News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjelajah Negeri Maluku, Mapala UI Bangun Ekonomi Desa dan Kembangkan Wisata Dirgantara

Kegiatan tersebut Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara yang diikuti oleh 10 orang, terdiri dari tiga pilot dan tujuh anggota pendukung.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:05 WIB
Mapala UI menggelar Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) resmi memulai rangkaian kegiatan besar di wilayah timur Indonesia pada Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut yakni Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara yang diikuti oleh 10 orang, terdiri dari tiga pilot dan tujuh anggota pendukung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Mapala UI juga menggelar kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) di Maluku Tengah yang melibatkan 11 orang. 

Ketua Mapala UI, Salman Muzhaffar mengatakan kedua kegiatan itu telah resmi dilaksanakan, UIMN dengan seremoni pembukaan di Desa Wailulu dan Fly The Spice Islands dengan keberhasilan penerbangan pertama dari puncak Gunung Gamalama.

“Kedua program ini menjadi representasi semangat bertualang anak muda sekaligus wujud kontribusi mahasiswa untuk masyarakat,” katanya.

Napak Tilas Jalur Rempah dari Udara

Salman mengatakan ekspedisi bertajuk ‘Fly The Spice Islands’ ini mengangkat misi menyusuri jejak Jalur Rempah di Maluku Utara, kawasan yang secara historis menjadi pusat perdagangan rempah dunia. 

"Rute penerbangan akan melintasi tiga gunung strategis, yaitu Gunung Gamalama, Gamkonora, dan Woka, yang membentang dari Pulau Ternate, Halmahera, hingga Kepulauan Tidore. Sejauh ini, belum ditemukan catatan mengenai penerbangan paralayang dari ketiga puncak tersebut," ungkapnya. 

Oleh karena itu, kata Salman ekspedisi ini berpotensi menjadi penerbangan pertama yang terdokumentasi. 

Pada pelaksanaannya, para pilot akan menggunakan metode hike and fly, dimana mereka akan mendaki gunung terlebih dahulu, kemudian lepas landas dari puncak gunung. 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap identitas dan budaya lokal, pilot mengenakan jaket anti-UV buatan Komunitas Soramata berbahan dasar kain Malutcarita, kain batik yang merepresentasikan kekayaan alam dan sejarah Maluku Utara.

Ekspedisi ini didukung oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata dan Harita Nickel. Turut terlibat pula Seni dan Alam Institut Kesenian Jakarta (SENDAL-IKJ) dan BSM Rental sebagai pendukung dokumentasi, Mapala Emas Sonyinga Alam (ESA) dari Fakultas Teknik Universitas Khairun selaku pencinta alam setempat, serta Basarnas Ternate yang kompeten dalam aspek keselamatan dan penyelamatan (rescue).

Pilot Paralayang Ekspedisi Fly The Spice Islands, Gendon Subandono mengatakan Pada Sabtu, 8 Agustus 2026 yang lalu, tim berhasil merealisasikan penerbangan pertama dari puncak Gamalama. 

“Lepas dari bebatuan besar di lereng kawah utara rasanya lega, parasut membumbung menjauh dari kawah Gamalama dan disambut pemandangan indah Ternate,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gendon mengatakan Fly The Spice Islands bertujuan untuk memberikan rekomendasi kebijakan di bidang pariwisata dirgantara yang tertuju pada pihak berwenang sekaligus film dokumenter sebagai upaya pengembangan pariwisata minat khusus di kawasan tersebut. 

"Melalui ekspedisi ini, ketiga gunung di daerah Maluku Utara dapat semakin tersorot dan membuka jalan bagi lebih banyak penggiat paralayang untuk terbang dari titik-titik tersebut di kemudian hari," katanya.

Mengubah Komoditas Kelapa di Desa Wailulu Menjadi Tepung Kelapa

Tim Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Maluku Utara.
Tim Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Maluku Utara.
Sumber :
  • istimewa

Selain menjelajah angkasa Maluku Utara, Mapala UI turut menerapkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat, melalui program UIMN 2026 di Desa Wailulu, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. 

Nivand, selaku Project Officer UIMN 2026 mengatakan program ini resmi dibuka pada Selasa, 11 Agustus 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. 

Pelaksanaannya turut didukung oleh Pemerintah Desa Wailulu dan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Darussalam (Darmapala Ambon).

“Sebagai mahasiswa selain punya kewajiban di dalam kelas kita juga punya kewajiban di luar kelas, salah satunya untuk berdampak pada masyarakat Indonesia. Maka dari itu, UIMN hadir sebagai wadah pengabdian masyarakat dengan tujuan menambah nilai komoditas lokal untuk meningkatkan pendapatan ekonomi lokal,” terangnya.

Menurut Nivand, Desa Wailulu sebagai desa binaan menyimpan potensi kelapa yang besar, dengan hasil panen raya yang bisa mencapai sekitar 30 ton. Di balik kelimpahan tersebut, potensi sebesar itu belum diimbangi dengan harga jual yang sepadan. 

"Selama ini, kelapa hasil panen warga hanya diolah menjadi kopra (daging kelapa yang dikeringkan), dengan harga jual yang cukup rendah dan cenderung fluktuatif. Harga jual kopra sangat bergantung pada tengkulak yang menjadi perantara utama penjualan kopra," katanya. 

Sementara itu, harga yang ditawarkan tengkulak tidak selalu konsisten sehingga pendapatan masyarakat Desa Wailulu yang berprofesi sebagai petani kelapa pun tidak menentu dari musim ke musim.

Melihat kesenjangan antara potensi dan realita ini, Nivand mengatakan UIMN 2026 hadir untuk mengenalkan variasi komoditas kelapa kepada masyarakat. 

"Pengolahan kelapa mentah menjadi tepung kelapa memiliki nilai jual sekaligus peluang pasar yang jauh lebih luas dibanding kopra," katanya. 

Rangkaian programnya dirancang secara bertahap, mulai dari sosialisasi inovasi produk, praktik pengolahan kelapa menjadi tepung kelapa, demonstrasi olahan tepung kelapa menjadi produk pangan siap konsumsi, hingga pembentukan komunitas kerja dan penyerahan aset produksi kepada warga agar keberlanjutan usaha dapat terus berjalan setelah program selesai.

Program ini menyasar tiga kelompok sekaligus, yakni petani kelapa sebagai penyedia bahan baku, komunitas masyarakat yang terlibat dalam proses produksi, serta pelaku UMKM lokal yang nantinya memasarkan produk olahan tersebut. 

Tujuannya bukan sekadar transfer keterampilan, melainkan membangun fondasi ekonomi desa yang stabil dan berkelanjutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harapan beta, selesai dari kegiatan ini, bukan selesai juga hasilnya. Namun, ibu-ibu PKK maupun UMKM menjadikan dia (tepung kelapa) sebagai salah satu produk unggulan yang ada di Negeri Wailulu,” ucap Muslim Tounussa, Bapak Raja Negeri Wailulu. (muu)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral