GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Pemeriksaan KPK Warek I Unsoed Mengaku Lupa, Noor Farid: Sempat Ngantuk!

Warek I Unsoed mengakui pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap dirinya berfokus pada mekanisme dan kriteria seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman Noor Farid dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Sumarwoto

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Noor Farid buka suara soal pemeriksaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia mengakui pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap dirinya berfokus pada mekanisme dan kriteria seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Noor Farid usai konferensi pers di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026) sore.

"Intinya mekanisme seleksinya ditanyakan. Terus kriteria dia lolos atau tidak, apa? Artinya yang lebih difokuskan soal seleksi mandiri itu," kata Noor. 

Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Banyumas, Jawa Tengah
Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Banyumas, Jawa Tengah
Sumber :
  • dok. fmipa.unsoed.ac.id

Ia mengaku tidak mengingat secara rinci seluruh pertanyaan yang disampaikan penyidik KPK selama pemeriksaan di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas pada Kamis (20/8/2026) lalu.

"Oh, saya lupa ya. Waktu itu memang sampai ngantuk segala ini. Jadi, kalau pertanyaan saya lupa," katanya.

Ia menjelaskan Unsoed memiliki tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni seleksi berdasarkan prestasi, seleksi berdasarkan tes, dan seleksi mandiri.

Untuk seleksi berdasarkan tes atau UTPK, Unsoed pada tahun sebelumnya melayani sekitar 18 ribu calon mahasiswa.

"Sementara penerimaan melalui jalur mandiri rata-rata mencapai sekitar 30 persen," katanya.

Ia mengatakan calon mahasiswa yang belum tertampung melalui seleksi nasional berdasarkan prestasi maupun tes dapat mengikuti seleksi melalui jalur mandiri.

Menurutnya, seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria yang dimasukkan ke dalam sistem, antara lain nilai rapor, nilai mata pelajaran tertentu, prestasi akademik dan nonakademik, serta pengalaman organisasi.

"Prestasi ada dua, akademik dan nonakademik, kemudian yang terakhir keorganisasian. Jadi, nilai anggota, sama pengurus, sama ketua beda. Tingkatannya juga beda-beda," katanya.

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq (kanan)
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq (kanan)
Sumber :
  • ANTARA

Mengenai akses Rektor Unsoed terhadap sistem penerimaan mahasiswa baru, ia mengatakan akses tersebut digunakan untuk menjalankan fungsi pemantauan sebagai pimpinan universitas dan tidak dapat digunakan untuk meloloskan calon mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria.

"Kalau nilainya enggak masuk, ya enggak bisa masuk. ID yang dimiliki Pak Rektor itu untuk masuk selaku pimpinan, untuk memantau," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan Unsoed memiliki sistem pengawasan internal melalui Satuan Pengawasan Internal (SPI).

Setelah proses seleksi selesai, mekanisme penerimaan mahasiswa dapat diperiksa untuk memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan.

Noor juga memastikan pemeriksaan KPK tidak mengganggu kegiatan akademik di Unsoed.

Menurutnya, jadwal perkuliahan berbagai jenjang, mulai diploma hingga doktor, telah disiapkan dan berjalan normal.

"Enggak ada kelumpuhan. Kuliah sudah kita set dan akan berjalan baik dari D1, S1, profesi, maupun S2, S3," katanya menegaskan.

Terkait kemungkinan adanya laporan masyarakat, Noor Farid mengaku tidak mengetahuinya dan mengatakan tidak pernah menerima laporan mengenai dugaan penipuan dalam proses penerimaan mahasiswa baru. (ant)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Minggu (23/8/2026): AC Milan dan Juventus Main, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Juga Tampil

Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Minggu (23/8/2026): AC Milan dan Juventus Main, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Juga Tampil

Jadwal Liga Italia 2026-2027 hari ini, Minggu (23/8/2026), sajikan sejumlah laga menarik. AC Milan, Juventus, hingga kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil.
Tangani Karhutla Kalimantan dan Sumatera, 12.880 Personel Dikerahkan

Tangani Karhutla Kalimantan dan Sumatera, 12.880 Personel Dikerahkan

Kemenhut mengerahkan 12.880 personel dalam upaya pemadaman, OMC dan pemantauan kualitas udara kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.
Tokyo Diguncang Gempa M 5,9 

Tokyo Diguncang Gempa M 5,9 

Gempa bumi berkekuatan magnitudo awal 5,9 mengguncang Kota Tokyo, pada Minggu dini hari. Sejumlah layanan transportasi terganggu dan menyebabkan sejumlah orang luka-luka.
Link Live Streaming AVC Women's Continental 2026: Indonesia Libur, Ada Big Match Jepang Vs Korea Selatan

Link Live Streaming AVC Women's Continental 2026: Indonesia Libur, Ada Big Match Jepang Vs Korea Selatan

Link live streaming AVC Women's Continental 2026 hari ini, Minggu (23/8/2026), akan menyajikan tiga pertandingan menarik dari babak penyisihan grup. Timnas Voli Putri Indonesia memang tidak bermain hari ini, tetapi big match antara Jepang vs Korea Selatan.
Bicarakan Investasi, Menlu China Wang Yi Bertemu Luhut

Bicarakan Investasi, Menlu China Wang Yi Bertemu Luhut

Menlu China Wang Yi bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI Luhut Binsar Panjaitan pada Jumat (21/8/2026) di Jakarta.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia  Tim U-20 Asuhan Nova Arianto Telan Pil Pahit Kontra Irak

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia Tim U-20 Asuhan Nova Arianto Telan Pil Pahit Kontra Irak

Timnas Indonesia U-20 menderita pil pahit menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Mereka menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Irak.

Trending

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua bagian kaki korban mutilasi Depok ditemukan dalam radius 2-3 kilometer dari lokasi penemuan pertama. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Memasuki Senin, 24 Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi mengalami perkembangan positif. Apakah kamu salah satunya yang bercuan deras?
Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri alias abroad memberikan kabar buruk bertubi-tubi kepada John Herdman. Mereka tidak melalui partai yang ideal bersama klubnya masing-masing.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Usai Kevin Diks Resmi Jadi Wakil Kapten Monchengladbach

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Usai Kevin Diks Resmi Jadi Wakil Kapten Monchengladbach

Para pemain Timnas Indonesia langsung bereaksi setelah rekan setimnya yakni Kevin Diks diberi mandat sebagai wakil kapten Borussia Monchengladbach musim depan.
Sopir Truk Kontainer Dikeroyok di Tanjung Priok, Pelaku Diduga Sejumlah Pengamen yang Ditolak saat Minta Tumpangan

Sopir Truk Kontainer Dikeroyok di Tanjung Priok, Pelaku Diduga Sejumlah Pengamen yang Ditolak saat Minta Tumpangan

Sopir truk kontainer dikeroyok oleh sejumlah pelaku di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Miris! Ayah Kandung Bersandiwara Kehilangan Anak tapi Ternyata Pelaku Pembunuhan, Videonya Viral di Medsos

Miris! Ayah Kandung Bersandiwara Kehilangan Anak tapi Ternyata Pelaku Pembunuhan, Videonya Viral di Medsos

Media sosial dihebohkan dengan viralnya video seorang ayah mengaku kehilangan anak. Ternyata pelaku pembunuhan terhadap putrinya sendiri.
Akibat Asap dan Karhutla, Warga Mulai Mengungsi di Syamsudin Noor Banjarbaru

Akibat Asap dan Karhutla, Warga Mulai Mengungsi di Syamsudin Noor Banjarbaru

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin parah di Kalimantan Selatan
Selengkapnya

Viral