GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

179 Ribu Warga NTT Mengungsi Takut Gempa Susulan, BNPB: Bukan Semua Korban Terdampak

BNPB mencatat 143 gempa susulan yang dirasakan masyarakat sejak 15 Agustus 2026. Jumlah tersebut bertambah satu kali dibandingkan data sebelumnya.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:08 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan mengenai rangkaian gempa yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sumber :
  • Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com — Sebanyak 179.037 warga mengungsi akibat rangkaian gempa yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sebagian besar warga mengungsi bukan karena terdampak langsung gempa, melainkan dilanda ketakutan akibat gempa susulan dan informasi menyesatkan yang beredar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan kondisi terbaru penanganan bencana gempa Flores kepada Presiden Prabowo Subianto dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (26/8/2026).

“Tapi yang tidak ada lagi yang gempanya di atas 7,7. Ada gempa yang 6,2, ini dari Kepala BMKG nanti mungkin akan menjelaskan secara lebih rinci,” kata Suharyanto.

Hingga saat ini, BNPB mencatat 143 gempa susulan yang dirasakan masyarakat sejak 15 Agustus 2026. Jumlah tersebut bertambah satu kali dibandingkan data sebelumnya.

“Hanya gempa susulannya itu 142 kemarin, sekarang sudah 143 kali Bapak Presiden, yang dirasakan oleh masyarakat, yang terasa,” ujarnya.

Presiden Prabowo kemudian memastikan periode penghitungan tersebut. “Dari hari ini?”

Suharyanto menjawab, “Dari mulai tanggal 15 sampai sekarang. Kalau hari ini hanya tinggal satu kali kemarin Bapak Presiden.”

Menurut Suharyanto, tingginya frekuensi gempa susulan membuat masyarakat dilanda kecemasan. Kondisi tersebut kemudian mendorong jumlah pengungsi membengkak hingga mencapai 179.037 orang.

Ia menegaskan, jumlah pengungsi yang besar tidak seluruhnya disebabkan kerusakan langsung akibat gempa. Banyak warga memilih meninggalkan rumah karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Tetapi ini mengakibatkan masyarakat itu banyak yang mengungsi karena ketakutan,” katanya.

Kepanikan warga, lanjut Suharyanto, juga diperparah oleh sejumlah informasi yang beredar melalui media sosial. Informasi tersebut antara lain menyebut akan terjadi gempa yang lebih besar hingga potensi tsunami.

“Jadi sebetulnya jumlah pengungsi yang nanti yang banyak ini bukan karena terdampak gempa secara langsung, tetapi karena gempa susulannya banyak, mereka ketakutan dan juga ada beberapa isu dari media sosial yang menyatakan bahwa akan ada gempa susulan yang lebih besar, bahkan ada tsunami,” ujarnya.

Pemerintah pun tidak hanya menghadapi persoalan kerusakan fisik akibat bencana, tetapi juga harus meredam kepanikan masyarakat dan meluruskan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini yang kami terus perangi, gotong royong semua unsur untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat,” tegas Suharyanto.

Dalam laporan yang sama, BNPB mencatat dampak kemanusiaan yang cukup besar akibat rangkaian gempa Flores.

Hingga Rabu (26/8/2026), tercatat 105 orang meninggal dunia, 1.678 orang mengalami luka-luka, dan 179.037 orang mengungsi.

Kerusakan juga terjadi pada sedikitnya 81.436 unit rumah. Sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan kantor pemerintahan turut terdampak.

“Untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa Bapak Presiden; luka-luka 1.678; mengungsi 179.037 orang; rumah rusak data sementaranya 81.436 orang (unit); dan fasilitas umum yang lain: sekolah, masjid, kemudian juga ada kantor pemerintah,” kata Suharyanto.

Meski kerusakan terjadi di berbagai wilayah, kondisi jembatan relatif lebih baik. Suharyanto menyebut tidak ada jembatan yang mengalami kerusakan parah, meski terdapat sejumlah jembatan yang terdampak longsor.

“Alhamdulillah untuk jembatan-jembatan tidak ada yang rusak parah, hanya ada beberapa yang longsor,” ujarnya.

Dari sejumlah wilayah terdampak, Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua daerah dengan kondisi paling parah. Kabupaten Nagekeo juga masuk dalam wilayah dengan tingkat dampak cukup berat.

“Yang terparah ada dua kabupaten yaitu Manggarai dan Manggarai Timur, tetapi juga Nagekeo ini juga termasuk kabupaten yang cukup parah, kalau dibuat ranking adalah nomor tiga Bapak Presiden,” kata Suharyanto.

BNPB juga memisahkan antara korban yang terdampak langsung oleh gempa dengan korban meninggal yang terjadi setelahnya.

