News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Emas Disulap Jadi Gel, Bareskrim Bongkar Modus Penyelundupan ke Dubai

Bareskrim Polri membongkar modus penyelundupan emas ilegal dengan mengubah serbuk emas menjadi gel yang disembunyikan dalam pakaian dalam.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB
Ilustrasi emas.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelundupan emas ilegal dengan modus yang terbilang tidak biasa. Emas dilebur hingga menjadi serbuk, kemudian diolah menggunakan bahan kimia dan pewarna agar berubah menjadi gel.

Modus tersebut digunakan untuk mengelabui petugas saat pemeriksaan di bandara. Gel yang mengandung serbuk emas kemudian disembunyikan di dalam pakaian dalam yang telah dimodifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini terungkap setelah penyidik menggerebek sebuah rumah sekaligus toko emas White Classic Gold & Silver di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (17/8). Penggerebekan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus dugaan penyelundupan emas ilegal ke Dubai yang melibatkan warga negara India.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menjelaskan, pelaku terlebih dahulu melebur balok emas menggunakan sebuah alat hingga menjadi serbuk.

Serbuk emas tersebut kemudian diproses lebih lanjut dengan menggunakan obat kimia dan pewarna. Setelah melalui proses tersebut, serbuk emas berubah bentuk menjadi gel.

Disembunyikan dalam Pakaian Dalam

Setelah menjadi gel, material yang mengandung serbuk emas itu dimasukkan ke dalam pakaian dalam yang sebelumnya telah dimodifikasi.

Pakaian dalam tersebut digunakan sebagai tempat menyembunyikan gel agar emas dapat dibawa melewati pemeriksaan di bandara.

Irhamni mengatakan perubahan bentuk emas menjadi gel membuat material tersebut tidak terdeteksi sebagai logam ketika melewati mesin x-ray di bandara.

Selain itu, gel tersebut juga memiliki tekstur yang ketika diraba menyerupai kulit atau benda kenyal. Modus tersebut diduga dirancang untuk menghindari pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang yang dibawa pelaku.

"Dimasukkan ke dalam celana dalam pria dan beha wanita. Untuk menghindari pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta," kata Irhamni dalam keterangan video yang diterima di Jakarta, Selasa (18/8).

Dengan modus tersebut, pelaku diduga berupaya menyamarkan keberadaan emas sehingga tidak mudah diketahui petugas saat pemeriksaan.

Bareskrim Sita Batangan Emas hingga Mesin Jahit

Dalam penggeledahan yang dilakukan di kawasan Sunter, penyidik menemukan dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengolahan serta penyelundupan emas tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu batang emas dengan berat 1 kilogram. Polisi juga menemukan mesin jahit yang digunakan untuk memodifikasi pakaian dalam.

Selain itu, penyidik turut menyita sejumlah zat kimia yang diduga digunakan dalam proses pengolahan serbuk emas menjadi gel.

Polisi juga menemukan blender yang digunakan untuk membantu proses meleburkan emas, serta sejumlah buku rekening.

Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan untuk mengungkap lebih jauh aktivitas sindikat penyelundupan emas ilegal tersebut.

Sindikat Diduga Beroperasi Selama Delapan Bulan

Irhamni mengungkapkan, berdasarkan keterangan masyarakat di sekitar lokasi, sindikat tersebut diduga telah menjalankan aktivitasnya selama sekitar delapan bulan.

Toko emas White Classic Gold & Silver juga diduga kuat dimiliki oleh warga negara India yang terlibat dalam transaksi emas ilegal.

Untuk mengungkap jaringan serta aliran dana dalam kasus tersebut, Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

"Kami bekerja sama dengan Imigrasi tentunya nantinya dengan rekan-rekan di Bandara Soekarno-Hatta, Bea Cukai, kemudian dengan PPATK juga untuk menelusuri semua aliran transaksi keuangan ini," ujar Irhamni.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menelusuri aktivitas para pelaku, termasuk dugaan aliran transaksi keuangan yang berkaitan dengan perdagangan maupun penyelundupan emas ilegal.

Dua Warga India Lebih Dulu Diamankan

Sebelumnya, Dittipidter Bareskrim Polri telah mengamankan dua warga negara India dalam kasus dugaan penyelundupan emas ilegal yang rencananya dibawa ke Dubai.

Sindikat tersebut diduga telah beroperasi selama sekitar dua bulan dan mampu menghasilkan emas dalam jumlah yang cukup besar.

Berdasarkan hasil penyidikan sebelumnya, produksi emas dari sindikat tersebut mencapai kurang lebih 30 kilogram per hari.

Emas yang telah diolah tersebut selanjutnya diduga akan diselundupkan ke Dubai.

Pengungkapan rumah dan toko emas di kawasan Sunter menjadi bagian dari pengembangan penyidikan untuk membongkar aktivitas sindikat secara lebih luas, termasuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam pengolahan, transaksi, hingga rencana pengiriman emas ilegal ke luar negeri. (ant/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral