Sakit Hati Gara-gara Dibilang Malas, Pria di Palu Bantai Satu Keluarga
- Ilustrated by ChatGPT
tvOnenews.com - Seorang pria yang berprofesi sebagai pemotong ayam di Palu, Sulawesi Tengah tega menghabisi satu keluarga secara keji.
Aksi nekat nan biadab yang dilakukan pelaku diduga karena dirinya merasa sakit hati lantaran korban kerap menegurnya dengan kata-kata 'malas'.
Pria bernama Aan Kurniawan yang bekerja di tempat pemotongan ayam akhirnya berhasil diamankannya kepolisian setelah kurang lebih satu bulan buron.
Kasus yang menjerat Aan Kurniawan adalah pembunuhan satu keluarga yang notabene rekan kerjanya dengan alamat di Jalan PDAM, Kecamatan Duyu, Kelurahan Tatanga, Palu.
Dikutip dari Instagram @infolokerpalu, Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Bobby mengatakan jika Aan tega menghabisi nyawa rekan kerjanya karena sakit hati.
Menurut pengakuan pelaku, rekan kerjanya yang bernama Jamil kerap menegurnya dengan sebutan 'malas' ketika bekerja di tempat pemotongan ayam.
- Ilustrated by ChatGPT
Sampai kemudian rasa sakit hati Aan Kurniawan memuncak. Ia lalu membunuh Jamil (32) beserta anaknya bernama Rizki (2) dan melukai istrinya istrinya Nur Hanissa (23).
“Tersangka sakit hati karena korban selalu mengatakan, ‘Kau ini malas dan kau ini sudah diberhentikan sama bos, jadi tidak usah datang-datang lagi kerja’,” kata Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Bobby, Rabu (26/08).
Pembunuhan yang dilakukan AK terjadi pada Minggu (26/7) sekitar pukul 22.00 WITA di tempat usaha pemotongan ayam di Jalan S. Manonda, Lorong PDAM, Kelurahan Duyu.
Tindakan keji yang dilakukan tersangka mengakibatkan rekan kerjanya Jamil, istrinya, serta anak mereka yang berusia dua tahun meninggal dunia.
Jamil diketahui merupakan rekan kerja tersangka di tempat pemotongan ayam tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu diduga dipicu rasa sakit hati.
Ditangkap Setelah Buron
- Instagram @mkkp_sulteng
Aan Kurniawan alias AK berhasil ditangkap pada Rabu sore (26/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA di Jalan Kamboja, Lorong 2, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat.
Dalam satu bulan terakhir, tersangka melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah atau gubuk di sekitar kawasan likuefaksi Balaroa.
Menurut sumber yang beredar, pelaku diamankan ketika hendak keluar dari tempat persembunyiannya menuju rumah keluarganya karena lapar.
Namun sumber yang lain mengatakan jika pelaku memang sejak awal meminta keluarganya menghubungi polisi untuk menyerahkan diri.
Tapi sebelum niat itu dilaksanakan, Aan Kurniawan keburu ditangkap Satreskrim Polresta Palu di tempat persembunyiannya, Rabu (26/8/2026).
Load more