Prabowo Iming-imingi Pangdam dan Kapolda Riau Naik Jabatan Jika Karhutla Tuntas
- Setpres
“Kita harus begini, saya bukan apa-apa, saya kalau… Anda tahu saya kan? Kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi kalau bagus saya bicara bagus. Saya besar hati,” kata Prabowo.
“Waktu saya mau mendarat di udara ya saya agak berdua-dua, waduh jangan sampai situasinya jelek. Ternyata doa saya mungkin agak dikabulkan dan saya dapat berita yang membesarkan hati saya,” lanjutnya.
Menurut Prabowo, hasil penanganan tersebut tidak lahir dari kerja satu institusi. Ia menyebut keberhasilan menekan karhutla merupakan hasil kerja bersama atau gotong royong seluruh unsur pemerintah dan aparat.
“Dan ini kerja keras saudara-saudara semua, ya. Terima kasih semuanya. Ini teamwork. Aku senang tadi istilah Anda itu, gotong royong. Saya suka sekali,” ujar Prabowo.
Ia menekankan pentingnya sinergi TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, hingga unsur sipil dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, pola kerja bersama tersebut perlu dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain.
“TNI, Polri, BPBD, semua jalur, semua unsur pemerintah daerah, ya. Sipil, semuanya bergerak. Ini, ini yang kita ingin kan. Jadi saya terima kasih, saya besar hati. Laksanakan kegiatan ini,” kata Prabowo.
Presiden kemudian meminta agar penyelesaian sisa sekitar 900 hektare karhutla menjadi prioritas. Setelah seluruhnya dipadamkan, Prabowo meminta laporan disampaikan kepada Panglima TNI dan Kapolri.
“Minimal, begitu 900 hektar selesai, ya, saya minta laporannya Panglima TNI ya, sama Kapolri,” tegasnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla harus mendapat penghormatan dan apresiasi. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Riau serta jajaran BPBD dan unsur pemerintah lainnya.
“Enggak, kita sekarang ini harus menghormati kerja keras. Tentunya nanti BPBD dan jalur-jalur yang lain-lain kita juga hormati ya. Gubernur terima kasih,” ujar Prabowo. (agr/nba)
Load more