GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Massa Gelar Aksi di Depan PN Jaksel, Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah hingga Dukung Independensi Hakim

Massa menolak praperadilan Febrie Adriansyah, mendukung independensi hakim, serta mendorong aparat penegak hukum mengusut secara tuntas setiap dugaan tindak pidana tersebut.
Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB
Unjuk Rasa Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah PN Jakarta Selatan pada Senin (24/8/2026)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang praperadilan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) diwarnai aksi unjuk rasa pada Senin (24/8/2026). 

Puluhan massa yang berkumpul di sekitar PN Jakarta Selatan sempat membuat arus lalu lintas di depan PN Jaksel tersendat. Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait proses hukum yang tengah berjalan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa membawa sejumlah tuntutan, di antaranya menolak praperadilan Febrie Adriansyah, mendukung independensi hakim, serta mendorong aparat penegak hukum (APH) mengusut secara tuntas setiap dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Sidang Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakarta Selatan
Sidang Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakarta Selatan
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Sementara sidang praperadilan eks Jampidsus di PN Jakarta Selatan berjalan pada pukul 10.00 WIB, sidang dengan perkara Nomor 135 beragendakan pemeriksaan saksi ahli dimulai.

Sementara itu, sidang perkara Nomor 134 dengan agenda penyampaian kesimpulan dari para pihak dijadwalkan digelar pada pukul 13.00 WIB. 

Kedua agenda tersebut menjadi perhatian massa yang melakukan aksi di sekitar kompleks PN Jakarta Selatan.

Koordinator aksi Jeremy Kando menegaskan, kehadiran massa bukan untuk mengintervensi jalannya persidangan, melainkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat sipil agar proses peradilan berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari tekanan maupun intervensi.

“Kami mendukung independensi hakim. Hakim harus memutus berdasarkan hukum dan fakta persidangan, bukan karena tekanan dari pihak mana pun. Proses pemberantasan korupsi juga tidak boleh terhambat oleh proses praperadilan," katanya.

Massa menegaskan bahwa praperadilan merupakan mekanisme hukum yang sah dan harus dihormati. 

Namun, mekanisme tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan atau mengaburkan pengusutan terhadap substansi perkara apabila masih terdapat dugaan tindak pidana yang harus dibuktikan melalui proses hukum.

Aksi massa di depan PN Jakarta Selatan menjadi salah satu bentuk tekanan publik agar proses hukum berjalan transparan, independen, dan tidak tunduk pada kepentingan pihak mana pun. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beredar Video Penjual Nasi Uduk Diduga Alami Pelecehan, Wajah Pelaku Jadi Viral

Beredar Video Penjual Nasi Uduk Diduga Alami Pelecehan, Wajah Pelaku Jadi Viral

Pembeli dengan berkaos hitam dengan topi hitam juga, diduga melakukan pelecehan. Sebab ia sering mengambil kesempatan untuk dekat dengan Penjual Nasi Uduk.
Pengin Punya Anak Perempuan, Nathalie Holscher Keceplosan Bahas 'Urusan Ranjang' di Live Streaming

Pengin Punya Anak Perempuan, Nathalie Holscher Keceplosan Bahas 'Urusan Ranjang' di Live Streaming

Nathalie Holscher kembali mencuri perhatian publik setelah potongan siaran langsungnya viral di media sosial. Istri Aripat itu singgung soal urusan ranjang.
Menteri PU Sebut Pemulihan Akses Jalan Prioritas Utama Pascagempa

Menteri PU Sebut Pemulihan Akses Jalan Prioritas Utama Pascagempa

Menghadiri rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Tektonik, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pemulihan akses jalan menjadi salah satu prioritas utama
3 Shio Paling Beruntung Bulan Depan, September 2026: Ada Peluang Besar Menanti

3 Shio Paling Beruntung Bulan Depan, September 2026: Ada Peluang Besar Menanti

Berikut 3 shio yang paling beruntung bulan depan, September 2026: Ada peluang besar menanti. Shiomu termasuk?
IPH Sejumlah Komoditas Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan

IPH Sejumlah Komoditas Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) menjaga stabilitas harga acuan di tengah kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada sejumlah komoditas, khususnya beras, minyak goreng, dan cabai.
Viral Relawan Karhutla Kumandangkan Adzan di Tengah Kepungan Api, Ini Maknanya dalam Islam

Viral Relawan Karhutla Kumandangkan Adzan di Tengah Kepungan Api, Ini Maknanya dalam Islam

Viral relawan karhutla kumandangkan adzan di tengah kepungan api, begini maknanya dalam Islam.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu resmi gandeng JHONLBF Law Firm untuk hadapi proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Selengkapnya

Viral