GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Tegaskan Tak Ada Intervensi dalam Pengusutan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada intervensi dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:07 WIB
Ilustrasi KPK
Sumber :
  • tvOnenews/Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada intervensi dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan penyelidikan dilakukan secara objektif, apalagi perkara di Kabupaten Bogor pimpinan telah memutuskan untuk masuk ke dalam tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, dalam dugaan korupsi di Bumi Tegar Beriman, KPK memutuskan menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum. Artinya, tersangka akan dicari dalam proses penyidikan berjalan.

"Tidak ada (intervensi). Jadi, progres kegiatan penyelidikan maupun nanti penyidikan semuanya berprogres secara positif ya, terlebih tadi malam sudah diputuskan oleh pimpinan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Budi, Jumat (21/8/2026).

Sebelumnya KPK telah melakukan kegiatan penyelidikan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Kamis (20/8/2026) malam.

Budi mengungkapkan, bahwa penyelidikan yang dilakukan terkait dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara khususnya di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda).

"Kegiatan penyelidikan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor ini terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara dari pemotongan upah pungut yang dilakukan di Dinas Pendapatan di Kabupaten Bogor," katanya kepada wartawan.

Budi mengungkapkan, bahwa sejak Kamis malam telah dilakukan gelar perkara di tingkat pimpinan dan diputuskan terkait dengan perkara tersebut untuk naik ke tahap penyidikan.

Meski begitu perkara ini masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum. Sehingga pihaknya belum menetapkan tersangka.

"Namun saat ini masih digunakan sprindik umum, artinya belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut," ungkapnya.

Di sisi lain, ia memastikan bahwa penyidik saat ini masih terus melakukan pendalaman terkait dengan dugaan pemotongan upah pungut tersebut. Sehingga ke depannya segera menetapkan tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti.

"Artinya belum ada penetapan tersangka, belum ada kecukupan alat bukti ya untuk penetapan tersangka ataupun pihak-pihak yang kemudian bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut," ujarnya.

Di sisi lain KPK telah mengamankan uang Rp1,5 miliar. Uang tersebut kini telah diamankan dan terbuka kemungkinan untuk dilakukan penyitaan pada tahap penyidikan guna mendalami dugaan perkara yang akan diungkap oleh KPK.

"Tentu nanti juga akan dilakukan penyitaan di tahap penyidikan dan dilakukan pendalaman sehingga dalam proses pendalaman itu tentu butuh konfirmasi-konfirmasi yang dilakukan oleh penyidik kepada para pihak yang diduga mengetahui bagaimana konstruksi dari perkara ini," tandasnya.(aha/raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok 4 Kandidat Bursa Calon Ketua PBNU Jelang Muktamar ke-35

Menengok 4 Kandidat Bursa Calon Ketua PBNU Jelang Muktamar ke-35

Jelang perhelatan Muktamar ke-35 NU, bursa calon pemimpin PBNU semakin memanas.
Bek Berdarah Indonesia Jadi Target AS Roma, Tetap Diburu meski Sedang Cedera

Bek Berdarah Indonesia Jadi Target AS Roma, Tetap Diburu meski Sedang Cedera

Bek berdarah Indonesia masih menjadi target AS Roma sejak Juni. Klub Italia itu disebut belum berpaling meski sang pemain kini harus menjalani pemulihan cedera.
Sukses Pertahankan Alex Albon, Williams Kini Perpanjang Kontrak Carlos Sainz Hingga F1 2027

Sukses Pertahankan Alex Albon, Williams Kini Perpanjang Kontrak Carlos Sainz Hingga F1 2027

Williams akhirnya resmi memastikan Carlos Sainz tetap menjadi bagian dari tim hingga F1 2027 setelah menyepakati perpanjangan kontrak selama satu musim.
Pemilik Tempat Hiburan Malam Planet Batam Masuk DPO! Bandar Narkoba Rekanan Tersangka Basri

Pemilik Tempat Hiburan Malam Planet Batam Masuk DPO! Bandar Narkoba Rekanan Tersangka Basri

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap pemilik tempat hiburan malam (THM) Planet Batam yang juga merupakan bandar narkoba rekanan tersangka Basri.
Sikapi Situasi Demokrasi Terkini, KAMMI Nyatakan Tolak Upaya Provokasi yang Pecah Belah Bangsa

Sikapi Situasi Demokrasi Terkini, KAMMI Nyatakan Tolak Upaya Provokasi yang Pecah Belah Bangsa

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) nyatakan sikap terhadap kondisi demokrasi yang tengah bergulir belakangan ini. Mereka tegaskan menolak provokasi
Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau untuk Kepentingan Pribadi

Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau untuk Kepentingan Pribadi

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengingatkan agar tidak ada pihak yang memborong hunian terjangkau untuk kepentingan pribadi. Ia

Trending

Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Ucapan manis dan doa dari Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang berulang tahun pada Bulan Agustus. Unggahannya dibanjiri doa dari warganet.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang Banjir Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang Banjir Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 22 Agustus 2026: Ada yang banjir rezeki. Ada zodiakmu?
Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Jika kembali terjadi permusuhan di kawasan Timur Tengah, Iran telah menyiapkan senjata presisi yang lebih dahsyat, kata juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebi pada Kamis.
5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

Berikut 5 fakta terkait kasus penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama Ruben Onsu sebagai tersangka.
Viral, Aksi Mesum WNA dan 2 Wanita Lokal di Canggu Bali Terekam CCTV Beraksi Tak Senonoh di Depan Rumah Warga

Viral, Aksi Mesum WNA dan 2 Wanita Lokal di Canggu Bali Terekam CCTV Beraksi Tak Senonoh di Depan Rumah Warga

Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi mesum seorang warga negara asing (WNA) bersama dua wanita yang diduga warga lokal di depan rumah warga viral di ...
Heboh Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit di TikTok dan X, Ternyata Hoaks: Jangan Di-klik

Heboh Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit di TikTok dan X, Ternyata Hoaks: Jangan Di-klik

Jagat media sosial TikTok dan X mendadak dihebohkan dengan munculnya narasi keberadaan video viral berdurasi 7 menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket ... -
Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes dicadangkan saat Ajax menang 4-2 atas FC Sion di UEFA Conference League. Meski mengamankan hasil positif, penampilan De Godenzonen mendapat kritik.
Selengkapnya

Viral