Lensa Berbicara: Diduga Korsleting Listrik, Lapak Barang Bekas di Tanah Abang Ludes Terbakar
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Lapak jual beli barang bekas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terbakar pada Selasa (11/8) siang. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, sejumlah pegawai tengah bekerja di lokasi.
Pemilik lapak, Robi, mengatakan api bermula setelah terdengar suara percikan dari kabel pada tiang listrik.
"Kemudian ada bunyi prak-prak dari kabel tiang listrik, kemudian ada angin kencang. Di bawahnya ada rumah kayu, tempat penginapan sopir," ujarnya saat ditemui di lokasi.
![]()
Petugas bantu warga bersihkan materiel lapak jual beli barang bekas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terbakar, Selasa (11/8) siang. (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)
Menurut Robi, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan kayu yang berada di bawah kabel listrik.
Upaya pemadaman sempat dilakukan menggunakan empat alat pemadam api ringan (APAR), namun api tetap tidak berhasil dikendalikan.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang dan dokumen milik warga maupun pekerja ikut hangus terbakar.
Bahkan, uang tunai serta surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM) milik salah seorang sopir turut terbakar.
"Sopir saya kehilangan uang, STNK dan SIM juga habis dilalap api. Syukurnya tidak ada korban jiwa," kata Robi.
Pasca-kebakaran, sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan barang dan berkas yang masih bisa digunakan dari lokasi kejadian.
![]()
Lapak jual beli barang bekas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terbakar pada Selasa (11/8) siang. (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)
Sementara itu, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan sampah serta puing-puing bekas kebakaran.
Ketua RW 09, Kelurahan Kebun Kacang, Tanah Abang, Dani mengatakan, pembersihan lokasi dan pendataan warga menjadi langkah awal yang dilakukan setelah kebakaran.
"Atas kejadian ini, tindakan awal kita lebih dulu bersihkan lokasinya, kemudian kita melakukan pendataan warga," ujar Dani.
Dani mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya karena lokasi tersebut berada di kawasan permukiman yang padat penduduk.
Load more