kita lakukan tindakan-tindakan yang sangat-sangat terukur sehingga kita bisa menangani itu semua. Tidak bisa berlanjut begitu terus,” ujarnya.

Djamari menjelaskan, derasnya arus informasi di media sosial saat ini diwarnai berbagai konten yang memicu keresahan publik. Hoaks, disinformasi, fitnah, dan narasi kebencian dinilai terus bermunculan sehingga berpotensi membentuk persepsi keliru mengenai kondisi bangsa.

Ia menilai, apabila situasi tersebut dibiarkan, dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengikis optimisme publik terhadap masa depan Indonesia.

“Dan kalau kita lihat apa yang berkembang sekarang di masyarakat kita, begitu banyak melalui berita-berita di media sosial yang sedikit mengganggu, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat kita, bermunculan hoaks, kemudian disinformasi, fitnah, dan kebencian masih tetap beredar di masyarakat kita. Dan saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu, kami menanganinya semua,” katanya.

Ia menambahkan, penyebaran informasi yang menyesatkan berpotensi menciptakan rasa takut yang tidak berdasar di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan praktik penyebaran konten yang memicu keresahan publik.

“Dan kepada siapapun yang sering berbuat itu sadarlah. Sadarlah bangsa ini membutuhkan ketenangan. Negeri ini, bangsa ini, rakyat ini membutuhkan ketenangan dalam menjalani kehidupan, kehidupan mereka masing-masing. Dan bahkan bangsa ini pun membutuhkan ketenangan masyarakatnya untuk membangun, membayar tugas-tugas kita untuk membangun bangsa ini ke depan,” ucapnya.

Selain mengedepankan penegakan hukum, pemerintah juga mengajak media massa mengambil peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Djamari menilai, pers memiliki kontribusi penting untuk menangkal penyebaran informasi palsu sekaligus menjaga ruang publik tetap sehat.

“Saya sangat yakin bahwa kehadiran para wartawan ini sangat-sangat menentukan. Tolong sampaikan ini kepada masyarakat karena keadaan semacam itu tidak bisa kita jaga sendiri, kami juga tidak bisa menjaganya itu semua. Kita harap semua ikut serta untuk menjaga ketertiban ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Djamari juga memastikan kondisi keamanan nasional tetap berada dalam kendali pemerintah. Koordinasi antara Kemenko Polkam, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Kejaksaan Agung terus dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sehingga program-program pemerintah dapat berjalan tanpa gangguan.

Ia pun mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.(agr/raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Perairan Sumut 6–8 Agustus

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Perairan Sumut 6–8 Agustus

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengatakan potensi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, daerah belokan angin, serta konvergensi yang dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Sumatera Utara.
Sambut HUT ke-28, PAN Bakal Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Pemeriksaan Mata Hingga Pembagian Kacamata

Sambut HUT ke-28, PAN Bakal Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Pemeriksaan Mata Hingga Pembagian Kacamata

Dalam rangka menyambut HUT PAN ke-28, Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jawa Timur XI Madura, Slamet Ariyadi, menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pemeriksaan mata, serta pembagian kacamata gratis
Inalillahi, Pemain Thailand Tewas Tersambar Petir Ketika Bertanding di Lapangan

Inalillahi, Pemain Thailand Tewas Tersambar Petir Ketika Bertanding di Lapangan

Peristiwa memilukan tersebut terjadi saat laga Golok FA Cup di Distrik Su-ngai Kolok, Provinsi Narathiwat, Thailand pada Senin (4/8/2026). Saat itu, Sofwan Awa yang baru direkrut Yala FC turut bertanding di laga tersebut. 
Dedi Mulyadi Kagum saat Sambangi Rumah Warga di Indramayu, Puji Suami-istri yang Setia Rawat Ortu: Saya Bantu Rp50 Juta

Dedi Mulyadi Kagum saat Sambangi Rumah Warga di Indramayu, Puji Suami-istri yang Setia Rawat Ortu: Saya Bantu Rp50 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengguyur uang Rp50 juta untuk kebutuhan renovasi rumah usai mendengar kisah suami istri rela merawat ortu di Indramayu.
Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad

Saepul (26) mengungkap detik-detik dirinya nekat menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51).
Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Merepresentasikan Gen Z, Boy Group K-Pop TREASURE Didapuk Jadi Brand Ambassador Snack Indonesia

Ada banyak idol K-Pop yang menjadi idola anak-anak hingga orang dewasa, salah satunya adalah TREASURE

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Selengkapnya

Viral