GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakom Sebut Perlinsos Digital Pangkas Pendataan dari 200 Hari Jadi 5 Menit

epala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan digitalisasi Perlinsos juga dapat mengurangi beban pemerintah daerah dalam melakukan pendataan.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:34 WIB
Kepala Bakom Muhammad Qodari.
Sumber :
  • Bakom

Jakarta, tvOnenews.com – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, perlindungan sosial (Perlinsos) digital dikembangkan untuk memperbaiki ketepatan sasaran bantuan melalui integrasi data antarkementerian dan lembaga.

Menurut Qodari, sistem tersebut memungkinkan proses pendaftaran dan verifikasi calon penerima bantuan yang sebelumnya dilakukan secara manual dalam waktu berbulan-bulan, dipangkas secara drastis. Dalam uji coba, proses tersebut bahkan dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau satu-satu manual 200 hari, setengah tahun lebih ya. Nah, dengan uji coba ini dapat dilakukan dalam waktu sekitar lima menit saja,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Perubahan tersebut dinilai penting mengingat pendataan penerima bansos selama ini menghadapi persoalan ketidaktepatan data. Digitalisasi Perlinsos dirancang agar proses verifikasi tidak lagi hanya mengandalkan pendataan manual di tingkat daerah.

Sistem tersebut menggunakan data dari delapan kementerian dan lembaga sebagai filter kelayakan penerima bantuan. Data yang digunakan mencakup kepemilikan tanah, penggunaan listrik, kondisi rumah, usia, kepemilikan kendaraan, status kepegawaian, hingga upah.

Seluruh informasi tersebut kemudian dicocokkan dengan data desil yang selama ini menjadi salah satu indikator untuk menentukan kelayakan masyarakat menerima bantuan sosial.

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah dapat melakukan pemeriksaan silang terhadap kondisi penerima secara lebih komprehensif. Langkah ini sekaligus diharapkan mempersempit celah kesalahan dalam penetapan penerima bantuan.

Qodari mengatakan digitalisasi Perlinsos juga dapat mengurangi beban pemerintah daerah dalam melakukan pendataan. Ia mencontohkan uji coba di Surabaya yang melibatkan aparat RT, RW, kelurahan hingga kecamatan dengan basis data yang lebih terintegrasi.

Dengan tersedianya data lintas instansi, pemerintah daerah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada proses pendataan manual. Data terintegrasi dapat digunakan sebagai dasar verifikasi sebelum bantuan diberikan kepada masyarakat.

Efisiensi proses birokrasi tersebut kemudian berimbas pada potensi penghematan anggaran negara. Qodari mengatakan penerapan prinsip Digital Public Infrastructure (DPI) dan filter data yang lebih baik pada Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berpotensi menghemat anggaran hingga puluhan triliun rupiah.

Tak berhenti pada dua program tersebut, potensi penghematan diperkirakan semakin besar apabila sistem digital diterapkan pada berbagai program perlindungan sosial lainnya.

“Potensi efisiensi diperkirakan mencapai Rp127 hingga Rp200 triliun, mengacu pada proyeksi Dewan Ekonomi Nasional pada tahun 2024,” kata Qodari.

Besarnya potensi tersebut menjadi semakin signifikan mengingat anggaran perlindungan sosial pemerintah mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar anggaran yang besar tersebut benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Selain mengejar efisiensi fiskal, digitalisasi Perlinsos diarahkan untuk memperbaiki kualitas pengambilan kebijakan. Integrasi data antarlembaga memungkinkan pemerintah memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih utuh sebelum menetapkan kebijakan. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Awali Langkah dengan Kemenangan, Fajar/Fikri Menang Straight Game di Babak 32 Besar

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Awali Langkah dengan Kemenangan, Fajar/Fikri Menang Straight Game di Babak 32 Besar

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026 antara ganda putra andalan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berjumpa pasangan Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Emil Audero Bikin Juventus Ubah Rencana Perekrutan Kiper

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Emil Audero Bikin Juventus Ubah Rencana Perekrutan Kiper

Juventus resmi mendatangkan Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur. Pergerakan tersebut berpotensi membuka jalan bagi Mattia Perin untuk meninggalkan Turin dan merapat ke Palermo. 
Kabar Baik Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Sempat Cedera Siap Comeback

Kabar Baik Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Sempat Cedera Siap Comeback

Kabar baik jelang FIFA ASEAN Cup 2026, kapten Timnas Indonesia dikabarkan pulih dari cedera dan siap kembali memperkuat skuad Garuda pada turnamen mendatang.
Pemerintah Usul Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107 juta

Pemerintah Usul Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107 juta

Pemerintah mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2027 mendatang sebesar Rp107.340.172,02 per jamaah.
Merayakan Kemerdekaan Tanpa Khawatir Kolesterol, Ini Cara Tetap Kulineran dengan Lebih Sehat

Merayakan Kemerdekaan Tanpa Khawatir Kolesterol, Ini Cara Tetap Kulineran dengan Lebih Sehat

Perayaan kemerdekaan identik dengan kulineran. Kenali bahaya kolesterol tinggi, gejalanya, serta cara menikmati makanan favorit dengan lebih bijak
Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Tersingkir di 32 Besar, Rehan/Gloria Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Pasangan Taiwan

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Tersingkir di 32 Besar, Rehan/Gloria Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Pasangan Taiwan

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada sektor ganda campuran yang mempertemukan pasangan Indonesia, Rehan Naufal/Gloria Widjaja vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan

Trending

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith geruduk pabrik miras di Bogor dan desak penutupan. Simak aksi, ultimatum, serta kesepakatan penghentian produksi selama tujuh hari.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Menteri Pertanian RI, groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL menggagalkan penyelundupan 14 kilogram ganja dari Papua Nugini menuju Jayapura di perairan Skouw Sae. Tujuh WN PNG melarikan diri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Ramalan keuangan zodiak pada Kamis, 20 Agustus 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang bakal berlimpah cuan besok?
Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Pria yang pukuli pengendara motor secara acak di sekitar stasiun Lenteng Agung semalam berhasil diamankan. Menurut laporan, ia bukan ODGJ, melainkan mabuk.
Selengkapnya

Viral