News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Bahaya Konsumsi SKM yang Digaungkan Pemerintah, Aktivis Kesehatan Ibu dan Anak: Harus Ada Regulasi yang Kuat

Hampir satu dekade sejak pemerintah menyatakan kental manis bukan merupakan susu dengan mengatur promosi dan pelabelan produk tersebut, perubahan perilaku masyarakat dalam konsumsi kental manis belum menunjukkan kemajuan.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:20 WIB
Aktivis Kesehatan Ibu dan anak Irma Hidayana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hampir satu dekade sejak pemerintah menyatakan kental manis bukan merupakan susu dengan mengatur promosi dan pelabelan produk tersebut, perubahan perilaku masyarakat dalam konsumsi kental manis belum menunjukkan kemajuan.

Hasil survei nasional Universitas Islam Bandung (Unisba) baru-baru ini menunjukkan 67,6 persen orang tua masih memberikan kental manis sebagai susu kepada anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivis Kesehatan Ibu dan anak Irma Hidayana menilai hal tersebut adalah sebuah kemunduran. Sebab, apa yang ia perjuangkan bersama sejumlah kelompok hampir satu dekade lalu tidak memiliki kemajuan.

“Ini regresi ya, bukan progres, berarti kemunduran. Sekitar 10 tahun yang lalu kan harusnya artinya apa yang terjadi sekarang ya dengan survei ini menunjukkan bahwa gak ada perubahan bahkan ya, sama sekali gak ada perubahan dan perbaikan terhadap penggunaan SKM,” kata Irma.

Menurut Irma, salah satu penyebab masih tingginya konsumsi kental manis sebagai susu karena belum ada aturan yang tegas. Peraturan yang ada saat ini yakni Peraturan Badan POM Nomor 6 tahun 2021 tentang Pengawasan Periklanan Pangan Olahan tidak dilakukan tindak lanjut seperti edukasi maupun sosialisasi yang memadai.

“Pemerintah sudah mengeluarkan bahwa kalau SKM itu harus disclose bukan produk susu yang tidak bisa dimasukkan dalam kategori susu. Artinya aturan tinggal aturan, sama sekali nggak ada sosialisasinya, sama sekali nggak ada edukasi dan dampingan ke masyarakat,” ucap Irma yang baru saja diangkat menjadi menteri kesehatan kabinet bayangan.

Padahal, Irma menilai salah satu kunci untuk bisa mengatasi kekeliruan konsumsi kental manis adalah regulasi yang tegas. Bukan hanya regulasi yang mengatur iklan semata, tetapi juga berbagai bentuk pemasaran dan distribusi produk yang dapat memengaruhi perilaku konsumen. Setelah regulasi yang kuat, edukasi bisa dilakukan dengan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, Irma melihat harga serta kemudahan akses menjadi faktor yang turut mempertahankan konsumsi kental manis. Produk yang murah dan mudah ditemukan membuatnya lebih mudah dijangkau yang dapat mendorong masyarakat memilih produk yang dianggap lebih terjangkau.

“Harus ada regulasi yang kuat. Kalau edukasi doang nggak akan ada gunanya,” kata Irma.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Karya dari Berbagai Daerah Ikut Kompetisi, Kopi Lokal Masuk Ruang Promosi Digital

Ratusan Karya dari Berbagai Daerah Ikut Kompetisi, Kopi Lokal Masuk Ruang Promosi Digital

Upaya mengenalkan kopi lokal kini ikut memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Hal itu terlihat dari kompetisi video bertajuk “Bondowoso Republik Kopi” yang hingga 1 Oktober 2026 telah menerima ratusan karya dari peserta berbagai daerah.
Bermodus Pesan Nasi Kotak, Pria Gondol Dua Ponsel Karyawan Resto di Probolinggo

Bermodus Pesan Nasi Kotak, Pria Gondol Dua Ponsel Karyawan Resto di Probolinggo

Seorang pria terekam CCTV mencuri dua unit ponsel milik karyawan sebuah resto di Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (3/6/2026)
Soal 12 Orang Terluka di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Temuan: Ada Gangguan Sistem Penggerak

Soal 12 Orang Terluka di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Temuan: Ada Gangguan Sistem Penggerak

KAI Commuter buka suara soal 12 orang terluka imbas gangguan eskalator di Stasiun Duri pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Kolaps Usai Kena Bogem Vicky Prasetyo, Dede Sunandar Akui 'Bandel' Tak Pakai Pelindung Kepala saat Tinju

Kolaps Usai Kena Bogem Vicky Prasetyo, Dede Sunandar Akui 'Bandel' Tak Pakai Pelindung Kepala saat Tinju

Setelah kolaps akibat kena bogem Vicky Prasetyo, komedian Dede Sunandar mengakui agak 'bandel' karena tak pakai alat pelindung kepala saat bertanding tinju.
Usai Pernyataan Billy Syahputra, Arya Wedakarna: Artis Datang ke Bali Layani Biasa Saja

Usai Pernyataan Billy Syahputra, Arya Wedakarna: Artis Datang ke Bali Layani Biasa Saja

Usai pernyataan dari Billy Syahputra, Arya Wedakarna kembali beri tanggapan: Artis datang ke Bali layani biasa saja.
KAI Mohon Maaf Eskalator yang Bermasalah di Stasiun Duri dalam Perbaikan, Penumpang Diarahkan pakai Jalur Tangga atau Lift

KAI Mohon Maaf Eskalator yang Bermasalah di Stasiun Duri dalam Perbaikan, Penumpang Diarahkan pakai Jalur Tangga atau Lift

Kabar terbaru soal belasan penumpang di Stasiun Duri mengalami luka-luka dikatakan sisa 2 masih dalam perawatan. Sementara penumpang pakai jalur tangga dan lift

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral