News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen Perisai Syarikat Islam: Ancaman Sandera Anggota DPR Bukan Demokrasi, Itu Intimidasi

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan mengecam keras munculnya pernyataan yang dikaitkan dengan rencana penyanderaan anggota DPR dalam aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:44 WIB
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan mengecam keras munculnya pernyataan yang dikaitkan dengan rencana penyanderaan anggota DPR dalam aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026.

Ia menegaskan ancaman penyanderaan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Menurutnya, menyampaikan kritik dan menekan lembaga negara merupakan bagian dari demokrasi, tetapi mengancam keselamatan anggota DPR merupakan tindakan yang telah melewati batas kebebasan berpendapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau benar ada ancaman untuk menyandera anggota DPR, itu bukan lagi bentuk keberanian dalam menyampaikan aspirasi. Itu intimidasi. Demokrasi tidak boleh dipaksakan dengan ancaman dan teror terhadap orang lain," kata Ohoitenan, kepada wartawan, Jumat (21/8).

Ia meminta AMPB segera memberikan klarifikasi dan memastikan bahwa rencana aksi 27 Agustus tidak akan menjadi ruang untuk melakukan kekerasan, penyanderaan, perusakan maupun tindakan melawan hukum.

Menurut Ohoitenan, publik berhak mendapatkan kepastian mengenai tujuan dan metode aksi tersebut. Jangan sampai tuntutan yang diklaim membawa kepentingan rakyat justru kehilangan legitimasi akibat penggunaan cara-cara yang bertentangan dengan prinsip negara hukum.

"Jangan berlindung di balik nama rakyat untuk membenarkan ancaman. Rakyat punya hak menyampaikan aspirasi, tetapi tidak punya hak untuk menyandera orang lain. Kritik boleh keras, demonstrasi boleh besar, tetapi ancaman dan kekerasan tidak boleh menjadi instrumen perjuangan," ucapnya.

Ohoitenan juga mengingatkan agar isu pemberantasan korupsi dan RUU Perampasan Aset tidak dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan yang justru bertentangan dengan hukum.

Ia menilai pemberantasan korupsi membutuhkan keberanian politik dan tekanan publik, tetapi harus dilakukan melalui mekanisme konstitusional.

"Kalau kita benar-benar ingin memberantas korupsi, jangan mulai perjuangan dengan mengancam dan menyandera. Itu kontradiktif. Kita sedang memperjuangkan negara hukum, bukan negara yang dibangun di atas tekanan massa dan ketakutan," tegas Ohoitenan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, gerakan masyarakat akan memiliki kekuatan moral apabila mampu menunjukkan bahwa tuntutan mereka diperjuangkan secara tertib, argumentatif dan bertanggung jawab.

Sebaliknya, apabila ancaman kekerasan benar-benar dijadikan strategi, maka persoalan tersebut tidak lagi semata-mata menjadi persoalan politik, tetapi juga harus dilihat dari perspektif hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

35 Ribu Liter Air Bersih Diterima Warga Terdampak Kemarau Panjang di Kabupaten Malang

35 Ribu Liter Air Bersih Diterima Warga Terdampak Kemarau Panjang di Kabupaten Malang

Sebanyak 35 ribu liter air bersih disalurkan Polres Malang kepada warga yang terdampak kemarau panjang di Kabupaten Malang.
Jadi Saksi Remontada Persib Atas Port FC, Umuh Muchtar Ungkap Alasan Jadi Komentator Bersama Raffi Ahmad Hingga Ariel

Jadi Saksi Remontada Persib Atas Port FC, Umuh Muchtar Ungkap Alasan Jadi Komentator Bersama Raffi Ahmad Hingga Ariel

Bos Persib Bandung, Umuh Muchtar memilih untuk menjadi komentator bersama Raffi Ahmad, Atep hingga Ariel. 
Bank Mandiri Resmi Hadirkan Ekosistem Bulion Terintegrasi di Livin’ by Mandiri

Bank Mandiri Resmi Hadirkan Ekosistem Bulion Terintegrasi di Livin’ by Mandiri

Dalam momentum HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan layanan emas (bulion) yang terintegrasi langsung di dalam super app Livin’ by Mandiri.
Dokter Richard Lee Ungkap Sempat Tidak Mau Shalat, Kini Berharap Ingin Jadi Imam

Dokter Richard Lee Ungkap Sempat Tidak Mau Shalat, Kini Berharap Ingin Jadi Imam

Dokter Richard Lee mengungkap dampak kasus hukum yang dialaminya mempengaruhi sisi spiritualnya. Ia mengaku sempat tidak shalat meski kembali aktif beribadah.
24 Daftar Pemain 100 Days of Deception, Drama Korea yang Dibintangi Kim Yoo Jung dan Park Jin Young

24 Daftar Pemain 100 Days of Deception, Drama Korea yang Dibintangi Kim Yoo Jung dan Park Jin Young

Berikut daftar 24 pemain drama Korea 100 Days of Deception, drakor terbaru yang dibintangi Kim Yoo Jung dan Park Jin Young.
Identitas Dua Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Terkuak, Usia 22 dan 27 Tahun

Identitas Dua Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Terkuak, Usia 22 dan 27 Tahun

Identitas dua pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Pinang Ranti akhirnya terkuak. Pelaku berinisial KDO (22) dan ATW (27) ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

Viral di media sosial Threads video seorang WNA mengganggu hingga menaiki kap mobil pengendara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kini, WNA tersebut sedang diburu.
Selengkapnya

Viral