Menurut Suharyanto, korban yang terkena dampak langsung gempa tercatat sebanyak 48 orang.

“Kemudian kami laporkan yang sebetulnya terkena gempa langsung korbannya itu 48 orang Bapak Presiden,” ujarnya.

Adapun tambahan 57 korban meninggal berasal dari berbagai kondisi setelah bencana, termasuk korban yang ditemukan dalam operasi pencarian dan pertolongan, pasien yang menjalani perawatan namun tidak tertolong, serta warga yang mengalami trauma dan kelompok rentan seperti lanjut usia dan anak-anak.

“Kemudian ada tambahan 57 ini ada datanya lengkap, memang hasil dari operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas, kemudian dirawat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tidak selamat, kemudian juga ada yang trauma, ada yang lansia, ada anak-anak, sehingga menambah 57 sehingga meninggal dunia sekarang 105 orang,” jelas Suharyanto. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Putusan Praperadilan Febrie, Massa Serukan Tolak Praperadilan Febrie Ardiansyah

Jelang Putusan Praperadilan Febrie, Massa Serukan Tolak Praperadilan Febrie Ardiansyah

Ratusan mahasiswa menggelar aksi di depan PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026). Mereka menuntut hakim menolak permohonan praperadilan eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Soal Alasan Blokir Rekening Aktivis Pati Botok, Polisi Ungkap Demi Lindungi Data Pribadi Donatur

Soal Alasan Blokir Rekening Aktivis Pati Botok, Polisi Ungkap Demi Lindungi Data Pribadi Donatur

Polda Metro Jaya mengungkapkan alasan memblokir rekening demonstran asal Pati bernama Supriyono alias Botok.
Rekam Jejak Perjalanan Dolly Parton Legenda Musik Country yang Meninggal, Pernah Jadi Gadis Miskin dari Pegunungan

Rekam Jejak Perjalanan Dolly Parton Legenda Musik Country yang Meninggal, Pernah Jadi Gadis Miskin dari Pegunungan

Berikut rekam jejak perjalanan legenda musik country pencipta lagu "I Will Always Love You", Dolly Parton yang meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Top Skor Pertandingan AVC Women's Continental 2026: Arsela Nuari Kembali Jadi Pendulang Poin Terbanyak Indonesia

Top Skor Pertandingan AVC Women's Continental 2026: Arsela Nuari Kembali Jadi Pendulang Poin Terbanyak Indonesia

Top Skor pertandingan AVC Women's Continental 2026 laga terakhir di Pool B antara Timnas Voli Putri Indonesia vs Australia.
Presiden Prabowo Gaungkan Revolusi Hijau di NTT: No Tree, No Forest

Presiden Prabowo Gaungkan Revolusi Hijau di NTT: No Tree, No Forest

Presiden Prabowo Subianto mendorong penghijauan besar-besaran di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melibatkan pemerintah daerah hingga masyarakat. 
Mengenang Dolly Parton, Penyanyi Legendaris “I Will Always Love You” yang Tutup Usia 80 Tahun

Mengenang Dolly Parton, Penyanyi Legendaris “I Will Always Love You” yang Tutup Usia 80 Tahun

Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah berjuang melawan kanker. Mengenal perjalanan hidup, karier musik, karya legendaris, hingga warisan

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), Rabu. 
AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

Pemerintah China tak ingin hubungan kerja samanya dengan Iran diganggu karena masih dalam kerangka internasional termasuk oleh Amerika Serikat.
Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Menjelang demo yang dijadwalkan akan digelar pada Kamis (27/8/2026), massa aksi mulai menyiapkan atribut di depan gedung DPR RI. 
Hati Makin Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 27 Agustus 2026

Hati Makin Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 27 Agustus 2026

5 zodiak diprediksi paling beruntung soal cinta besok, 27 Agustus 2026. Ada yang mendapat perhatian spesial hingga hubungan makin romantis. cek zodiaknya!
Mengenal Lingling Kwong, Aktris Thailand yang Dinobatkan sebagai Wanita Tercantik di Dunia 2026

Mengenal Lingling Kwong, Aktris Thailand yang Dinobatkan sebagai Wanita Tercantik di Dunia 2026

Lingling Kwong dinobatkan sebagai Wanita Tercantik di Dunia 2026 versi Netizens Choice setelah meraih lebih dari 22 juta suara. Kenali profil dan perjalanan
Peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Mendadak Diundur, Ini Alasan Pemprov Jakarta

Peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Mendadak Diundur, Ini Alasan Pemprov Jakarta

Pemprov Jakarta menjadwalkan ulang peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Penyempurnaan fasilitas dan layanan menjadi alasan perubahan jadwal.
Selengkapnya

Viral