Viral 3 Pria Buang Air Aki Bekas ke Sungai di Depok, Polisi Turun Tangan, Ini Bahaya Limbahnya
- Tangkapan layar instagram depok24jam
tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan tiga pria membuang air dari aki bekas ke sungai di Depok mendadak viral dan menjadi perhatian di media sosial. Dalam rekaman tersebut, aktivitas yang dilakukan dari sebuah mobil pikap bahkan sempat dipergoki warga yang berada di sekitar lokasi.
Bukan sekadar membuang air biasa, cairan yang dituangkan ke aliran sungai diduga berasal dari aki bekas yang memenuhi bak mobil.
Peristiwa ini sontak menuai kecaman karena limbah aki dapat mengandung bahan berbahaya dan berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengelolaan yang benar.
Kasus tersebut kini tidak hanya berhenti sebagai video viral. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok telah menyerahkan penanganannya kepada kepolisian.
Pemerintah daerah juga tengah melakukan langkah mitigasi untuk mengetahui kemungkinan dampak pencemaran terhadap kualitas air di lokasi kejadian.
Video Viral, Tiga Pria Terekam Buang Air Aki ke Sungai
Dalam video yang beredar, sebuah mobil pikap dengan nomor polisi B 9600 ZZB terlihat membawa tumpukan aki bekas di bagian bak terbuka.
Tiga orang kemudian tampak mengeluarkan cairan dari aki dan membuangnya ke aliran sungai. Aksi tersebut diketahui warga yang kemudian merekam kejadian sekaligus menegur mereka.
"Bang, air aki ya?" tanya warga yang merekam video tersebut.
"Iya," jawab salah satu dari tiga orang yang sedang membuang air aki ke kali.
Warga tersebut kemudian memperingatkan agar cairan itu tidak dibuang ke sungai.
"Jangan dibuang di kali, waduh," serunya.
"Jangan dibuang di kali bang, gak boleh, gak boleh," imbuhnya.
Setelah mendapat teguran, ketiga pria tersebut menghentikan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan.
Berdasarkan narasi video, kejadian itu disebut berlangsung di sebuah jembatan di Jalan Raya Pramuka, Mampang, Pancoran Mas, Depok, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 12.43 WIB.
DLHK Depok Serahkan Kasus ke Polisi
Video tersebut kemudian menjadi perhatian DLHK Kota Depok. Kepala DLHK Kota Depok Reni Siti mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Depok untuk menelusuri identitas serta alamat pemilik kendaraan.
Load more