GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Kecam Eksploitasi Anak dalam Aksi 27 Agustus

KPAI menegaskan eksploitasi politik anak bertentangan dengan hak partisipasi anak, karena partisipasi bermakna anak mensyaratkan kesukarelaan, pemahaman penuh atas substansi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:32 WIB
Demo 27 Agustus 2026
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam terjadinya eksploitasi anak dalam aksi massa di Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

Hal itu diungkap langsung oleh Anggota KPAI Sylvana Maria Apituley saat dihubungi di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Eksploitasi anak dalam aksi massa adalah pelanggaran hak-hak dasar anak yang dilindungi konstitusi dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," katanya.

Komisioner KPAI Sylvana Maria Apituley (tengah).
Komisioner KPAI Sylvana Maria Apituley (tengah).
Sumber :
  • ANTARA/Fathnur Rohman/am.

KPAI menegaskan eksploitasi politik anak bertentangan dengan hak partisipasi anak, karena partisipasi bermakna anak mensyaratkan kesukarelaan, pemahaman penuh atas substansi dan gagasan yang disampaikan anak, serta atas konsekuensi penyampaian pendapat tersebut.

Maria menegaskan partisipasi bermakna anak mensyaratkan ruang yang aman dan nyaman untuk anak menyampaikan pendapatnya.

"Namun memobilisasi anak dengan target dan agenda politik orang dewasa, khususnya dengan menyalahgunakan kerentanan anak, termasuk kerentanan ekonomi orang tuanya, jelas merupakan pelanggaran hak anak untuk berpartisipasi secara bermakna," tegasnya.

Pihaknya menyesalkan masih terjadinya pola berulang keterlibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi 27 Agustus 2026.

"KPAI menemukan modus dan pola berulang terlibatnya anak-anak dalam demo. Mayoritas pelajar SMK dan SMA, sebagian kecil masih SMP, dan ada yang putus sekolah. Sebagian anak-anak menyatakan hanya ikut-ikutan, diajak teman, atau mau nonton demo. Mereka diamankan polisi di area dekat Gedung DPR dan Stasiun Palmerah, Jakarta Selatan pada Kamis (27/8) siang dan atau sore," kata Sylvana Maria Apituley. (ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Titik Temu soal Harga, Persija Alihkan Tiket The Jakmania untuk Penonton Umum

Tak Ada Titik Temu soal Harga, Persija Alihkan Tiket The Jakmania untuk Penonton Umum

Persija mengambil keputusan setelah The Jakmania memboikot laga kontra Brisbane Roar. Kuota tiket untuk suporter kini dialihkan ke penjualan umum.
Kejar Penerimaan Rp3.426 Triliun, Purbaya Bidik Wajib Pajak Makin Patuh pada 2027

Kejar Penerimaan Rp3.426 Triliun, Purbaya Bidik Wajib Pajak Makin Patuh pada 2027

Pemerintah menargetkan penerimaan negara Rp3.426 triliun pada 2027 dengan memperkuat kepatuhan pajak dan memperluas basis penerimaan.
Dari Layar Interaktif hingga Becak Listrik, Peserta Muktamar NU Apresiasi Program Bantuan Prabowo

Dari Layar Interaktif hingga Becak Listrik, Peserta Muktamar NU Apresiasi Program Bantuan Prabowo

Sejumlah peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) menyambut positif kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian Muktamar. 
Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Sebut Indonesia Sedang Hadapi Kesedihan

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Sebut Indonesia Sedang Hadapi Kesedihan

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati menyebut dampak dari perubahan iklim telah menciptakan kerusakan, mengancam kehidupan manusia, dan keanekaragaman hayati.
Ko Hee-jin Resmi Mundur dari Red Sparks Usai Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Ko Hee-jin Resmi Mundur dari Red Sparks Usai Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Ko Hee-jin resmi mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kontroversi dugaan pelecehan seksual yang terjadi dalam acara makan malam.
Menjadi Tuan Rumah Danantara Housing Expo 2026, NICE PIK 2 Buktikan Kesiapan Fasilitas Skala Masif

Menjadi Tuan Rumah Danantara Housing Expo 2026, NICE PIK 2 Buktikan Kesiapan Fasilitas Skala Masif

Sebagai pameran yang memobilisasi ribuan pengunjung serta ratusan pengembang properti, Danantara Housing Expo 2026 menuntut kesiapan infrastruktur logistik.

Trending

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Viral, Walikota Jakpus Turun ke Lokasi Demo, Ajak Warga Menjaga Jakarta Tetap Aman

Viral, Walikota Jakpus Turun ke Lokasi Demo, Ajak Warga Menjaga Jakarta Tetap Aman

Dalam video tersebut, Arifin menyematkan pesan bijak setelah demo agar warga bisa menjaga bersama.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Kondisi Terkini Lalu Lintas di Sekitar DPR Pasca Kerusuhan Semalam

Kondisi Terkini Lalu Lintas di Sekitar DPR Pasca Kerusuhan Semalam

Berdasarkan informasi yang dihimpun, konsentrasi massa sempat berada di sepanjang Jalan Jenderal Gatot Subroto, khususnya kawasan Halte Petamburan hingga jalan layang Slipi.
Selengkapnya

Viral