Kebakaran Muara Angke Hanguskan 60 Rumah, Polisi Turun Tangan Ungkap Penyebabnya
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran menghanguskan puluhan rumah warga di kawasan Muara Angke, Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu (26/8/2026) malam.
Polsek Sunda Kelapa, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, kini menyelidiki penyebab kebakaran yang berdampak pada ratusan warga tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto mengatakan petugas telah mendatangi lokasi kejadian pada Kamis (27/8/2026) pagi untuk melakukan pemeriksaan dan memasang garis polisi.
“Pagi ini, kami sudah di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan pemasangan garis polisi,” kata Eri di Jakarta, Kamis.
Polisi lakukan olah TKP dan periksa saksi
Eri mengatakan petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga.
Pihak kepolisian juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Proses identifikasi dilakukan dengan berkoordinasi bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kami berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk identifikasi dan olah tempat kejadian,” ujar Eri.
Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi dengan memasang garis polisi. Masyarakat diimbau untuk menjauhi area kejadian selama proses pemeriksaan berlangsung.
Terkait penyebab kebakaran, Eri menegaskan polisi masih membutuhkan proses penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan juga akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
“Untuk mengetahui penyebab kebakaran, tentu harus melalui penyelidikan dan pemeriksaan di Puslabfor Mabes Polri dalam mengungkap penyebab kebakaran,” ucapnya.
180 kepala keluarga terdampak
Kebakaran di Muara Angke tersebut tidak hanya menghanguskan rumah warga, tetapi juga berdampak pada ratusan kepala keluarga.
Eri menyebutkan terdapat 180 kepala keluarga dengan total 720 jiwa yang terdampak akibat kejadian tersebut.
Meski menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah, polisi memastikan sejauh ini tidak ditemukan korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
“Total ada 180 kepala keluarga dengan 720 jiwa yang terdampak kejadian ini,” ungkap Eri.
Ia mengatakan terdapat dua orang yang mengalami luka akibat kebakaran. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke rumah sakit.
Dua korban tersebut masing-masing berinisial BH (54) dan TM (54). BH mengalami luka pada bagian lutut, sedangkan TM yang merupakan petugas pemadam kebakaran mengalami luka tusuk pada bagian kaki.
“Kedua korban berinisial BH (54) yang luka di bagian lutut dan petugas Damkar berinisial TM (54) yang mengalami luka tusuk di bagian kaki, yang sudah dirujuk ke RS Atma Jaya Pluit,” tutur Eri.
60 rumah hangus terbakar
Sementara itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat sebanyak 60 rumah terbakar dalam kejadian tersebut.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan proses pemadaman dimulai pada Rabu (26/8/2026) malam.
Petugas menerima penanganan kebakaran mulai pukul 18.54 WIB. Setelah sekitar lima jam proses penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari.
“Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari pukul 00.12 WIB,” kata Gatot di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan petugas berhasil mengatasi kebakaran setelah melakukan proses pemadaman selama kurang lebih lima jam.
“Alhamdulillah, api berhasil padam dan kebakaran sudah dapat diatasi oleh petugas,” ungkap Gatot.
Luas area terbakar capai 2.400 meter persegi
Gatot menjelaskan objek yang terbakar dalam peristiwa tersebut memiliki luas sekitar 2.400 meter persegi. Dari area tersebut, tercatat 60 rumah warga hangus terbakar.
Menurut data Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, kebakaran tersebut berdampak terhadap 180 kepala keluarga dengan total 730 jiwa.
Jumlah warga terdampak yang dicatat petugas pemadam kebakaran tersebut sedikit berbeda dengan data yang disampaikan kepolisian, yang mencatat 180 kepala keluarga dan 720 jiwa terdampak.
“Sejauh ini, ada dua orang yang mengalami luka akibat kejadian tersebut,” imbuh Gatot.
Hingga Kamis (27/8/2026), kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan 60 rumah di kawasan Muara Angke tersebut. (ant/nsp)
Load more